
Angkatan Laut Thailand (Royal Thai Navy) dilaporkan sedang mengeksplorasi rencana pengadaan varian anti-kapal dari rudal jelajah supersonik BrahMos buatan India. Langkah modernisasi ini bertujuan untuk memperkuat daya gentar (maritime deterrence) serta mengamankan wilayah pesisir dan jalur laut vital tanpa harus bergantung pada pertahanan negara-negara besar. (more…)

Proyek pembangunan kapal selam Scorpene Evolved untuk Angkatan Laut Republik Indonesia (TNI AL) memasuki babak baru yang sangat penting. Mengacu pada siaran pers resmi Kedutaan Besar Perancis di Indonesia, upacara pemotongan pelat baja pertama (first steel cutting) kapal selam tipe Scorpene Evolved dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 7 Agustus 2026, bertempat di fasilitas galangan kapal PT PAL Indonesia, Surabaya, Jawa Timur. (more…)

TNI AL mengukir sejarah baru dalam doktrin perang maritim nasional dengan mendemonstrasikan pola serangan asimetris berbasis kapal tanpa awak untuk pertama kalinya. Dalam latihan gabungan berskala besar yang digelar di Dabo Singkep, Kepulauan Riau, pada 5 Agustus 2026, TNI AL sukses menguji coba wahana Unmanned Surface Vehicle (USV) kamikaze karya industri pertahanan dalam negeri. (more…)

Kekuatan bawah laut Angkatan Laut Israel resmi memasuki babak baru setelah menangguk kesepakatan penyerahan kapal selam paling mutakhir dalam sejarahnya. Galangan kapal ThyssenKrupp Marine Systems (TKMS) di Kiel, Jerman, secara diam-diam telah meluncurkan dan menyerahkan INS Drakon kepada militer Israel tanpa adanya seremoni publik atau penyiaran resmi yang megah. (more…)

Angkatan Bersenjata Australia (ADF) bersama Lockheed Martin dan Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) telah menyelesaikan uji penembakan langsung (live-fire) bertajuk Taipan Strike 26 pada 29 Juli 2026 di Woomera Test Range, Australia Selatan. Uji coba ini mendemonstrasikan prototipe sistem pertahanan udara jarak menengah berbasis darat atau Medium Range Ground-Based Air Defense (MRGBAD) yang diintegrasikan dengan arsitektur Aegis. (more…)

Korea Selatan kian mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemain kunci dalam panggung industri pertahanan global. Di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah dan Eropa yang memicu lonjakan permintaan alutsista dunia, Seoul terus memacu target ambisius untuk menembus jajaran empat besar eksportir militer global. (more…)

Raksasa industri pertahanan asal Jerman, Rheinmetall, resmi membuat lompatan besar dalam portofolio bisnisnya dengan meluncurkan desain kapal tempur utama perdana bertajuk GMF 140 (Guided Missile Frigate sepanjang 140 meter). Selama ini Rheinmetall sangat tersohor sebagai produsen papan atas alutsista darat—seperti kendaraan lapis baja, artileri, sistem pertahanan udara, hingga amunisi dan sistem penerbangan—sehingga manuver ini menandai langkah berani untuk merambah segmen manufaktur perkapalan militer tingkat tinggi. (more…)

Kunjungan resmi Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul ke Indonesia dan pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto membawa angin segar dalam dinamika kerja sama pertahanan kawasan. Salah satu poin menarik yang menjadi sorotan dalam pertemuan diplomasi tingkat tinggi tersebut adalah tawaran konkret dari Pemerintah Thailand untuk memasok 36 unit kendaraan tempur (ranpur) amfibi lapis baja guna memperkuat jajaran Korps Marinir TNI AL. (more…)

Angkatan Laut Korea Selatan (ROK Navy) bersiap melakukan lompatan besar dalam kemandirian teknologi pertahanan maritimnya. Persisnya, Seoul akan memensiunkan secara bertahap rudal pencegat pertahanan udara (hanud) buatan Amerika Serikat, Standard Missile-2 (SM-2), dan menggantikannya dengan rudal pertahanan udara buatan dalam negeri yang diklaim lebih superior, yakni Korean Ship-to-Air Missile-II (KSAM-II). (more…)

Ketika TNI AL mengoperasikan 16 unit korvet kelas Kapitan Pattimura (Parchim I / Project 133.1) yang dibeli bekas dari eks Jerman Timur pada era 1990-an, banyak pengamat militer mengira armada korvet berdesain khas ini sudah menjadi barang langka di medan pertahanan global. (more…)