Tekanan mental dan tingginya beban operasional yang dialami para prajurit di atas kapal induk USS Abraham Lincoln (CVN-72)—yang sebelumnya sempat diwarnai rentetan insiden tentara melompat ke laut lepas—kini berpotensi makin memburuk akibat krisis logistik. (more…)
Operasi militer Amerika Serikat melawan Iran dengan label Operation Epic Fury harus dibayar mahal menyusul jatuhnya puluhan pesawat nirawak (unmanned aerial vehicle/UAV). Sejak kampanye militer diluncurkan pada akhir Februari 2026, militer AS dilaporkan telah kehilangan sedikitnya 45 unit drone tempur MQ-9 Reaper. Kerugian masif ini memukul kekuatan intai dan penyerang jarak jauh AS yang beroperasi di titik-titik krusial kawasan, khususnya di sekitar jalur maritim vital Selat Hormuz. (more…)
Citra satelit kompleks nuklir Fordow. Source: LA Times
Mantan Kepala Badan Intelijen Luar Negeri Israel (Mossad), Yossi Cohen, membuat pengakuan mengejutkan terkait operasi intelijen terhadap program nuklir Iran. Saat berbicara dalam acara Galilee Conference di Tzfat, Cohen membeberkan bahwa para agen Mossad telah berulang kali “menjelajahi” fasilitas pengayaan uranium Fordow yang sangat terproteksi demi memetakan area strategis tersebut. (more…)
Rangkaian serangan udara dan rudal yang dilancarkan Iran membuka tabir kerentanan nyata dari pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Sejak dimulainya Operation Epic Fury oleh AS dan sekutunya pada 28 Februari 2026, Berdasarkan analisis The Wall Street Journal (WSJ), Iran dilaporkan telah melepaskan lebih dari 2.000 serangan balasan yang menghantam sedikitnya 20 instalasi militer AS di delapan negara kawasan. (more…)
Gaya memamerkan alutsista musuh yang berhasil ditangkap atau dilumpuhkan dalam pertempuran kini tidak hanya menjadi ciri khas Rusia saat memajang tank dan kendaraan tempur Ukraina di ruang publik. Pihak Iran melancarkan strategi komparabel, namun dengan pendekatan yang jauh lebih tertutup. (more…)
Ketegangan geopolitik antara Iran dan Ukraina sempat berada di titik kritis sebelum akhirnya mereda lewat jalur diplomasi. Menyusul insiden penyerangan kapal kargo Iran Anna di Laut Kaspia oleh militer Ukraina pada 25 Juli 2026—yang kemudian diklarifikasi oleh Kiev sebagai sebuah kekeliruan sasaran—Teheran rupanya sempat menyelesaikan persiapan operasional militer untuk melancarkan serangan balasan langsung ke wilayah Ukraina. (more…)
Perang skala besar dan konfrontasi sengit di Timur Tengah, khususnya pasca-eskalasi dengan Iran, memberikan pukulan telak bagi persediaan sistem pertahanan udara Amerika Serikat. Laporan terbaru mengungkapkan bahwa stok rudal pencegat (interceptor) Patriot milik Angkatan Darat AS mengalami penurunan tajam hingga 65 persen. (more…)
Presiden Rusia Vladimir Putin melayangkan pujian terhadap efektivitas strategi perang laut asimetris yang diterapkan Iran di zona konflik Timur Tengah. Saat berbicara di hadapan para perwira Angkatan Laut Rusia (26/7/2026), Putin secara khusus menyoroti keberhasilan konsep “mosquito fleet” (armada nyamuk) milik Iran yang terbukti sangat efisien dalam menghadapi armada kapal perang modern yang jauh lebih besar dan mahal. (more…)
Kerentanan sistem pertahanan udara Iran pasca serangkaian serangan udara presisi yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel dalam dinamika konflik kawasan belakangan ini mendorong Teheran mengambil langkah akuisisi strategis. Berdasarkan laporan investigasi dari Reuters, Iran diperkirakan akan menerima pengiriman perdana hingga 400 unit rudal MANPADS (Man Portable Air Defence System) buatan Cina dalam beberapa pekan mendatang. (more…)
Laporan terbaru dari The Wall Street Journal (WSJ) berdasarkan analisis citra satelit mengungkapkan bahwa Iran berhasil memulihkan dan membangun kembali berbagai infrastruktur vitalnya dengan sangat cepat setelah diserang oleh Amerika Serikat dan Israel. Pemulihan masif ini mencakup perbaikan jembatan hingga pangkalan rudal strategis di berbagai wilayah. (more…)