Didorong potensi akan berperang dengan Cina, Jepang terbilang sangat progresif dalam pengembangan rudal anti kapal. Sebut saja pada pertengahan tahun lalu, tepatnya saat latihan tempur multilateral Talisman Sabre 2023 di Australia, Jepang untuk pertama kalinya sukses melakukan peluncuran rudal anti kapal Type 12. (more…)
Setelah gencar melakukan penawaran, termasuk ke Indonesia, akhirnya Kongsberg Defence & Aerospace telah ‘menetapkan’ Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy/RAN) sebagai first cutomer rudal anti kapal Naval Strike Missile (NSM) di kawasan Indo Pasifik. Meski telah ditawarkan ke Indonesia untuk dipasang pada KCR (Kapal Cepat Rudal) KRI Golok 688, dan Malaysia untuk korvet Kedah class, tetapi sejauh ini keduanya belum berujung pada kontrak efektif. (more…)
Taiwan kini tengah dilanda ketegangan sebagai akibat dari latihan “Joint Sword 2024A” yang digelar militer Cina dengan mengerahkan kekuatan besar di laut dan udara, yang secara khusus ‘mengepung wilayah Taiwan, termasuk Pulau Kinmen dan Dongyin. Dengan penggelaran kekuatan militer besar-besaran, maka praktis Taiwan terisolasi dari sisi timur dan barat. (more…)
TNI AL rupanya tak ingin berlama-lama untuk menentukan nasib akhir KRI Pulau Romang 723 (PRM-723), setelah resmi dipensiunkan pada 6 Februari 2024, eks kapal penyapu ranjau (Condor class) yang kemudian dikonversi menjadi kapal hidro oseanografi itu, ekistensinya telah benar-benar diakhir dalam Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) 2024 yang dilaksanakan di wilayah perairan Laut Bali dari tanggal 8 sampai dengan 9 Mei lalu. (more…)
Bila TNI AL belum lama ini melakukan uji peluncuran rudal jelajah anti kapal Exocet MM40 Block 3 dan C-802 dalam Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) 2024 yang dilaksanakan di Laut Bali dari tanggal 8 sampai dengan 9 Mei 2024, maka tetangga di Utara, yakni Angkatan Laut Filipina, juga baru saja melaksanakan hajatan penting, yakni untuk pertama kalinya melakukan uji coba peluncuran rudal jejalah anti kapal dengan mengambil lokasi di hotspot, Laut Cina Selatan. (more…)
Meski bukan untuk pertama kalinya bagi TNI AL melakukan uji peluncuran rudal anti kapal Exocet MM40 Block 3, namun bakal menjadi yang pertama kali pada Kapal Cepat Rudal (KCR) 60M produksi PT PAL Indonesia. Persisnya, salah satu KCR 60M, yakni KRI Halasan 630 kini tengah dipersiapkan untuk meluncurkan rudal jelajah anti kapal Exocet MM40 Block 3 dalam Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) pada 22-26 Mei 2024 di Laut Jawa dan Laut Bali. (more…)
Selain rudal jelajah Tomahawk yang kini digelar Angkatan Darat AS (US Army) di Filipina dalam Typhon Weapon System, ada kabar bahwa pada hari ini, 19 April 2024, rudal jelajah Brahmos (Brahmaputra Moskva) akan tiba Pangkalan Udara Clarck, Filipina. Diterbangkan dari India, Brahmos LACM (Land Attack Cruise Missile) atau rudal anti kapal untuk fungsi pertahanan pantai, dipercaya dapat menjadi efek deteren Negeri Pinoy dalam menghadapi provokasi dari Cina. (more…)
Foto-foto beredar di media sosial memperlihatkan pembom strategis Angkatan Udara Xian H-6N membawa rudal balistik anti kapal hipersonik yang diluncurkan dari udara – Air-Launched Ballistic Missile (ALBM) YJ-21. Rudal berukuran bongsor tersebut dipasang di bawah badan pesawat (under fuselage). (more…)
Kongsberg Defence & Aerospace, adalah salah satu manufaktur alutsista global yang mendapat berkah order dari dinamika konflik global. Lantaran jumlah pesanan rudal jelajah anti kapal NSM (Naval Strike Missile) yang meningkat signifikan, mendorong pabrikan asal Norwegia tersebut untuk meningkatkan kapasitas produksi rudal. (more…)
Bakal diborong 45 unit oleh TNI AL, yang kelak akan dipasang pada korvet Fatahillah class, Parchim class, KCR (Kapal Cepat Rudal) FPB-57 dan OPV (Offshore Patrol Vessel) 90, nama rudal jelajah anti kapal Atmaca buatan Roketsan, telah menjadi perhatian besar para pemerhati alutsista di Indonesia. Dan belum lama ini ada kabar dari Turki, bahwa Roketsan berhasil melakukan uji coba perdana peluncuran rudal Atmaca yang menggunakan mesin produksi dalam negeri. (more…)