
Sebuah foto yang diyakini sebagai penampakan paling jelas dari jet tempur multiperan Chengdu J-10CE milik Angkatan Udara Uzbekistan beredar luas. Gambar tersebut diungkap oleh Andreas Rupprecht, peneliti independen yang fokus mengamati perkembangan penerbangan militer Cina, sekaligus memperkuat spekulasi kesepakatan pengadaan alutsista bernilai fantastis antara Tashkent dan Beijing. (more…)

Para ilmuwan Cina kembali membuat terobosan besar dalam teknologi peperangan bawah laut (underwater warfare). Berdasarkan laporan yang dipublikasikan oleh South China Morning Post (SCMP), tim peneliti berhasil mengembangkan sensor magnetik Hall-effect berukuran ultra-kompak—bahkan setara ukuran debu—yang secara teoritis mampu mendeteksi keberadaan kapal selam berbadan baja (steel-hulled submarine) dari jarak hingga 500 meter. (more…)

Di tengah masifnya ancaman drone FPV (First-Person View) kamikaze dan drone berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di garis depan, improvisasi di lapangan terus bermunculan. Salah satu modifikasi unik yang baru-baru ini menyita perhatian adalah upaya pasukan Rusia yang melengkapi van legendaris UAZ-452 “Bukhanka” dengan panel-panel cermin di seluruh permukaan bodinya. (more…)

Perbedaan seragam penerbang (flight suit) antara angkatan udara dunia sering kali menjadi perhatian menarik bagi para pengamat penerbangan militer. Salah satu kontras yang paling mencolok terlihat pada perbandingan warna dan fungsi seragam pilot tempur Rusia yang identik dengan warna biru tua, dibanding pilot Amerika Serikat yang mengandalkan warna hijau zaitun (sage green). Perbedaan ini bukan sekadar pilihan estetika, melainkan hasil dari filosofi doktrin, kebutuhan operasional, dan perlindungan teknis yang sangat berbeda. (more…)

Doktrin perang tak berawak militer Rusia di garis depan kembali mengalami lompatan taktis yang signifikan. Seperti dilaporkan media Rossiyskaya Gazeta, unit-unit tempur Rusia kini mengoperasikan taktik penyergapan baru menggunakan drone FPV (first-person view) yang dibekali mikrofon akustik untuk memburu kendaraan bergerak berdasarkan suara mesin. (more…)

Insiden serius menimpa armada Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) di kawasan perairan yang bereskalasi tinggi. Kapal perusak berpeluru kendali Arleigh Burke class, USS Benfold (DDG-65), dilaporkan sempat terombang-ambing tanpa daya (blackout) selama empat hari di Laut Cina Selatan akibat kegagalan sistem kelistrikan dan mesin (engineering casualty). (more…)

Kasus dugaan mata-mata dan pengamatan tanpa izin di pangkalan militer AS kembali menyita perhatian publik internasional. Seorang warga negara Cina bernama Qilin Wu resmi dijatuhi hukuman enam bulan penjara di fasilitas tahanan federal setelah terbukti melakukan pemotretan tanpa izin di Whiteman Air Force Base, Missouri—pangkalan udara vital yang menjadi markas utama armada pembom strategis siluman B-2 Spirit. (more…)

Perusahaan teknologi anti-drone asal Australia, DroneShield, secara resmi meluncurkan perangkat radio frequency (RF) intelijen portabel terbaru bertajuk RfRecon pada 11 Agustus 2026. Alat ini dirancang khusus untuk mengatasi keterbatasan sensor maritim maupun darat generasi lama yang umumnya hanya mampu mendeteksi aktivitas frekuensi radio, tetapi lambat dalam menerjemahkan arti serta asal dari sinyal tersebut. (more…)

Tekanan mental dan tingginya beban operasional yang dialami para prajurit di atas kapal induk USS Abraham Lincoln (CVN-72)—yang sebelumnya sempat diwarnai rentetan insiden tentara melompat ke laut lepas—kini berpotensi makin memburuk akibat krisis logistik. (more…)

Langkah Taipei mengonversi 12 unit kapal patroli Penjaga Pantai Taiwan (Taiwan Coast Guard) kelas Anping (Anping class) menjadi kekuatan cadangan angkatan laut (naval reserve force) terus memicu perdebatan hangat di kalangan analis militer global. Konsep pengubahan fungsi dari moda patroli pengawasan maritim di masa damai menjadi platform peluncur rudal anti-kapal di masa perang ini dirancang untuk menebalkan pertahanan asimetris Taipei. (more…)