
Sebuah plot twist terbesar dalam sejarah industri pertahanan modern global saat ini tengah berlangsung sengit di Kanada. Korea Selatan, sebuah negara yang pada medio 1980-an baru belajar dasar-dasar merancang bangun kapal selam dari galangan kapal legendaris Jerman, HDW (kini bernama ThyssenKrupp Marine Systems – TKMS), lewat perakitan lisensi kapal selam kelas Jangbogo (Type 209), kini berbalik arah menjadi rival paling mematikan bagi sang guru. (more…)

Produsen otomotif raksasa asal Jerman, Mercedes-Benz, secara mengejutkan menunjukkan ambisi kuat untuk membawa lini produk otomotif ikoniknya langsung ke kancah medan perang modern. Melalui laporan yang dirilis oleh Spiegel, Mercedes-Benz resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Tytan Technologies, sebuah perusahaan rintangan (startup) pertahanan berbasis di Munich, untuk mengembangkan sistem pertahanan udara taktis yang mobile. (more…)

Pengerahan wahana tanpa awak (drone) dalam misi pencarian dan penyelamatan (SAR) taktis perairan memasuki babak baru dengan diluncurkannya sistem pelampung terbang otomatis (flying lifebuoy) berkode TY-3R. (more…)

Perkembangan desain jet tempur siluman generasi kelima terus menunjukkan pergeseran prioritas, di mana manajemen jejak radar, pengurangan bobot, serta simplifikasi manufaktur kini jauh lebih diutamakan ketimbang konfigurasi warisan era Perang Dingin. (more…)

Guna membendung ancaman drone intai dan drone kamikaze (FPV drone) yang merajalela di garis depan, militer Rusia resmi mengoperasikan sistem pertahanan udara (hanud) titik taktis terbaru bernama “Zubr”. Sistem anti drone modular yang dikembangkan konsorsium pertahanan terkemuka Rusia, High-Precision Complexes (anak perusahaan Rostec), statusnya kini telah dinyatakan masuk dalam tugas dinas tempur (combat duty) aktif untuk melindungi aset-aset krusial Rusia dari serangan udara elevasi rendah. (more…)

Peta persaingan jet tempur masa depan Eropa mengalami guncangan setelah proyek ambisius Future Combat Air System (FCAS) bentukan Berlin dan Paris resmi dinyatakan berakhir pada 8 Juni 2026. Keputusan dramatis ini menjadi puncak dari perselisihan bertahun-tahun antara Jerman dan Perancis terkait pembagian porsi kerja (work shares) dan perebutan dominasi kepemimpinan dalam program senilai 100 miliar Euro, yang awalnya digadang-gadang sejak tahun 2017 sebagai tulang punggung kedirgantaraan Eropa. (more…)

Korps Marinir Amerika Serikat (USMC) melalui Marine Corps Warfighting Lab (MCWL) sempat menggemparkan dunia pertahanan saat mendemonstrasikan wahana angkut amfibi raksasa, UHAC (Ultra Heavy-Lift Amphibious Connector). Dalam rangkaian latihan uji coba tempur tingkat lanjut (Advanced Warfare Experiment), wahana ini sukses memindahkan logistik langsung dari dek dok kapal pendarat amfibi USS Rushmore (LSD-47) menuju garis pantai. (more…)

Angkatan Udara Jerman (Luftwaffe) bersiap mengukuhkan posisinya sebagai kekuatan logistik udara paling dominan di kawasan. Berdasarkan laporan yang pertama kali diembuskan oleh media pertahanan Jerman, Hartpunkt, Berlin saat ini tengah berada dalam fase penjajakan intensif untuk menambah pesanan pesawat angkut berat taktis-strategis Airbus A400M Atlas sebanyak 10 hingga 20 unit baru. (more…)

Rheinmetall memperluas gurita bisnisnya di ranah wahana tanpa awak. Bertempat di ajang pameran dirgantara bergengsi ILA Berlin 2026 pada 10 Juni 2026, Rheinmetall resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) strategis dengan pengembang drone Jerman, ERC System, serta pemerintah negara bagian North Rhine-Westphalia. (more…)

Raksasa galangan kapal Rusia, United Shipbuilding Corporation (USC), meluncurkan inovasi mematikan terbaru dalam pameran pertahanan maritim internasional Fleet 2026 di St. Petersburg. Dalam ajang bergengsi tersebut, USC memamerkan maket dari kapal selam diesel elektrik generasi terbaru, Amur-1650 (Proyek 677E), yang kini tampil jauh lebih garang berkat integrasi sistem peluncur vertikal (Vertical Launch System/VLS). (more…)