Kawal Konvoi Putin di Vladivostok, Rusia Pamerkan Pickup Anti Drone dengan Kubah RCWS Katran

Pemandangan tak biasa terlihat dalam pengawalan ketat iring-iringan kendaraan (motorcade) Presiden Rusia Vladimir Putin saat menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) di Vladivostok beberapa waktu lalu. Di antara jajaran limosin lapis baja dan unit pengawalan Paspampres Rusia (FSO), tampak hadir unit Mobile Fire Group berbasis mobil pickup yang dibekali kubah senjata (Remotely Operated Weapon Station/RCWS) jenis Katran.

Baca juga: Atasi Ancaman Drone, Thales Luncurkan Sistem Hanud RapidStriker Berbasis Rantis Sherpa Light 4×4

Kemunculan sistem pemukul cepat ini menarik perhatian para pengamat militer internasional, terlebih perhelatan tingkat tinggi di Vladivostok tersebut turut dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Sistem RCWS Katran dikembangkan oleh PPSh Laboratory (RPSh Arms)—entitas spesialis teknologi Perang Elektronik (EW) dan sistem persenjataan taktis Rusia. Dari penampakan dan spesifikasi utamanya, kubah Katran ini mengusung konfigurasi senapan mesin ganda (twin-gun mount) kaliber 7,62 mm tipe PKT (atau opsi senapan mesin berat 12,7 mm NSVT/KORD).

Penggunaan senapan mesin ganda 7,62 mm PKT dipilih guna mengejar rate of fire (kecepatan tembak) yang sangat tinggi demi menciptakan “papan tembak” (curtain of fire) padat di udara. Karakteristik tembakan ini dinilai paling efektif untuk merontokkan sasaran berukuran kecil dan lincah, seperti FPV kamikaze drone atau loitering munition.

Kubah Katran tidak hanya mengandalkan muatan laras senjatanya, melainkan dikendalikan oleh sistem penjejak optronik modern Krechet+ yang terintegrasi dengan kecerdasan buatan (AI). Dilengkapi modul kamera thermal, day/night camera, serta pelacak sasaran otomatis (automatic target acquisition), sistem ini mampu mendeteksi, mengunci, dan mengarahkan senapan mesin secara mandiri dari dalam kabin pickup tanpa mengekspos operator ke luar kendaraan. Bahkan, rancangan modul Katran bersifat modular, yang memungkinkan penggantian persenjataan dengan sistem directed-energy (laser) atau senapan mesin berat sesuai kebutuhan medan tugas.

Penggunaan platform pickup komersial bersenjata mesin ganda terpandu AI ini memberikan keunggulan fleksibilitas yang sangat tinggi dalam pengamanan perimeter perkotaan (urban perimeter security). Ditambah dengan keberadaan radar pemantau udara lokal pada jaringan Katran, unit pemukul ini sanggup memberikan perlindungan point-defense dalam hitungan detik terhadap ancaman drone mikro di elevasi rendah.

Penampilan unit anti-drone Katran di Vladivostok ini menegaskan adaptasi cepat doktrin pengamanan VVIP Rusia terhadap ancaman drone taktis modern, sekaligus memperlihatkan tren defensif baru yang memadukan platform sipil yang lincah dengan kubah otomatis berteknologi AI. (Gilang Perdana)

Gunakan Basis Pickup Korea Selatan, Belanda Luncurkan Rantis DMV Tasman Pemburu Drone Berbasis AI

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *