Gelar Kunjungan Balasan ke India, Jet Tempur Mitsubishi F-2 Jepang Terbang Jarak Jauh Tanpa Pesawat Tanker

Sejarah baru dalam dinamika pertahanan di kawasan Indo-Pasifik kembali terukir setelah tiga unit jet tempur Mitsubishi F-2A dari Skadron Udara ke-8 (8th Air Wing) Angkatan Udara Jepang (JASDF) mendarat di Pangkalan Udara Jodhpur, India.
Baca juga: Ada Mitsubishi F-2 di Pitch Black 2022, Keturunan F-16 yang Terlahir Serba Canggih
Kedatangan jet tempur berjuluk “Viper Zero” ini menandai pengerahan perdana jet tempur F-2 ke tanah India guna melakoni latihan udara bersama berskala besar bertajuk Exercise Veer Guardian 2026 yang berlangsung pada 9–22 September 2026. Dalam ajang ini, F-2 Jepang dijadwalkan menguji taktik pertempuran udara melawan jajaran jet tempur andalan Angkatan Udara India (IAF), seperti HAL Tejas, Su-30MKI, hingga Dassault Rafale.
Pengerahan armada F-2A dari pangkalan asalnya di Tsuiki menuju wilayah barat India didukung penuh oleh ekosistem transportasi udara JASDF. Logistik, peralatan pendukung darat (ground support equipment), serta sekitar 110 personel teknisi diboyong menggunakan dua pesawat angkut berat Kawasaki C-2 yang mendarat lebih awal di Jodhpur.
Berbeda dengan asumsi umum terkait penerbangan lintas benua, jet tempur F-2A dalam misi ferry flight jarak jauh ini tidak didampingi pesawat tanker, melainkan mengandalkan konfigurasi tangki bahan bakar cadangan eksternal (drop tanks) serta melakukan beberapa titik transit refueling di pangkalan udara sepanjang rute penerbangan Asia Tenggara dan Asia Selatan.
The skies over Jodhpur are set for high-octane aerial action as the #IAF welcomes F-2s of #JASDF for Ex Veer Guardian.
Strengthening interoperability, sharpening skills and taking Indo–Japan defence partnership to greater heights.#IAF #VeerGuardian #IndiaJapan… pic.twitter.com/Ui4KFdDg8y
— Indian Air Force (@IAF_MCC) September 8, 2026
Kehadiran F-2A di Pangkalan Udara Jodhpur ini menjadi panggung “kunjungan balasan” (reciprocal deployment) yang sangat dinantikan. Pada edisi perdana latihan Veer Guardian 2023 yang digelar di Pangkalan Udara Hyakuri, Jepang, pada 12–26 Januari 2023, Angkatan Udara India (IAF) telah lebih dulu melintas jauh memboyong empat unit jet tempur Sukhoi Su-30MKI, dua pesawat angkut C-17 Globemaster III, serta sebuah pesawat tanker Ilyushin Il-78 MKI.
Pengerahan Su-30MKI milik India ke Negeri Sakura kala itu mencatatkan rekor bersejarah sebagai pengerahan jet tempur buatan Rusia/Soviet pertama yang mendarat dan melakoni simulasi pertempuran udara (dogfight) langsung di ruang udara Jepang.
Dipilihnya Mitsubishi F-2 dalam edisi 2026 membawa nilai teknis yang sangat tinggi bagi kedua angkatan udara. Dikembangkan bersama oleh Mitsubishi Heavy Industries dan Lockheed Martin berbasis platform F-16 Fighting Falcon, F-2 memiliki luas sayap 25 persen lebih besar, penggunaan material komposit karbon canggih, serta integrasi radar Active Electronically Scanned Array (AESA) J/APG-1/APG-2. Dalam skenario latihan di Jodhpur, kapabilitas radar AESA dan manuver F-2 akan diuji dalam simulasi pertempuran jarak jauh (Beyond Visual Range) maupun duel udara jarak dekat (Visual Range Combat) menghadapi Su-30MKI dan Rafale.
Selain latihan taktik tempur di udara, Veer Guardian 2026 juga diisi dengan agenda pertukaran pakar (subject matter expert exchanges) yang berfokus pada rekayasa pemeliharaan pesawat (aircraft engineering practices) serta prosedur keselamatan penerbangan (aerospace safety).
Pertukaran ini menjadi krusial mengingat kedua angkatan udara mengoperasikan doktrin dan alutsista yang sangat berbedat. Pengerahan alutsista secara bergantian antara edisi 2023 di Jepang dan edisi 2026 di India ini mempertegas komitmen kemitraan strategis kedua negara dalam menjaga stabilitas serta interoperabilitas militer di koridor Indo-Pasifik. (Gilang Perdana)
Sukhoi Su-30MKI Berlaga di Jepang, Ingatkan ‘Kenangan’ Pahit Moskow Pada Insiden MiG-25 Foxbat


