Latest

Unjuk Gigi di Laut Cina Selatan: Kapal Induk Fujian Bayangi Konvoi USS Theodore Roosevelt

Dinamika dan ketegangan militer di kawasan Laut Cina Selatan kembali mencapai titik didih baru menyusul pengerahan kekuatan maritim masif oleh Angkatan Laut Angkatan Cina (PLAN). Berdasarkan analisis citra satelit Sentinel-2 tertanggal 2 November 2026, kapal induk paling modern milik Beijing, Fujian (CV-18), terdeteksi tengah berlayar ke arah timur di koordinat 17.53750, 110.34810. (more…)

Yunani Resmi Borong Tiga Unit Embraer KC-390 Millennium, Siap Pensiunkan Armada C-130 Hercules Lawas

Langkah strategis kembali diambil oleh Angkatan Udara Yunani (Hellenic Air Force/HAF) dalam rangka memodernisasi armada angkut militernya. Pada 2 November 2026, Kementerian Pertahanan Yunani secara resmi menandatangani kontrak pengadaan tiga unit pesawat angkut taktis multi-misi Embraer KC-390 Millennium, lengkap dengan opsi tambahan tiga unit pesawat serupa melalui skema government-to-government (G2G) antara pemerintah Yunani dan Portugal. (more…)

Kian Matang Mengudara, Keluarga Jet Tempur Stealth Chengdu J-20 Makin Sempurna dengan Mesin Domestik dan Sensor Baru

Keluarga jet tempur siluman generasi kelima andalan Angkatan Udara Cina (PLAAF), Chengdu J-20, kembali mencatatkan babak baru dalam sejarah modernisasi militer Negeri Tirai Bambu. Media pemerintah Cina baru-baru ini mengungkap rincian kunci mengenai lompatan teknologi pada varian tunggal J-20A serta terobosan besar pada varian latih tempur kursi ganda (tandem seat), J-20S. (more…)

Laut Natuna Utara: Jangan Samakan Hak Berdaulat dengan Kedaulatan

Tulisan Saudara Widya Satria Budhi yang mengomentari artikel dengan judul “Bukan Kapal Induk, Menakar Kebutuhan Riil Pengamanan Strategis di Laut Cina Selatan”, menarik karena mengangkat pertanyaan strategis mengenai jenis kekuatan yang sesungguhnya diperlukan Indonesia untuk mengamankan kepentingannya di Laut Cina Selatan, khususnya di Laut Natuna Utara. Namun, ada satu titik hukum yang perlu diletakkan terlebih dahulu agar diskusi mengenai penggunaan kekuatan negara tidak berangkat dari premis yang keliru. (more…)

Serba Salah Tank Zorawar India: Tambah Bobot Lapis Baja vs Risiko Kehilangan Mobilitas di Himalaya

Militer India kembali dihadapkan pada dilema strategis pelik terkait program pengembangan tank ringan domestik mereka, Zorawar. Kendaraan tempur lapis baja yang dirancang khusus untuk beroperasi di medan pegunungan Himalaya yang ekstrem ini sejatinya diproyeksikan untuk mengisi kekosongan taktis di wilayah sengketa perbatasan dengan Cina, tempat di mana tank-tank tempur utama (main battle tank/MBT) berbobot berat milik Angkatan Darat India mengalami banyak kendala mobilitas. (more…)