
Pada pergantian milenium sekitar tahun 2000-an, Angkatan Udara Cina (PLAAF) menghadapi kebuntuan teknologi yang sangat serius. Ketika Amerika Serikat sudah menerbangkan pembom siluman (stealth) revolusioner Northrop B-2 Spirit yang mampu menyusup ke wilayah musuh tanpa terdeteksi radar, armada udara Beijing masih terjebak pada cetak biru pesawat era 1950-an dan 1960-an warisan Uni Soviet (Xian H-6 series). (more…)

Boeing menggebrak panggung pameran dirgantara ILA Berlin Air Show di Jerman dengan meluncurkan cetak biru kemampuan tempur terbaru dari drone intai-tempur siluman (stealth) andalan mereka, MQ-28 Ghost Bat. Berbeda dari purwarupa awal yang terlihat ringkas, peta jalan (roadmap) teknologi mutakhir yang dikembangkan bersama Angkatan Udara Australia (RAAF) ini memamerkan perubahan fisik yang drastis. (more…)

Pemerintah Yunani melalui persetujuan parlemen pada 10 Juni 2026 secara resmi telah mengetok palu untuk menyetujui akuisisi tiga unit pesawat angkut taktis Embraer C-390 Millennium buatan Brasil. Keputusan strategis bernilai 598 juta Euro ini akan berjalan lewat skema perjanjian antar-pemerintah melalui Portugal untuk mendatangkan jet canggih pabrikan Embraer Brasil tersebut. (more…)

Di tengah perlombaan adopsi teknologi jet tempur generasi kelima yang belum sepenuhnya merata di tingkat global, jagat dirgantara militer kembali dihangatkan mengenai proyek jet tempur generasi keenam Rusia, Mikoyan MiG-41. (more…)

Sebuah plot twist terbesar dalam sejarah industri pertahanan modern global saat ini tengah berlangsung sengit di Kanada. Korea Selatan, sebuah negara yang pada medio 1980-an baru belajar dasar-dasar merancang bangun kapal selam dari galangan kapal legendaris Jerman, HDW (kini bernama ThyssenKrupp Marine Systems – TKMS), lewat perakitan lisensi kapal selam kelas Jangbogo (Type 209), kini berbalik arah menjadi rival paling mematikan bagi sang guru. (more…)

Produsen otomotif raksasa asal Jerman, Mercedes-Benz, secara mengejutkan menunjukkan ambisi kuat untuk membawa lini produk otomotif ikoniknya langsung ke kancah medan perang modern. Melalui laporan yang dirilis oleh Spiegel, Mercedes-Benz resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Tytan Technologies, sebuah perusahaan rintangan (startup) pertahanan berbasis di Munich, untuk mengembangkan sistem pertahanan udara taktis yang mobile. (more…)

Pengerahan wahana tanpa awak (drone) dalam misi pencarian dan penyelamatan (SAR) taktis perairan memasuki babak baru dengan diluncurkannya sistem pelampung terbang otomatis (flying lifebuoy) berkode TY-3R. (more…)

Perkembangan desain jet tempur siluman generasi kelima terus menunjukkan pergeseran prioritas, di mana manajemen jejak radar, pengurangan bobot, serta simplifikasi manufaktur kini jauh lebih diutamakan ketimbang konfigurasi warisan era Perang Dingin. (more…)

Guna membendung ancaman drone intai dan drone kamikaze (FPV drone) yang merajalela di garis depan, militer Rusia resmi mengoperasikan sistem pertahanan udara (hanud) titik taktis terbaru bernama “Zubr”. Sistem anti drone modular yang dikembangkan konsorsium pertahanan terkemuka Rusia, High-Precision Complexes (anak perusahaan Rostec), statusnya kini telah dinyatakan masuk dalam tugas dinas tempur (combat duty) aktif untuk melindungi aset-aset krusial Rusia dari serangan udara elevasi rendah. (more…)

Peta persaingan jet tempur masa depan Eropa mengalami guncangan setelah proyek ambisius Future Combat Air System (FCAS) bentukan Berlin dan Paris resmi dinyatakan berakhir pada 8 Juni 2026. Keputusan dramatis ini menjadi puncak dari perselisihan bertahun-tahun antara Jerman dan Perancis terkait pembagian porsi kerja (work shares) dan perebutan dominasi kepemimpinan dalam program senilai 100 miliar Euro, yang awalnya digadang-gadang sejak tahun 2017 sebagai tulang punggung kedirgantaraan Eropa. (more…)