
Eurosatory 2026 menjadi saksi lahirnya kolaborasi strategis antara Hanwha Aerospace (Korea Selatan) dan Thales Group dari Perancis, yang secara resmi menandatangani MoU untuk memperkuat kerja sama di bidang sistem serangan presisi jarak jauh berbasis darat (land-based long-range precision strike). (more…)

Masa depan helikopter serang Eurocopter (Airbus) Tiger sempat diterpa awan kelabu setelah Australia memutuskan untuk memensiunkan armada Tiger lebih awal dan menggantinya dengan AH-64E Apache. Langkah untuk meninggalkan platform Tiger juga diambil oleh Jerman, yang memilih berpaling ke armada helikopter serang ringan Airbus H145M bersistem senjata HForce untuk menggantikan peran Tiger di hingga tahun 2031. (more…)

S2M Equipment bersama KNDS France mencuri perhatian selama gelaran Eurosatory di Paris, Perancis, yaitu dengan memperkenalkan REFURBOT, sebuah proyek modifikasi mutakhir yang mengubah sasis Main Battle Tank (MBT) era Perang Dingin, AMX-30, menjadi sebuah kendaraan tempur darat tanpa awak atau Unmanned Ground Vehicle (UGV) kelas berat. (more…)

Dua raksasa pertahanan Eropa, Jerman dan Perancis, kembali memperlihatkan taji kolaborasinya dalam menghadirkan platform lapis baja generasi terbaru. Melalui konsorsium KNDS (Krauss-Maffei Wegmann dan Nexter), kedua negara resmi memperkenalkan tank transisi yang diberi label CAPINT (Capability Interim) pada pameran pertahanan Eurosatory 2026. (more…)

Dinamika pertempuran modern di Ukraina dan Timur Tengah telah membuktikan bahwa ancaman drone dan helikopter di garis depan membutuhkan respons pertahanan udara yang cepat, fleksibel, dan berbiaya efisien. Merespons tantangan tersebut, Thales Group meluncurkan inovasi terbarunya yang diberi label RapidStriker pada ajang pameran pertahanan Eurosatory 2026 di Paris. (more…)

Langkah radikal diambil oleh Angkatan Udara dan Antariksa Perancis untuk mendongkrak taji armada pesawat angkut taktis mereka. Tepat pada 16 Juni 2026, Airbus Defence and Space resmi menandatangani kontrak dengan OCCAR (Organisation for Joint Armament Cooperation), yang bertindak atas nama Direktorat Jenderal Persenjataan Perancis (DGA), untuk mengembangkan paket kemampuan baru pada A400M Atlas. (more…)

Peta persaingan jet tempur masa depan Eropa mengalami guncangan setelah proyek ambisius Future Combat Air System (FCAS) bentukan Berlin dan Paris resmi dinyatakan berakhir pada 8 Juni 2026. Keputusan dramatis ini menjadi puncak dari perselisihan bertahun-tahun antara Jerman dan Perancis terkait pembagian porsi kerja (work shares) dan perebutan dominasi kepemimpinan dalam program senilai 100 miliar Euro, yang awalnya digadang-gadang sejak tahun 2017 sebagai tulang punggung kedirgantaraan Eropa. (more…)

Perusahaan kedirgantaraan dan pertahanan terkemuka asal Perancis, Safran, mengumumkan rencana ambisius untuk memproduksi sebanyak 1.400 unit bom pintar terpandu dari keluarga AASM (Armement Air-Sol Modulaire – Air-to-Ground Armament) Hammer (Highly Agile Modular Munition Extended Range) sepanjang tahun 2026. (more…)

Masih segar dalam pembahasan di artikel sebelumnya, mengenai peran helikopter ringan Fennec milik Angkatan Udara Perancis yang sukses memburu drone kamikaze di langit Uni Emirat Arab (UEA) bermodalkan kanon pod. Melanjutkan kesuksesan taktik perang asimetris, Perancis kini kembali menorehkan prestasi gemilang di panggung Timur Tengah. (more…)

Dinamika proyek jet tempur generasi keenam di Eropa kini tengah memasuki babak yang sangat krusial sekaligus penuh drama politik. Krisis anggaran dan ketidakpastian politik yang membayangi proyek Global Combat Air Programme (GCAP) bentukan Inggris, Italia, dan Jepang—sebagaimana telah diulas dalam artikel indomiliter.com sebelum ini—ternyata memiliki kemiripan nasib yang sangat kental dengan proyek rivalnya di daratan Eropa, yaitu Future Combat Air System (FCAS) yang digarap oleh Perancis, Jerman, dan Spanyol. (more…)