Spanyol Pamer Duo Kapal Selam S-80 Plus (Isaac Peral Class): Usung Sistem AIP BEST dengan Bobot 3.000 Ton

Angkatan Laut Spanyol (Armada Española) mencatatkan sejarah baru setelah dua kapal selam terbaru dari S-80 Plus class melaut bersama untuk pertama kalinya di perairan Cartagena. Kehadiran bersama kapal selam utama Isaac Peral (S-81) dan kapal kedua Narciso Monturiol (S-82) diklaim sebagai langkah krusial dalam memperkuat otonomi strategis serta meningkatkan kemampuan daya gentar (deterrent capability) armada bawah air Spanyol.
Penamaan kedua kapal selam ini diambil dari nama inventor asal Spanyol abad ke-19 yang menjadi pionir perancangan kapal selam dunia. Program S-80 Plus sendiri disiapkan oleh galangan kapal BUMN Navantia untuk menggantikan armada kapal selam Galerna class yang telah berdinas sejak era 1980-an, dengan total rencana pembangunan sebanyak empat unit kapal.
Perjalanan program ini ditandai oleh Isaac Peral (S-81) yang telah resmi masuk dinas (commissioned) sejak November 2023 setelah menyelesaikan uji coba laut intensif di Cartagena. Sementara itu, kapal kedua Narciso Monturiol (S-82) saat ini masih berada dalam fase uji coba pelayaran (sea trials) sejak Juni 2026, yang didahului oleh pengujian penyelaman statis (static dive) di dekat Pangkalan Laut La Algameca pada Juli lalu untuk menguji respons lambung kapal dan sistem tangki pemberat.
Pembangunan dua unit kapal selam berikutnya juga terus berjalan, unit ketiga Cosme García (S-83) telah memasuki tahap instalasi mesin diesel di galangan Navantia Cartagena. Meskipun program ini sempat mengalami penundaan bertahun-tahun akibat kendala desain bobot dan daya apung (buoyancy), Navantia kini berhasil memulihkan jadwal produksi hingga mampu menyerap lebih dari 6.000 tenaga kerja di sektor industri pertahanan Spanyol.
⚓Por primera vez, los dos primeros submarinos de la clase S80 salen juntos a la mar.
🎯El `Isaac Peral´ y el `Narciso Monturiol´ suponen un paso más en la autonomía estratégica y garantizan el poder de disuasión de la Armada. pic.twitter.com/Tefn157yCn
— Armada (@Armada_esp) August 27, 2026
Dari dimensi dan spesifikasi, kapal selam S-80 Plus class memiliki panjang 80,8 meter, diameter lambung 7,3 meter, serta bobot benam (submerged displacement) mencapai sekitar 3.000 ton. Keunggulan paling menonjol dari kapal selam ini terletak pada pengadopsian teknologi Air-Independent Propulsion (AIP) bernama BEST (Bio-Ethanol Stealth Technologies) berbasis fuel cell. Sistem ini memungkinkan kapal menghasilkan energi listrik secara mandiri di kedalaman tanpa perlu sering naik ke permukaan untuk mengambil oksigen (snorkeling), yang secara signifikan meningkatkan daya tahan pendaratan di bawah air sekaligus mereduksi jejak akustik (stealth).
Meskipun sistem AIP penuh baru akan diintegrasikan secara bertahap pada tahap modernisasi mendatang, platform ini tetap mengusung performa tinggi dan pernah ditawarkan oleh Navantia kepada Angkatan Laut Filipina untuk memenuhi kebutuhan kapal selam baru negara tersebut. (Bayu Pamungkas)
Spanyol Tawarkan Paket Dua Kapal Selam AIP (S-80 Class) Berikut Pembangunan Pangkalan untuk Filipina


