Rusia kini secara masif mengoperasikan generasi terbaru drone serang (kamikaze) bertenaga mesin jet yang memicu kepanikan luas di berbagai wilayah Ukraina, termasuk ibu kota Kiev Dikutip dari laporan The New York Times, varian anyar ini jauh lebih sulit diintersepsi dibandingkan drone serang bersirip kaku dengan mesin baling-baling (piston engine) seperti Shahed-136/Geran-2. (more…)
Penggunaan masif amunisi presisi tinggi oleh militer Amerika Serikat (AS) dalam fase awal operasi tempur di Timur Tengah melawan Iran telah memicu krisis pasokan rudal jelajah yang mengkhawatirkan. Laporan analisis pertahanan membeberkan fakta mengejutkan: lebih dari 400 unit rudal jelajah Tomahawk (Tomahawk Land Attack Missile/TLAM) telah ditembakkan hanya dalam kurun waktu 72 jam (tiga hari) pertama pertempuran. (more…)
Sinyal darurat dari aset strategis milik Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) mendadak memicu kegemparan di kawasan Teluk Persia pada Kamis, 20 Agustus 2026. Pesawat kendali dan peringatan dini (Airborne Warning and Control System/AWACS) berbasis Boeing E-3B Sentry dengan nomor registrasi 79-0002 dilaporkan memancarkan kode darurat umum (squawk 7700) saat melintas di koridor udara antara Uni Emirat Arab (UEA) dan Qatar. (more…)
Tekanan mental dan tingginya beban operasional yang dialami para prajurit di atas kapal induk USS Abraham Lincoln (CVN-72)—yang sebelumnya sempat diwarnai rentetan insiden tentara melompat ke laut lepas—kini berpotensi makin memburuk akibat krisis logistik. (more…)
Operasi militer Amerika Serikat melawan Iran dengan label Operation Epic Fury harus dibayar mahal menyusul jatuhnya puluhan pesawat nirawak (unmanned aerial vehicle/UAV). Sejak kampanye militer diluncurkan pada akhir Februari 2026, militer AS dilaporkan telah kehilangan sedikitnya 45 unit drone tempur MQ-9 Reaper. Kerugian masif ini memukul kekuatan intai dan penyerang jarak jauh AS yang beroperasi di titik-titik krusial kawasan, khususnya di sekitar jalur maritim vital Selat Hormuz. (more…)
Citra satelit kompleks nuklir Fordow. Source: LA Times
Mantan Kepala Badan Intelijen Luar Negeri Israel (Mossad), Yossi Cohen, membuat pengakuan mengejutkan terkait operasi intelijen terhadap program nuklir Iran. Saat berbicara dalam acara Galilee Conference di Tzfat, Cohen membeberkan bahwa para agen Mossad telah berulang kali “menjelajahi” fasilitas pengayaan uranium Fordow yang sangat terproteksi demi memetakan area strategis tersebut. (more…)
Rangkaian serangan udara dan rudal yang dilancarkan Iran membuka tabir kerentanan nyata dari pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Sejak dimulainya Operation Epic Fury oleh AS dan sekutunya pada 28 Februari 2026, Berdasarkan analisis The Wall Street Journal (WSJ), Iran dilaporkan telah melepaskan lebih dari 2.000 serangan balasan yang menghantam sedikitnya 20 instalasi militer AS di delapan negara kawasan. (more…)
Gaya memamerkan alutsista musuh yang berhasil ditangkap atau dilumpuhkan dalam pertempuran kini tidak hanya menjadi ciri khas Rusia saat memajang tank dan kendaraan tempur Ukraina di ruang publik. Pihak Iran melancarkan strategi komparabel, namun dengan pendekatan yang jauh lebih tertutup. (more…)
Ketegangan geopolitik antara Iran dan Ukraina sempat berada di titik kritis sebelum akhirnya mereda lewat jalur diplomasi. Menyusul insiden penyerangan kapal kargo Iran Anna di Laut Kaspia oleh militer Ukraina pada 25 Juli 2026—yang kemudian diklarifikasi oleh Kiev sebagai sebuah kekeliruan sasaran—Teheran rupanya sempat menyelesaikan persiapan operasional militer untuk melancarkan serangan balasan langsung ke wilayah Ukraina. (more…)
Perang skala besar dan konfrontasi sengit di Timur Tengah, khususnya pasca-eskalasi dengan Iran, memberikan pukulan telak bagi persediaan sistem pertahanan udara Amerika Serikat. Laporan terbaru mengungkapkan bahwa stok rudal pencegat (interceptor) Patriot milik Angkatan Darat AS mengalami penurunan tajam hingga 65 persen. (more…)