Angkatan Udara India (Indian Air Force – IAF) kembali meramaikan panggung berita kemiliteran setelah resmi menerbitkan Request for Information (RFI) untuk pengadaan sekitar 150 unit pesawat latih lanjut (Advanced Jet Trainer – AJT) Stage-III. Program pengadaan berskala besar ini digulirkan guna menggantikan posisi armada BAE Hawk yang selama ini menjadi tulang punggung pelatihan penerbang tempur India. (more…)
BUMN kedirgantaraan India, Hindustan Aeronautics Limited (HAL), secara resmi mengaktifkan kembali (restart) lini produksi jet tempur Sukhoi Su-30MKI di fasilitas pabrik Nashik, Maharashtra. Langkah ini diambil setelah kontrak pengadaan 12 unit Su-30MKI baru senilai total sekitar US$1,61 miliar akhirnya disepakati. (more…)
Tidak hanya mengandalkan akuisisi platform canggih dari luar negeri, Pakistan kini sukses mengintegrasikan amunisi presisi buatan dalam negeri, yakni keluarga rudal udara-ke-permukaan Burq (BARQ), langsung ke dalam ekosistem persenjataan drone tempur (Unmanned Combat Aerial Vehicle/UCAV) Bayraktar TB2 buatan Baykar, Turki. (more…)
Pemerintah India telah secara resmi mengonfirmasi langkah strategisnya untuk bergabung dalam program jet tempur generasi keenam Future Combat Air System (FCAS) pimpinan Perancis, sekaligus secara efektif memilih proyek ini ketimbang aliansi Inggris-Jepang-Italia, Global Combat Air Programme (GCAP). (more…)
Angkatan Laut Thailand (Royal Thai Navy) dilaporkan sedang mengeksplorasi rencana pengadaan varian anti-kapal dari rudal jelajah supersonik BrahMos buatan India. Langkah modernisasi ini bertujuan untuk memperkuat daya gentar (maritime deterrence) serta mengamankan wilayah pesisir dan jalur laut vital tanpa harus bergantung pada pertahanan negara-negara besar. (more…)
Ketegangan di sepanjang garis perbatasan Himalaya kembali meningkat setelah Angkatan Udara Cina terdeteksi mengerahkan sedikitnya 11 unit jet tempur siluman generasi kelima Chengdu J-20 Mighty Dragon ke dua pangkalan udara berketinggian tinggi (high-altitude bases) yang berhadapan langsung dengan wilayah India. (more…)
Bicara tentang Airborne Early Warning (AEW), maka di belahan Asia Selatan, nama India adalah yang paling mencuat. Betapa tidak, setelah memiliki radar terbang Netra yang menggunakan platform jet Embraer ERJ 145, namun ‘Negeri Anak Benua’ masih merasa belum cukup. (more…)
Setelah rencana produksi komponen sistem pertahanan udara (hanud) Iron Dome di Jerman dijegal oleh Qatar melalui pengaruh sahamnya di Volkswagen, raksasa pertahanan Israel, Rafael Advanced Defense Systems, langsung bergerak cepat mencari basis produksi alternatif. Tidak tanggung-tanggung, Israel kini mengalihkan fokus strategisnya ke Asia. (more…)
Langkah Indonesia dalam memperkuat taji armada jet tempurnya memasuki babak baru. Menyusul penjajakan intensif dalam memperkuat pertahanan pesisir dan udara, Jakarta dilaporkan tengah berada dalam radar penjajakan serius untuk mengakuisisi rudal udara ke udara jarak jauh (Beyond-Visual-Range Air-to-Air Missile/BVRAAM) jenis Astra Mk1 buatan India untuk armada jet tempurnya. (more…)
Peta persaingan perang bawah air (underwater warfare) di kawasan Samudra Hindia memasuki babak baru yang krusial. Guna mengantisipasi lonjakan kehadiran kapal selam Angkatan Laut Cina dan Pakistan, India mengambil langkah strategis dengan menanam “mata dan telinga” elektronik di dasar laut. (more…)