
Rentetan kekalahan taktis pasukan koalisi di Laut Merah yang berujung pada penyitaan ratusan kendaraan tempur dan kendaraan taktis (rantis) kini berlanjut ke krisis yang jauh lebih strategis di domain intelijen maritim. Kelompok Houthi secara resmi mengumumkan keberhasilan merebut jejaring sistem pengawasan pesisir (coastal surveillance systems) tingkat tinggi yang disokong oleh Amerika Serikat, Israel, dan Uni Emirat Arab (UEA). (more…)

Militer Pakistan terus memperkuat elemen pertahanan udaranya melalui adopsi alutsista modern buatan Cina, salah satunya sistem rudal pertahanan udara (surface-to-air missile/SAM) HQ-17. Dikembangkan sebagai sistem Hanud jarak pendek (Short-Range Air Defense/SHORAD) taktis dengan mobilitas tinggi, HQ-17 dirancang khusus untuk memberikan perlindungan jarak dekat (close protection) bagi konvoi militer dan aset strategis dari potensi ancaman udara di ketinggian rendah. (more…)

Menjelang kedatangannya di Tanah Air, profil kapal induk ringan KRI Gajah Mada (ITS Giuseppe Garibaldi) eks Angkatan Laut Italia (Marina Militare) terus mencuri perhatian publik nasional. Salah satu komponen paling krusial yang menopang keandalan tempur kapal sepanjang 180 meter ini berada pada struktur menara atas (island). (more…)

Di tengah perdebatan operasional penempatan kapal induk Amerika Serikat di wilayah geopolitik panas seperti Timur Tengah hingga efisiensi sistem pelontar katapult elektro-magnetik (EMALS) yang dipersoalkan Presiden AS Donald Trump, Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) bersama RTX (Raytheon) mencatatkan tonggak sejarah teknis yang sangat krusial. (more…)

Perkembangan teknologi pada Angkatan Laut Cina kembali menunjukkan lompatan signifikan melalui pengujian infrastruktur pertahanan jarak dekat (Close-In Weapon System/CIWS) jenis baru. Berdasarkan analisis citra udara terbaru pada kapal riset stealth (siluman) milik Angkatan Laut Cina, terlihat adanya perombakan besar pada struktur tower utama kapal yang kini dipasangi arsitektur sistem pertahanan udara jarak dekat generasi anyar. (more…)

Angkatan Bersenjata Australia (ADF) bersama Lockheed Martin dan Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) telah menyelesaikan uji penembakan langsung (live-fire) bertajuk Taipan Strike 26 pada 29 Juli 2026 di Woomera Test Range, Australia Selatan. Uji coba ini mendemonstrasikan prototipe sistem pertahanan udara jarak menengah berbasis darat atau Medium Range Ground-Based Air Defense (MRGBAD) yang diintegrasikan dengan arsitektur Aegis. (more…)

Langkah Korea Selatan dalam memodernisasi kemampuan peperangan asimetrisnya memasuki babak baru yang kian progresif. Maskapai nasional sekaligus raksasa dirgantara domestik, Korean Air, baru-baru ini meresmikan pembelian dua unit pesawat bisnis (business jet) Bombardier Global 6500. (more…)

Boeing tengah menjajaki langkah revolusioner untuk mengintegrasikan sistem radar Active Electronically Scanned Array (AESA) pada helikopter serang AH-64 Apache. Langkah ini diambil bersama dengan Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army) guna memperluas kesadaran situasional (situational awareness) armada Apache di medan laga modern. (more…)

Pemerintah Kanada dan Australia resmi menyepakati kerja sama pertahanan bilateral berskala raksasa melalui kontrak ekspor sistem radar pengintai jarak jauh senilai US$2,5 miliar. Dalam kesepakatan mumpuni ini, BAE Systems Australia didapuk sebagai ujung tombak untuk menyuplai teknologi radar canggih Australian Over-The-Horizon Radar (A-OTHR) ke Kanada. (more…)

Militer Amerika Serikat secara resmi mengonfirmasi bahwa mereka telah menerima setidaknya enam unit jet tempur F-35 Lightning II untuk Korps Marinir AS (USMC) dalam kondisi tanpa radar. Kondisi yang terdengar ironis untuk jet tempur siluman generasi kelima ini merupakan imbas langsung dari keterlambatan pengembangan radar generasi terbaru, AN/APG-85, yang menjadi bagian dari rentetan masalah teknis di dalam program modernisasi jet tempur tersebut. (more…)