Dihantam Munisi Kluster Iran, 10 Jet Tempur AS Rusak dan Hancur di Pangkalan Udara Yordania

Pangkalan udara strategis Amerika Serikat, Muwaffaq al-Salti Air Base (MSAB) di Azraq, Yordania, menjadi sasaran gempuran rudal balistik presisi tinggi dari militer Iran. Serangan yang terjadi pada malam 8 September hingga dini hari 9 September 2026 mengakibatkan kerugian material yang sangat besar bagi Angkatan Udara AS (USAF), setelah serangkaian hantaman menyasar langsung fasilitas shelter penampungan jet tempur di dalam kompleks pangkalan.
Laporan eksklusif CBS News dan Fox News mengonfirmasi bahwa sedikitnya 10 jet tempur AS yang sedang terparkir mengalami kerusakan fatal hingga kehancuran total di darat. Kerusakan terparah dialami oleh 1 unit pesawat serang darat A-10C Warthog yang langsung hancur dan kehilangan salah satu sayapnya akibat hantaman langsung.
Sementara itu, 9 unit jet tempur F-15 (termasuk varian F-15E Strike Eagle) dilaporkan mengalami kerusakan struktur berat akibat terjangkrak gempuran serpihan (shrapnel) dari hulu ledak munisi kluster (cluster ammunition) yang diusung oleh rudal balistik Iran.
Satellite imagery of Al-Azraq air base in Jordan shows what appears to be a strike on a fighter shelter and possible runway craters from Iran’s latest ballistic missile barrage.
The imagery corroborates CBS reporting that eight F-15s took light damage (returned to service) and… pic.twitter.com/IQhy9TT5YQ
— Clash Report (@clashreport) September 10, 2026
Extensive damage spotted TODAY at US Jordan Muwaffaq al-Salti AB 👇
Several aircraft clamshell hangars destroyed at once POSS by Iran ballistic missile cluster ammo at
31.8314, 36.7914 red dotted circle
No visible damage at apron US aircraft used to stay (not imaged). pic.twitter.com/mVRQbHnYqK
— Tom Bike (@tom_bike) September 10, 2026
Analisis citra satelit pada koordinat 31.8314, 36.7914 memperlihatkan kehancuran masif pada deretan hanggar busur (clamshell hangars) yang rubuh secara bersamaan. Pola penempatan pesawat yang diparkir terlalu rapat satu sama lain dalam shelter menjadi faktor utama yang memperparah skala kerusakan, membiarkan serpihan munisi kluster menyebar melumpuhkan beberapa jet tempur sekaligus dalam satu gelombang ledakan. Sebaliknya, area apron terbuka tempat pesawat AS biasa memarkir armada dilaporkan tidak mengalami kerusakan visual yang signifikan.
Upaya pertahanan udara gabungan AS dan Yordania sebenarnya berusaha meredam gempuran tersebut dengan memuntahkan lebih dari 30 hingga puluhan rudal pencegat sistem pertahanan Patriot. Meski sebagian interceptor berhasil menghalau ancaman di udara, operasi pencegatan tersebut menyedot biaya fantastis yang menembus US$126 juta dalam satu malam.
Apesnya, benteng pertahanan Patriot gagal sepenuhnya mencegah rudal balistik Iran menembus ruang udara pangkalan dan melumat aset udara utama AS di Muwaffaq al-Salti. (Gilang Perdana)
Kehilangan Pipa Bahan Bakar, KC-135 yang Rusak Parah Akibat Serangan Iran Tiba di Inggris


