
Angkatan Laut India (Indian Navy) secara resmi menutup salah satu lembaran sejarah kedirgantaraan maritim paling gemilangnya. Armada helikopter pemburu kapal selam Westland Sea King Mk.42B kini telah dinyatakan pensiun sepenuhnya dari kedinasan aktif, dibarengi dengan pembubaran Skuadron Udara Angkatan Laut INAS 330 “Harpoons” yang selama puluhan tahun menjadi rumah bagi helikopter legendaris tersebut. (more…)

Berdasarkan analisis tajam terhadap citra satelit komersial terbaru yang dirilis oleh publikasi intelijen maritim internasional global, Myanmar kedapatan tengah melakukan proses konstruksi kapal selam serang domestik pertama mereka di sebuah galangan kapal rahasia. (more…)

Setelah sukses mencuri perhatian global lewat peluncuran Fregat Merah Putih sepanjang 140 meter pada penghujung Desember 2025 lalu, PT PAL Indonesia kini tengah bersiap melakukan peluncuran kapal jenis Landing Platform Dock (LPD) atau Landing Dock (LD) Philippines #1 sepanjang 124 meter yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Juni 2026. (more…)

Ajang pameran pertahanan Eurosatory 2026 di Paris, Perancis, menjadi saksi bisu lompatan besar industri pertahanan swasta nasional Indonesia. Holding industri pertahanan swasta terbesar di Indonesia, Republikorp, melalui anak usahanya PT Republik Palindo Internasional (RPAL), secara resmi mengumumkan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) strategis dengan raksasa galangan kapal perang dunia asal Italia, Fincantieri. (more…)

Produsen teknologi pertahanan asal Perancis, Exail, secara resmi meluncurkan Advans Vega SL, sebuah sistem navigasi inersia (Inertial Navigation System/INS) presisi tinggi generasi terbaru yang dirancang khusus untuk menjaga kontinuitas navigasi pada fase kritis operasi amfibi. (more…)

Tentara Pembebasan Rakyat Cina (PLA) dilaporkan tengah bersiap menghadapi skenario kampanye militer darat berskala masif di Selat Taiwan setelah Beijing dikabarkan sukses menguji coba Xi-Ray 233, sebuah sistem pembersih ranjau darat dan rintangan di medan tempur. (more…)

Perubahan taktis yang dilakukan oleh militer Amerika Serikat di kawasan Asia Pasifik ternyata melahirkan tantangan baru bagi strategi pertahanan Beijing. Sadar akan pekatnya payung rudal Anti-Access/Area-Denial (A2/AD) milik Cina di sepanjang Laut Cina Selatan dan Asia Timur, Angkatan Laut AS (US Navy) secara diam-diam mulai menarik mundur aset-aset tempur paling berharga mereka menjauhi garis pantai Asia. (more…)

Sebuah plot twist terbesar dalam sejarah industri pertahanan modern global saat ini tengah berlangsung sengit di Kanada. Korea Selatan, sebuah negara yang pada medio 1980-an baru belajar dasar-dasar merancang bangun kapal selam dari galangan kapal legendaris Jerman, HDW (kini bernama ThyssenKrupp Marine Systems – TKMS), lewat perakitan lisensi kapal selam kelas Jangbogo (Type 209), kini berbalik arah menjadi rival paling mematikan bagi sang guru. (more…)

Pengerahan wahana tanpa awak (drone) dalam misi pencarian dan penyelamatan (SAR) taktis perairan memasuki babak baru dengan diluncurkannya sistem pelampung terbang otomatis (flying lifebuoy) berkode TY-3R. (more…)

Korps Marinir Amerika Serikat (USMC) melalui Marine Corps Warfighting Lab (MCWL) sempat menggemparkan dunia pertahanan saat mendemonstrasikan wahana angkut amfibi raksasa, UHAC (Ultra Heavy-Lift Amphibious Connector). Dalam rangkaian latihan uji coba tempur tingkat lanjut (Advanced Warfare Experiment), wahana ini sukses memindahkan logistik langsung dari dek dok kapal pendarat amfibi USS Rushmore (LSD-47) menuju garis pantai. (more…)