Tentara Pembebasan Rakyat Cina (PLA) terus memperluas portofolio pesawat tanpa awak (UAV) dengan mengembangkan drone bionik yang meniru anatomi dan kepakan sayap burung elang. Langkah ini menegaskan ketertarikan mendalam Beijing terhadap platform ISR (Intelligence, Surveillance, and Reconnaissance) berbasis biomimetik yang mampu menyusup tanpa terdeteksi menggunakan kamuflase alamiah. (more…)
Airbus secara resmi mengumumkan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan manufaktur berat dan pertahanan terkemuka asal Jepang, Kawasaki Heavy Industries. Melalui kemitraan ini, kedua belah pihak akan menganalisis dan mengeksplorasi peluang pengembangan varian anti kapal selam (Anti-Submarine Warfare/ASW) dari U950 Eurodrone, yakni sistem pesawat tanpa awak (drone) jarak jauh dengan efisiensi tinggi (Remotely Piloted Aircraft System/RPAS) pertama di Eropa. (more…)
Kemampuan sejumlah jet tempur elite dunia seperti F-22 Raptor, Chengdu J-20, Sukhoi Su-57 hingga F-15EX untuk melenggang mulus di lapisan stratosfer di atas ketinggian 60.000 kaki membawa dimensi baru dalam taktik pertempuran udara modern. Berada di “atap langit” memberikan keuntungan kinematik yang luar biasa karena minimnya hambatan udara. (more…)
Kemampuan Lockheed Martin F-22 Raptor dalam menguasai lapisan stratosfer di atas ketinggian 60.000 kaki (lebih dari 18 kilometer) memang kerap mengundang decak kagum. Namun, di panggung geopolitik dirgantara global, sang pemangsa udara asal Amerika Serikat ini ternyata tidak sendirian. (more…)
Dinas Rahasia Amerika Serikat (US Secret Service) secara resmi memperkenalkan armada kendaraan taktis (rantis) terbaru mereka, Terradyne Gurkha MPV (Multi-Purpose Vehicle), sebuah rantis lapis baja kelas berat berspesifikasi tinggi. Langkah pengadaan rantis ini ditempuh guna mendongkrak sekaligus memperketat perimeter proteksi bagi Presiden Amerika Serikat beserta jajaran pejabat tinggi. (more…)
Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) dilaporkan tengah memulai langkah radikal yang akan menjungkirbalikkan doktrin pertempuran udara jarak jauh (Beyond Visual Range) global. Melalui program ambisius bertajuk Air Force Long Range Weapon (AFLRW), pentagon kini sedang memburu desain rudal udara-ke-udara mutakhir yang mampu menghantam target pada jarak ekstrem, sedikitnya 1.000 mil laut atau setara dengan 1.852 kilometer. (more…)
Mayoritas jet tempur generasi keempat dan kelima dirancang untuk beroperasi secara optimal pada ketinggian di bawah 50.000 kaki (sekitar 15 kilometer). Namun, ada satu penempur yang mampu melenggang dengan sangat mudah di lapisan stratosfer ekstrem, menembus ketinggian di atas 60.000 kaki (lebih dari 18 kilometer). Pesawat tersebut adalah Lockheed Martin F-22 Raptor milik Angkatan Udara AS (USAF). (more…)
Perang atrisi (war of attrition) di Ukraina yang diwarnai oleh garis depan yang statis dan hujan artileri masif telah memaksa industri pertahanan melahirkan kembali taktik pertahanan abad lalu dengan sentuhan teknologi modern. Dalam ajang pameran pertahanan bergengsi Eurosatory 2026 di Paris, Perancis, perusahaan pertahanan asal Ukraina, Parabella, resmi memperkenalkan sistem bunker perlindungan taktis portabel bernama serupa, Parabella. (more…)
Peta geopolitik dan keseimbangan kekuatan militer di kawasan Teluk Benggala serta Asia Selatan sepertinya akan mengalami pergeseran radikal dalam waktu dekat. Angkatan Udara Bangladesh (Bangladesh Air Force – BAF) dilaporkan tengah mempercepat langkah negosiasi intensif untuk mengakuisisi antara 20 hingga 24 unit jet tempur Chengdu J-10CE Vigorous Dragon, berikut rudal udara ke udara PL-15E dari Cina. (more…)
Industri penerbangan militer Rusia resmi mencatatkan sejarah baru dalam modernisasi armada udara taktis mereka. Rostec State Corporation secara resmi mengumumkan keberhasilan penerbangan perdana (maiden flight) dari prototipe jet latih tempur generasi terbaru, Yakovlev Yak-130M, pada Kamis, 25 Juni 2026. (more…)