
Angkatan Bersenjata Australia (ADF) bersama Lockheed Martin dan Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) telah menyelesaikan uji penembakan langsung (live-fire) bertajuk Taipan Strike 26 pada 29 Juli 2026 di Woomera Test Range, Australia Selatan. Uji coba ini mendemonstrasikan prototipe sistem pertahanan udara jarak menengah berbasis darat atau Medium Range Ground-Based Air Defense (MRGBAD) yang diintegrasikan dengan arsitektur Aegis. (more…)

Perang skala besar dan konfrontasi sengit di Timur Tengah, khususnya pasca-eskalasi dengan Iran, memberikan pukulan telak bagi persediaan sistem pertahanan udara Amerika Serikat. Laporan terbaru mengungkapkan bahwa stok rudal pencegat (interceptor) Patriot milik Angkatan Darat AS mengalami penurunan tajam hingga 65 persen. (more…)

Rencana Amerika Serikat memulihkan akses Turki ke program jet tempur siluman F-35 Lightning II memicu dinamika geopolitik militer yang kian memanas. Langkah Washington di bawah Kepemimpinan Presiden Donald Trump mendapat penolakan keras dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang khawatir keberadaan jet generasi kelima di tangan Ankara akan merusak keunggulan militer kualitatif (Qualitative Military Edge) Israel di kawasan Timur Tengah. (more…)

Menjawab kebutuhan mendesak akan sistem penangkis serangan udara yang tangguh namun tetap ekonomis, Lockheed Martin secara resmi memperkenalkan varian interseptor terbarunya yang diberi nama PAC-3 Adapted Capability Effector atau PAC-3 ACE. (more…)

Baterai (kompi) sistem pertahanan udara (hanud) MIM-104 Patriot (Surface-to-Air Missile/SAM) hingga kini tetap menjadi salah satu alutsista yang paling diburu dan dinantikan penggelarannya oleh berbagai negara di dunia. Di balik reputasi tempurnya yang tinggi, tersimpan satu fakta krusial yang kerap memusingkan para perencana militer, yaitu waktu produksinya yang teramat lama. (more…)

Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army) melalui Army Contracting Command di Redstone Arsenal secara resmi mengumumkan pemberian kontrak senilai US$502 juta kepada Lockheed Martin Corp pada 8 Juli 2026. (more…)

Militer Amerika Serikat kembali menghadapi hantaman keras di kawasan Timur Tengah setelah sebuah helikopter multi-misi MH-60S Knighthawk dilaporkan jatuh dan melakukan pendaratan darurat di perairan Laut Arab. Insiden fatal yang terjadi pada 1 Juli 2026 sekitar pukul 03.30 waktu setempat ini menimpa helikopter yang tengah beroperasi di bawah komando kapal induk USS George H.W. Bush (CVN 77). (more…)

Militer Amerika Serikat secara resmi mengonfirmasi bahwa mereka telah menerima setidaknya enam unit jet tempur F-35 Lightning II untuk Korps Marinir AS (USMC) dalam kondisi tanpa radar. Kondisi yang terdengar ironis untuk jet tempur siluman generasi kelima ini merupakan imbas langsung dari keterlambatan pengembangan radar generasi terbaru, AN/APG-85, yang menjadi bagian dari rentetan masalah teknis di dalam program modernisasi jet tempur tersebut. (more…)

Mayoritas jet tempur generasi keempat dan kelima dirancang untuk beroperasi secara optimal pada ketinggian di bawah 50.000 kaki (sekitar 15 kilometer). Namun, ada satu penempur yang mampu melenggang dengan sangat mudah di lapisan stratosfer ekstrem, menembus ketinggian di atas 60.000 kaki (lebih dari 18 kilometer). Pesawat tersebut adalah Lockheed Martin F-22 Raptor milik Angkatan Udara AS (USAF). (more…)

Gelaran pameran pertahanan Eurosatory 2026 di Perancis menjadi saksi lahirnya babak baru dalam sejarah sistem artileri medan paling fenomenal dekade ini. Raksasa dirgantara dan pertahanan asal Amerika Serikat, Lockheed Martin, resmi memperkenalkan varian terbaru dari sistem roket multilaras M142 mereka yang diberi label HIMARS FLEX. (more…)