Kalashnikov Rilis Sistem Anti Drone FPV Zveroboy, Siap Bantai Drone Pengintai dan Kamikaze Musuh

Raksasa industri pertahanan Rusia di bawah naungan Rostec, Kalashnikov Concern, secara resmi memperkenalkan sistem pertahanan udara (counter-drone system) terbaru bernama Zveroboy dalam ajang IV All-Russian Weapons Forum di Moskow.

Baca juga: Rudal Mini Khusus Anti Drone TKB-10-55 Mulai Perkuat Sistem Hanud Pantsir Rusia

Peluncuran ini menggarisbawahi transformasi taktik pertempuran udara jarak dekat, di mana Kalashnikov mengusung pendekatan futuristik berupa penggunaan drone First Person View (FPV) kecepatan tinggi untuk memburu dan menghancurkan drone pengintai maupun drone tempur (kamikaze) musuh secara fisik di udara.

Sistem Zveroboy dirancang khusus untuk memberikan perlindungan 24 jam nonstop bagi fasilitas-fasilitas vital strategis dari ancaman drone intelijen dan serang lawan. Kalashnikov mengonfirmasi bahwa alutsista ini disiapkan untuk merontokkan berbagai varian drone tempur Ukraina seperti Leleka, Lyuty (Lutyi), Bober (Bobr), hingga Hornet-XR.

Secara arsitektur perangkat, Zveroboy terdiri dari stasiun kendali darat (ground control station), radar, sistem pembidik elektro-optik (electro-optical targeting system), tiga modul kontainer peluncur, digital repeater untuk memperluas jangkauan sinyal, serta jaringan komunikasi teknis. Uniknya, sistem ini juga dirancang fleksibel untuk dapat diintegrasikan secara langsung dengan sistem pengawasan dan keamanan perimeter yang sudah ada di lokasi target.

Sebagai elemen pemukul utama, Zveroboy dipersenjatai dengan drone FPV pencegat (interceptor) multirotor kecepatan tinggi bernama Kraken. Tiga unit Kraken disiagakan di dalam setiap modul kontainer peluncur dan dilengkapi hulu ledak khusus (special warhead) berdaya hancur tinggi untuk menghantam airframe drone musuh secara langsung (kinetic kill).

Guna menjamin efektivitas tempur dalam skenario malam hari, Kalashnikov juga menyediakan varian khusus bernama Kraken-N yang sudah dibekali kamera citra termal (thermal-imaging camera). Kalashnikov menawarkan Zveroboy dalam dua konfigurasi operasional:

– Versi Stasioner (Stationary): Dipasang secara tetap untuk mengamankan kilang minyak, pangkalan militer, atau fasilitas infrastruktur kritis.

– Versi Mobile: Diintegrasikan di atas sasis mobil pickup, memberikan mobilitas tinggi untuk pergerakan cepat, mempermudah kamuflase, serta mendukung taktik hit-and-run di area perbatasan.

CEO Kalashnikov, Alan Lushnikov, menegaskan bahwa Zveroboy merupakan bagian integral dari strategi pertahanan udara berlapis (layered counter-UAV strategy), di mana setiap lapisan dapat menetralisir target sesuai dengan jarak jangkau efektifnya masing-masing. Penggunaan drone FPV sebagai amunisi pencegat ini menjadi solusi paling ekonomis dan efisien untuk memutus dominasi serbuan drone musuh tanpa perlu menguras stok rudal pertahanan udara konvensional yang jauh lebih mahal. (Gilang Perdana)

Kawal Konvoi Putin di Vladivostok, Rusia Pamerkan Pickup Anti Drone dengan Kubah RCWS Katran

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *