Upaya penguatan sistem pertahanan udara terintegrasi Indonesia kembali mencatat pencapaian strategis yang sangat krusial. Pada tanggal 18 Mei 2026, bertempat di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pabrikan pertahanan asal Perancis, Thales, secara resmi menyerahkan dua unit pertama radar pengawas udara jarak jauh Ground Master (GM) 403 kepada TNI AU. (more…)
Keputusan Angkatan Laut Cina (PLA Navy) untuk melakukan modernisasi mendalam pada kapal perusak Type 051C, yang juga dikenal sebagai Luzhou Class, menandai berakhirnya era ketergantungan teknologi maritim Cina terhadap Rusia. Berdasarkan laporan terbaru, dua kapal dalam kelas ini, yaitu Shenyang (115) dan Shijiazhuang (116), tengah menjalani proses pembaruan besar-besaran. (more…)
Dunia intelijen dan peperangan modern kini tidak lagi hanya ditentukan oleh ledakan mesiu, melainkan oleh penguasaan spektrum elektromagnetik. Salah satu teknologi yang belakangan ini menjadi perbincangan hangat adalah sistem peperangan elektronik (Electronic Warfare/EW) Rusia yang dikenal dengan nama Topol. (more…)
Angkatan Udara Australia (Royal Australian Air Force – RAAF) baru saja menunjukkan lompatan besar dalam kemampuan perang elektroniknya. Sebuah jet tempur EA-18G Growler milik No. 6 Squadron tertangkap kamera sedang beroperasi dari Pangkalan RAAF Williamtown dengan membawa persenjataan rahasia terbaru, pod Next-Generation Jammer-Medium Band (NGJ-MB) AN/ALQ-249. (more…)
Keamanan wilayah udara Eropa kembali diguncang oleh insiden spionase misterius. Hanya dua hari sebelum sistem pertahanan rudal canggih Arrow 3 resmi beroperasi, tiga drone tak dikenal terdeteksi melakukan pengintaian di atas instalasi radar utama di Pangkalan Udara Annaburg, Saxony-Anhalt. (more…)
Jagad radar pada kapal kombatan TNI AL akan diramaikan dengan merek baru dari Jerman, yakni TRS-4D, jenis radar AESA (Active Electronically Scanned Array) buatan Hensoldt, Jerman. TRS-4D disebut akan melengkapi ‘mata indra’ bagi korvet/OPV (Offshore Patrol Vessel) 90M “Baby SIGMA” Raja Haji Fisabilillah class yang saat ini sedang menjalani melaksanakan SAT (Sea Acceptance Test). (more…)
Ada yang menarik perhatian pada peresmian satuan tugas (satgas) pengawak sistem rudal pertahanan udara (hanud) Arrow 3 di Jerman, pada 3 Desember 2025, yaitu pada latar acara terlihat bangunan di atas bukit berupa kubah besar berwarna hijau, yang sepintas mengingatkan pada desain kubah planetarium. Namun, yang dimaksud adalah radome, alias kubah radar EL/M-2080S “Super Green Pine”. (more…)
Setelah fregat KRI Brawijaya 320 dan KRI Prabu Siliwangi 321- PPA (Pattugliatore Polivalente d’Altura) Paolo Thaon di Revel class, maka Fregat Merah Putih (FMP) yang saat ini tengah dibangun oleh PT PAL Indonesia, bakal menjadi jenis kapal perang kedua TNI AL yang dilengkapi radar Active Electronically Scanned Array (AESA) dengan antena sudut tetap. (more…)
Berita mengenai pemasangan kubah (radome) radar baru berbentuk bola golf raksasa yang dilakukan Angkatan Laut AS (US Navy) di Pearl Harbor, Hawaii, baru-baru ini menyoroti keberadaan salah satu aset militer paling unik dan penting di dunia, Sea-Based X-Band Radar (SBX-1), yang pamornya terangkat sebagai latar cerita dalam film “Interceptor” (2022) yang dibintangi Elsa Pataky. (more…)
Meski prototipenya baru akan terbang perdana pada tahun 2030, namun nama Rafale F5 (Super Rafale) telah menjadi fokus perhatian, khususnya pasca varian F4 yang kini tengah menjalani fase produksi akan berganti pada saatnya. Di antara yang menjadi sorotan pada Rafale F5 adalah kemampuan radarnya, yang disebutkan bakal mengalami lompatan besar dengan adopsi RBE-2XG, yang akan diproduksi oleh Thales. (more…)