Latest

Laut Natuna Utara: Jangan Samakan Hak Berdaulat dengan Kedaulatan

Tulisan Saudara Widya Satria Budhi yang mengomentari artikel dengan judul “Bukan Kapal Induk, Menakar Kebutuhan Riil Pengamanan Strategis di Laut Cina Selatan”, menarik karena mengangkat pertanyaan strategis mengenai jenis kekuatan yang sesungguhnya diperlukan Indonesia untuk mengamankan kepentingannya di Laut Cina Selatan, khususnya di Laut Natuna Utara. Namun, ada satu titik hukum yang perlu diletakkan terlebih dahulu agar diskusi mengenai penggunaan kekuatan negara tidak berangkat dari premis yang keliru. (more…)

Serba Salah Tank Zorawar India: Tambah Bobot Lapis Baja vs Risiko Kehilangan Mobilitas di Himalaya

Militer India kembali dihadapkan pada dilema strategis pelik terkait program pengembangan tank ringan domestik mereka, Zorawar. Kendaraan tempur lapis baja yang dirancang khusus untuk beroperasi di medan pegunungan Himalaya yang ekstrem ini sejatinya diproyeksikan untuk mengisi kekosongan taktis di wilayah sengketa perbatasan dengan Cina, tempat di mana tank-tank tempur utama (main battle tank/MBT) berbobot berat milik Angkatan Darat India mengalami banyak kendala mobilitas. (more…)

Cina Rilis Video Rudal Balistik Hantam Mockup Kapal Induk AS: Propaganda Menggentarkan atau sekadar Gertakan?

Kabar mengenai Beijing yang membangun mockup atau tiruan skala penuh (full-scale) dari kapal induk bertenaga nuklir milik Angkatan Laut Amerika Serikat di area gurun pasir sejatinya sudah kerap diberitakan, termasuk oleh Indomiliter.com dalam beberapa ulasan terdahulu. Situs uji coba yang terletak di kawasan Ruoqiang, Gurun Taklamakan, wilayah Xinjiang telah lama menjadi pusat perhatian intelijen Barat berkat citra satelit yang merekam keberadaan replika kapal induk hingga kapal perusak AS. (more…)

Selimut Terbang Anti Radar: Inovasi Startup AS untuk Sembunyikan Kendaraan dari Drone dan Satelit

Evolusi teknologi pengintaian di medan tempur modern menuntut terobosan baru dalam sistem kamuflase dan perlindungan taktis. Perusahaan rintisan (startup) asal Amerika Serikat, Vigil Autonomy, memperkenalkan konsep pertahanan terbarunya yang dinamai Air Cover. Perangkat ini mengusung gagasan unik berupa “selimut terbang” yang dirancang khusus untuk mengaburkan keberadaan kendaraan tempur maupun personel infanteri dari intaian drone musuh dan satelit pengintai. (more…)