
Industri penerbangan militer India menorehkan tinta emas dalam sejarah modernnya. Angkatan Udara India (IAF) secara resmi mengumumkan keberhasilan penerbangan perdana (maiden flight) pesawat angkut taktis C-295 pertama yang sepenuhnya dirakit di dalam negeri pada 14 Juni 2026. (more…)

Setelah demo low speed taxii atas prototipe drone MALE (Medium Altitude Long Endurace) Elang Hitam pada 12 Maret 2025, berlokasi di Lapangan Udara Suparlan Batujajar, Padalarang, pada 14 Maret 2025, PT Dirgantara Indonesia (PT DI) melaksanakan demo flight atas produk drone lainnya, yakni UAV Wulung. (more…)

PT Dirgantara Indonesia (PT DI) dan Dassault Aviation meresmikan Dassault Aviation-PTDI Design Office di Gedung Direktorat Teknologi Lt. 4, PT DI, Bandung (28/2). Peresmian ini dihadiri oleh Direktur Jenderal Potensi Pertahanan (Dirjen Pothan) Kemhan RI, Mayor Jenderal Piek Budyakto, CEO PT Dassault Aviation Indonesia, Jerome Puech, Direktur Niaga Teknologi dan Pengembangan PT DI, Moh Arif Faisal dan Direktur Produksi PT DI, Dena Hendriana. (more…)

Ada kabar baik terkait alutsista Pusat Penerangan Angkatan Laut (Puspenerbal), yakni pesawat intai maritim CN-235 220 Maritme Patrol Aircraft (MPA) TNI AL akan mendapatkan paket upgrade kemampuan dengan dukungan pendanaan lewat Foreign Military Sales (FMS) yang digulirkan Washington. (more…)

Meski konkritnya belum begitu jelas, lawatan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ikut membawa angin segar bagi perkembangan industri pertahanan di Indonesia. Terkait tawaran dari Havelsan, perusahaan teknologi pertahanan Turki untuk kerja sama airborne early warning and control system (AWACS) bersama PT Dirgantara Indonesia (PT DI), maka ada update terbaru yang dapat disampaikan. (more…)

Dalam rencana modernisasi Puspenerbad (Pusat Penerbangan Angkatan Darat) di tahun 2017, telah dicanangkan pengadaan pesawat angkut sedang sebagai pengganti DHC-5 Buffalo buatan de Havilland Canada, bersama dengan rencana (saat itu) pengadaan helikopter serang AH-64 Apache dan helikopter serbu ringan AS550/AS555 Fennec, tersebut juga rencana pengadaan Airbus C-295 untuk TNI AD. (more…)

“Kalau bukan kita, siapa lagi”, di tengah tantangan untuk memasarkan dan mengikat kontrak, ada kabar baik, PT Dirgantara Indonesia (PT DI), akhirnya berhasil mendapatkan kontrak pertamanya untuk pesawat angkut ringan turboprop N-219. Bukan kontrak dari perusahaan swasta, atau pemerintah daerah, PT DI di ajang Singapore Airshow 2024 dikabarkan mendapatkan kontrak untuk pelanggan militer dari dalam negeri. (more…)

Terkait dengan pengadaan 24 unit helikopter Sikorsky S-70M Black Hawk pesanan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI untuk Puspenerbad TNI AD , pada Singapore Airshow 2024, PT Dirgantara Indonesia (PT DI) dan Honeywell tanda tangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk meningkatkan performa, keandalan dan kesiapan misi TNI AD terhadap platform helikopter angkut multirole S-70M. (more…)

Nama helikopter AS 550 Fennec bukan sesuatu yang baru di arsenal Puspenerbad TNI AD, maklum helikopter buatan Perancis ini sudah hadir di Indonesia sejak tahun 2014. Namun, nama AS 550 Fennec kembali menjadi sorotan, persisnya setelah AS 550 Fennec menjadi salah satu jenis helikopter yang diserahkan oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) ke TNI AD. (more…)

Pesawat angkut ringan NC-212i kelima dari kontrak pengadaan sebanyak 9 (sembilan) unit oleh Kementerian Pertahanan RI untuk TNI AU telah berhasil lepas landas dari Hanggar Delivery Center PT Dirgantara Indonesia (DI), Bandung menuju Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, pada hari Senin, 4 Desember 2023. (more…)