Perkuat Sistem Peringatan Dini, Rusia Gelar Jaringan Satelit dan Radar Pengawas Rudal

Kementerian Pertahanan Rusia resmi mengumumkan pembentukan sistem orbital dan radar yang dioperasikan oleh Pasukan Antariksa (Space Forces) dari Angkatan Bersenjata Antariksa Rusia (VKS). Sistem ini dirancang khusus untuk memantau potensi ancaman rudal dari berbagai arah strategis sekaligus mengawasi aktivitas objek di ruang angkasa secara real-time.

Baca juga: Rusia ‘Cegat’ Satelit Utama Eropa, NATO Siapkan Teknologi ‘Bodyguard Satellite’

Kehadiran arsitektur ini secara langsung memperkuat jaringan peringatan dini rudal (missile-warning network), pengawasan antariksa, hingga kendali operasional atas konstelasi satelit Rusia yang berada di orbit. Di saat bersamaan, Pasukan Antariksa Rusia terus mengakselerasi peluncuran satelit militer maupun dual-use (guna ganda) serta memodernisasi peralatan darat untuk menunjang operasi antariksa modern.

Secara teknis, penguatan sistem deteksi dini ini mengandalkan integrasi konstelasi satelit penginderaan infra-merah seri Tundra (EKS Kupol) di orbit Highly Elliptical Orbit (HEO) dan Geostationary Orbit (GEO). Satelit-satelit ini bertugas mendeteksi jejak termal peluncuran rudal balistik antarbenua (ICBM) maupun rudal hipersonik pada fase boost-phase, sebelum akhirnya data awal tersebut ditransmisikan secara instan ke jejaring radar pertahanan darat.

Di segmen darat, Rusia mengombinasikan data antariksa tersebut dengan jaringan radar Early Warning berjangkauan ekstra jauh seperti Voronezh-DM/VP yang beroperasi pada frekuensi UHF dan VHF.

Kombinasi sensor orbital dan stasiun radar Over-The-Horizon (OTH) memungkinkan Pasukan Antariksa Rusia mengunci lintasan trajektori re-entry vehicle sasaran, kalkulasi titik dampak, serta menyediakan telemetry tracking presisi bagi sistem pencegat rudal seperti A-135/A-235 dan S-500 Prometey.

Tandingi THAAD, Rusia Lindungi Moskow dengan Sistem Hanud S-500 Prometheus

Dalam peringatan Hari Pasukan Antariksa Rusia pada 4 Oktober, Presiden Vladimir Putin menegaskan bahwa matra antariksa memegang peran krusial dalam menyediakan jaringan komunikasi, navigasi presisi, hingga suplai data operasional bagi seluruh jajaran angkatan bersenjata, termasuk unit militer yang tengah beroperasi di medan konflik Ukraina.

Lebih lanjut, Putin menginstruksikan perluasan konstelasi satelit orbital dan pembangunan infrastruktur stasiun darat Rusia secara masif. Menurutnya, kapasitas intelijen antariksa dan deteksi rudal berbasis antariksa merupakan elemen kunci dalam menjaga keseimbangan strategis (strategic parity) serta daya tangkal nuklir Rusia di panggung geopolitik global. (Gilang Perdana)

India Negosiasi Pembelian Radar Peringatan Dini “Voronezh” dari Rusia, Punya Jangkauan Deteksi 6.000 Km

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *