
Perubahan taktis yang dilakukan oleh militer Amerika Serikat di kawasan Asia Pasifik ternyata melahirkan tantangan baru bagi strategi pertahanan Beijing. Sadar akan pekatnya payung rudal Anti-Access/Area-Denial (A2/AD) milik Cina di sepanjang Laut Cina Selatan dan Asia Timur, Angkatan Laut AS (US Navy) secara diam-diam mulai menarik mundur aset-aset tempur paling berharga mereka menjauhi garis pantai Asia. (more…)

Di tengah bergulirnya dialog diplomatik yang masih berlangsung antara Washington dan Teheran, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) justru memilih momen ini untuk menunjukkan kesiapan militernya ke hadapan publik. Melalui Angkatan Lautnya, IRGC secara resmi memperkenalkan kapal serbu cepat terbaru yang diberi nama 27 Rajab (Rajab 27th). (more…)

Kerap berada di garis depan dalam menghadapi taktik grey zone dari Beijing, Penjaga Pantai Taiwan (Taiwan Coast Guard/CGA) secara resmi meluncurkan kapal patroli canggih terbarunya. Kehadiran kapal ke-12 dari Anping class catamaran patrol ship yang diberi nama Donggang ini menandai rampungnya program pengadaan armada patroli berkemampuan gotong rudal anti kapal saat kondisi perang. (more…)

Pemerintah Malaysia melontarkan protes keras terhadap Pemerintah Norwegia setelah keputusan sepihak yang membatalkan kontrak pengadaan rudal anti kapal Naval Strike Missile (NSM) dan peluncurnya dari manufaktur Kongsberg Defense & Aerospace. Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, secara terbuka menyatakan keberatan mendalam atas pembatalan ini, menyebut bahwa kontrak yang telah ditandatangani adalah instrumen serius yang tidak bisa dihamburkan begitu saja seperti “konfeti”. (more…)

Ambisi militer Cina dalam mendominasi teknologi peperangan udara semakin nyata dengan munculnya bocoran dokumen teknis mengenai pengembangan rudal jelajah siluman terbaru. Berbeda dengan rudal jelajah konvensional yang kerap digantung di bawah sayap, rudal misterius ini dirancang dengan dimensi kompak agar mampu masuk ke dalam internal weapons bay (ruang senjata internal) jet tempur stealth Cina, yakni Chengdu J-20 Mighty Dragon dan Shenyang J-35. (more…)

Angkatan Laut Diraja Malaysia (TLDM) kini tengah bersiap melakukan lompatan besar dalam meningkatkan daya deteren armada maritimnya melalui rencana ambisius pengadaan sistem rudal anti kapal baru yang terstandarisasi. (more…)

Jepang baru saja mengejutkan dunia militer dengan memamerkan kemampuan rudal jelajah anti-kapal generasi terbarunya. Dalam sebuah rekaman video resmi yang dirilis oleh Kementerian Pertahanan Jepang ewat Acquisition Technology & Logistics Agency (ATLA), rudal yang saat ini dikenal sebagai “New SSM” (New Surface to Ship Missile) terlihat melakukan manuver barrel roll atau berputar spiral saat terbang menuju target. (more…)

Tepat pada 11 Januari 2026, bertepatan dengan peringatan 15 tahun penerbangan perdana prototipe Chengdu J-20, Beijing secara resmi memperkenalkan varian terbaru yang paling dinanti, yakni J-20S. Jet tempur ini bukan sekadar pemutakhiran biasa, melainkan mencatatkan sejarah sebagai jet tempur siluman (stealth) pertama di dunia yang mengusung konfigurasi kursi tandem atau dua awak. (more…)

Ketegangan di kawasan Asia Timur mencapai titik didih baru setelah Pasukan Bela Diri Udara Jepang (JASDF) melakukan aksi scramble besar-besaran yang jarang terjadi. Pada 27 Desember 2025, Jepang mengerahkan sedikitnya 16 unit jet tempur F-2 untuk mencegat gugus tempur Angkatan Laut Cina yang mencoba melintasi perairan strategis di dekat Prefektur Okinawa. (more…)

Meski perbandingan kekuatan militer antara Amerika Serikat dan Venezuela ibarat ‘bumi dan langit’, namun keberanian unsur militer Venezule patut diacungi jempol. Setelah aksi jet tempur F-16 Fighting Falcon yang melintas di dekat kapal perusak USS Jason Dunham, maka ada aksi terbaru dari jet tempur Venezuela, kali ini melibatkan pesawat tempur paling canggih di arsenal Angkatan Udara Venezuela, Sukhoi Su-30MK2. (more…)