Setelah foto yang memperlihatkan AGM-158C LRASM (Long Range Anti-Ship Missile) dipasang pada P-8A Poseidon Maritime Patrol Aircraft (MPA) beredar pada bulan April 2023, kini ada kabar lanjutan, yaitu ada foto terbaru yang memperlihatkan P-8A Poseidon tengah mengudara dengan rudal AGM-158C LRASM di bawah sayapnya. (more…)
Dengan suguhan beragam alutsista baru, maka kian banyak spekulasi menjelang parade militer yang akan dihelat di Beijing pada 3 September 2025 (peringatan Hari Kemenangan Perang melawan Jepang ke-80). Setelah drone bawah laut mirip torpedo – (Unmanned Underwater Vehicle/UUV) berukuran besar (XLUUV) dan medium tank modular dengan propulsi Hibrida, juga muncul paket rudal berukuran besar dengan label YJ-15, YJ-17, YJ-19, dan YJ-20. (more…)
Bukan hanya Rusia yang punya pengalaman pahit ketika kapal perangnya disengat rudal anti kapal, jauh sebelum insiden yang menimpa kapal penjelajah rudal RTS Moskva di Laut Hitam, maka Angkatan Laut Amerika Serikat sudah punya pengalaman tak mengenakan yang menimpa frigat USS Stark di Teluk Persia. (more…)
Punya konsistensi dan fokus dalam pengembangan alutsista, rupanya berbuah manis untuk Negeri Nguyen. Dalam Vietnam Defence 2024 (19 – 22 Desember 2024) di Hanoi, Viettel Group, selain mengembangkan sistem hanud anti drone V-EMP/S High Powered Electromagnetic Pulse Countermeasure System, juga sukses memproduksi rudal anti kapal berbasis pesisir atau coastal anti-ship missile defense systems. (more…)
Meski sudah diuji coba luncur pada tahun 2023 di Australia, dan desainnya diperkenalkan di tahun 2024, akan tetapi penampakan rudal anti kapal Type 12 buatan Mitsubishi Heavy Industries sebenarnya masih belum terungkap secara jelas, terutma pada varian Improved Type 12 yang tampilannya berbeda dari Type 12 versi awal. (more…)
MBDA Missile Systems kini dalam skala penuh produksi rudal jelajah anti kapal terbaru Exocet MM40 Block 3c untuk Angkatan Laut Perancis. Dengan kemampuan anti jamming yang ditingkatkan dan sistem pencari dari Thales, MM40 Block 3c tak pelak menjadi rudal anti kapal yang debutnya dinanti untuk beraksi. Nah, lama tidak terdengar, bagaimana dengan varian rudal Exocet yang diluncurkan dari kapal selam (submarine launched)? (more…)
Proses pelepasan Exocet SM39 dari Véhicule Sous Marin (VSM).
Meski secara teori dapat dilakukan oleh kebanyakan kapal selam modern, namun faktanya, tidak dengan mudah negara operator kapal selam mampu mengoperasikan dan meluncurkan rudal jelajah yang dilepaskan dari kapal selam (submarine launched). Sebagai ilustrasi, di Asia Tenggara, baru Angkatan Malaysia dengan kapal selam KD Tunku Abdul Rahman (Scorpene class) pernah meluncurkan Exocet SM39 Block 2 saat Exercise Taming Sari 2021. (more…)
Taiwan kini tengah dilanda ketegangan sebagai akibat dari latihan “Joint Sword 2024A” yang digelar militer Cina dengan mengerahkan kekuatan besar di laut dan udara, yang secara khusus ‘mengepung wilayah Taiwan, termasuk Pulau Kinmen dan Dongyin. Dengan penggelaran kekuatan militer besar-besaran, maka praktis Taiwan terisolasi dari sisi timur dan barat. (more…)
TNI AL rupanya tak ingin berlama-lama untuk menentukan nasib akhir KRI Pulau Romang 723 (PRM-723), setelah resmi dipensiunkan pada 6 Februari 2024, eks kapal penyapu ranjau (Condor class) yang kemudian dikonversi menjadi kapal hidro oseanografi itu, ekistensinya telah benar-benar diakhir dalam Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) 2024 yang dilaksanakan di wilayah perairan Laut Bali dari tanggal 8 sampai dengan 9 Mei lalu. (more…)
Bila TNI AL belum lama ini melakukan uji peluncuran rudal jelajah anti kapal Exocet MM40 Block 3 dan C-802 dalam Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) 2024 yang dilaksanakan di Laut Bali dari tanggal 8 sampai dengan 9 Mei 2024, maka tetangga di Utara, yakni Angkatan Laut Filipina, juga baru saja melaksanakan hajatan penting, yakni untuk pertama kalinya melakukan uji coba peluncuran rudal jejalah anti kapal dengan mengambil lokasi di hotspot, Laut Cina Selatan. (more…)