
Insiden serius menimpa armada Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) di kawasan perairan yang bereskalasi tinggi. Kapal perusak berpeluru kendali Arleigh Burke class, USS Benfold (DDG-65), dilaporkan sempat terombang-ambing tanpa daya (blackout) selama empat hari di Laut Cina Selatan akibat kegagalan sistem kelistrikan dan mesin (engineering casualty). (more…)

Pada tanggal 10 Agustus 2026, Song Thu Corporation (Tổng công ty Sông Thu) bersama Angkatan Laut Vietnam secara resmi menggelar upacara pemotongan baja pertama (first steel cutting) di Da Nang untuk pembangunan kapal perang jenis Fregat Anti-Kapal Selam (Multipurpose ASW Frigate) buatan lokal pertama.
(more…)

Upaya Australia menutup celah kekosongan kapabilitas tempur bawah laut sebelum hadirnya kapal selam nuklir dimanfaatkan secara agresif oleh industri pertahanan global. Perusahaan kedirgantaraan dan pertahanan asal Israel, Israel Aerospace Industries (IAI), dilaporkan tengah gencar mempromosikan drone bawah laut otonom (Unmanned Underwater Vehicle/UUV) kelas berat mereka, BlueWhale (ELI-3325), untuk memenuhi kebutuhan Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy/RAN). (more…)

Sebuah insiden siber dan intelijen maritim yang mengejutkan terjadi di Laut Cina Selatan ketika drone laut (Unmanned Surface Vessel/USV) berukuran ringkas buatan perusahaan asal San Diego, Amerika Serikat, Seasats, berhasil mendekati dan merekam secara dekat kapal perusak (destroyer) Type 052D (Kunming class) milik Angkatan Laut Cina (PLAN). (more…)

Langkah tak biasa kembali ditunjukkan oleh Cina dalam memperkuat armada penjaga pantainya (China Coast Guard/CCG). Rekaman visual terbaru mengonfirmasi masuknya helikopter maritim Harbin Z-20F ke dalam jajaran operasional CCG. (more…)

Uji coba peluncuran rudal balistik dari kapal selam (Submarine-Launched Ballistic Missile/SLBM) oleh Angkatan Laut Cina (PLAN) ke Samudera Pasifik pada 6 Juli 2026 telah memicu gelombang kritik dan kecaman dari negara-negara di kawasan. (more…)

Ambisi Beijing dalam memperkuat doktrin anti-access/area-denial (A2/AD) di kawasan Indo Pasifik terus berada pada level tertinggi. Kabar terbaru yang dihimpun dari citra satelit bertanggal 3 Juli melaporkan bahwa militer Cina kembali melakukan uji tembak rudal balistik yang menyasar target tiruan skala penuh (full-scale mock-up) dari kapal induk terbaru Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Gerald R. Ford, serta kapal perusak Arleigh Burke class. (more…)

Angkatan Udara Malaysia (TUDM) tengah mengebut persiapan infrastruktur guna menyambut kedatangan armada jet tempur ringan FA-50M Fighting Eagle (varian tertinggi dari basis FA-50 Block 20). Panglima TUDM, Jenderal Tan Sri Muhamad Norazlan Aris, mengonfirmasi bahwa pembangunan fasilitas penunjang untuk jet tempur buatan Korea Aerospace Industries (KAI) tengan dilakukan di Pangkalan Udara (Lanud) Kuantan, Pahang, yang ditargetkan rampung sepenuhnya pada Oktober 2026 ini. (more…)

Royal Australian Air Force (RAAF) baru saja mencatatkan tonggak sejarah penting dalam memperkuat benteng pertahanan maritimnya di kawasan Indo-Pasifik. Berdasarkan rilis resmi dari Departemen Pertahanan Australia tertanggal 27 Mei 2026, Angkatan Udara Australia telah resmi menerima pesawat ke-14 sekaligus yang terakhir dari jet patroli maritim Boeing P-8A Poseidon. (more…)

Belum genap dua minggu setelah menyelesaikan misi diplomasi maritim dan bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, fregat pertahanan udara dan komando Angkatan Laut Kerajaan Belanda, HNLMS De Ruyter (F804), terlibat ketegangan serius di kawasan panas Laut Cina Selatan. Militer Cina (PLA) mengklaim telah mengerahkan kekuatan laut dan udara untuk mengusir kapal perang jenis De Zeven Provinciën class tersebut menggunakan metode perang elektronik (electronic warfare). (more…)