
Pemerintah dan militer Australia selama ini dikenal sangat responsif dan cenderung paranoid terhadap ekspansi pengaruh serta potensi spionase dari Cina di kawasan Pasifik. Langkah-langkah ketat seperti pembatasan investasi asing hingga pemblokiran teknologi sering kali ditempuh atas nama perlindungan kepentingan strategis nasional. (more…)

Departemen Pertahanan Australia tengah mengevaluasi kebutuhan pertahanan udara (hanud) jarak menengah melalui program Project LAND 6504 senilai Aus$10 miliar. Langkah strategis ini diambil untuk menutup celah ancaman dari gempuran rudal jelajah, drone, hingga rudal balistik yang dapat menargetkan fasilitas militer penting. (more…)

Geopolitik dan pertahanan kawasan kembali bergejolak setelah aliansi pertahanan AUKUS secara resmi mengumumkan penunjukan kapal selam serbu cepat nuklir Virginia class, USS Colorado (SSN 788), sebagai kapal selam perdana yang akan ditempatkan di bawah kerangka Submarine Rotational Force-West (SRF-West). (more…)

Pemerintah Australia resmi memulai langkah strategis untuk memperkuat sistem pertahanan udaranya melalui peluncuran tender resmi bagi program Project Land 6504. Langkah yang diprakarsai oleh Departemen Pertahanan Australia sejak 13 Oktober 2026, bertujuan untuk menghadirkan sistem pertahanan udara berbasis darat jarak menengah (Medium-Range Ground-Based Air Defense) bagi Angkatan Darat Australia. (more…)

Kapal selam tanpa awak berukuran ekstra besar (Extra Large Autonomous Underwater Vehicle/XL-AUV) milik Angkatan Laut Australia (RAN), Ghost Shark, kembali mencatatkan perkembangan signifikan dalam peta teknologi militer internasional. Setelah sukses menjalani serangkaian uji coba awal, platform bawah laut otonom hasil kolaborasi dengan Anduril Australia ini kini resmi dibekali kapabilitas tempur ofensif. (more…)

Departemen Pertahanan Australia mengumumkan bahwa Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy/RAN) akan menempatkan setidaknya dua kapal patroli lepas pantai (Offshore Patrol Vessel / OPV) Arafura class di pangkalan angkatan laut HMAS Cairns, Queensland. (more…)

Angkatan Darat Australia (Australian Army) telah menerima gelombang kedua sistem peluncur roket M142 HIMARS (High Mobility Artillery Rocket System) dari Amerika Serikat. Pengiriman alutsista buatan Lockheed Martin ini berhasil direalisasikan dua tahun lebih cepat dari jadwal semula, hanya berjarak satu tahun setelah penerimaan gelombang pertamanya. (more…)

Proses integrasi alutsista canggih antara militer Amerika Serikat dan sekutu utamanya di kawasan Indo-Pasifik bergerak dalam tempo yang sangat masif. Hanya berselang beberapa pekan setelah Pemerintah Australia secara resmi mengumumkan akuisisi rudal udara-ke-udara jarak jauh (beyond-visual-range) rahasia AIM-260 Joint Advanced Tactical Missile (JATM) senilai US$480 juta (sekitar A$736 juta) dalam skema Foreign Military Sales (FMS), penampakan perdana fisik rudal tersebut pada jet tempur Angkatan Udara Australia (Royal Australian Air Force/RAAF) kini resmi terkonfirmasi di lapangan. (more…)

Pemerintah Ukraina secara resmi membatalkan permohonan hibah helikopter serang Armed Reconnaissance Helicopter (ARH) Tiger milik Angkatan Darat Australia (Australian Army). Keputusan ini diambil tepat ketika Angkatan Darat Australia bersiap untuk menghentikan seluruh operasional armada helikopter buatan Airbus tersebut pada akhir tahun 2026. (more…)

Sebuah insiden keamanan logistik yang sensitif mengguncang kemitraan pertahanan antara Amerika Serikat dan Australia. Pengiriman komponen penting jet tempur siluman F-35 Lightning II milik Angkatan Udara Australia (RAAF) dilaporkan beralih rute secara misterius dan kini ditahan oleh pihak berwenang Cina di Hong Kong. (more…)