Eskalasi konflik di Ukraina memasuki babak baru yang krusial setelah militer Rusia melancarkan serangan presisi yang menghancurkan sebuah fasilitas manufaktur drone di wilayah Kiev. Insiden ini menandai peristiwa pertama yang diketahui di mana angkatan bersenjata Rusia secara langsung menghantam dan menghancurkan fasilitas produksi militer milik perusahaan berbadan hukum Amerika Serikat yang beroperasi di wilayah Ukraina. (more…)
Sistem pertahanan udara (hanud) jarak jauh S-400 Triumf yang menjadi tulang punggung perisai udara Rusia kembali menunjukkan adaptabilitas taktisnya di medan perang Ukraina. Selain menjalankan peran asasinya sebagai peluncur rudal permukaan-ke-udara (surface-to-air missile/SAM) untuk mengintersepsi ancaman udara, S-400 kini secara aktif difungsikan dalam peran ganda (dual-role) sebagai rudal balistik permukaan-ke-permukaan (surface-to-surface) untuk menghantam target-target industri vital di wilayah Ukraina. (more…)
Ancaman terhadap pangkalan udara garis depan di kawasan Timur Tengah kian terbukti nyata. Berdasarkan analisis citra satelit terbaru, hanggar pesawat di Pangkalan Udara King Faisal, Yordania, mengalami kerusakan parah akibat serangan rudal balistik berpresisi tinggi yang dilancarkan oleh Garda Revolusi Islam Iran (IRGC). (more…)
Industri pertahanan Turki kembali mencatatkan tinta emas setelah rudal balistik hipersonik domestik terbaru mereka, Tayfun Block-3, sukses mencetak sejarah dengan menghantam target bergerak di laut untuk pertama kalinya. (more…)
Setelah bertahun-tahun dibayangi oleh berbagai kendala teknis dan kegagalan uji coba yang dramatis, Moskow akhirnya mengumumkan keberhasilan krusial bagi masa depan kekuatan pencegah nuklirnya. Pada 12 Mei 2026, pejabat militer Rusia melaporkan bahwa rudal balistik antarbenua (ICBM) RS-28 Sarmat telah menjalani uji coba peluncuran yang dinyatakan sebagai “sukses tanpa syarat” oleh Presiden Vladimir Putin. (more…)
Kementerian Pertahanan Nasional (MND) Turki secara resmi mengungkap detail mengenai proyek rudal balistik jarak jauh terbarunya, Yildirimhan, yang menjadi tonggak sejarah baru dalam kemandirian alutsista negara tersebut. Menteri Pertahanan Turki, Yaşar Güler, menegaskan bahwa Yildirimhan merupakan sistem rudal berbahan bakar cair (liquid-fueled) pertama milik Turki yang mampu terbang dengan kecepatan hipersonik. (more…)
Di tengah bayang-bayang serangan dari Amerika Serikat dan Israel, Iran memperkenalkan varian terbaru dari keluarga rudal balistiknya, Khorramshahr-4, yang juga diberi julukan Kheibar. Rudal ini bukan sekadar pembaruan rutin, melainkan representasi dari doktrin militer Iran yang semakin matang dalam menghadapi ancaman dari sistem pertahanan udara modern. (more…)
Ketegangan geopolitik di Eropa Timur memasuki babak baru setelah Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan bahwa sistem rudal hipersonik terbaru mereka, Oreshnik, kini telah resmi berada dalam status siaga tempur di wilayah Belarusia. Pengumuman yang dirilis pada 30 Desember 2025, menandai langkah strategis Moskow dalam memperkuat payung pertahanan dan daya gertak (deterrence) di perbatasan barat sekutu terdekatnya. (more…)
Reputasi rudal balistik udara ke permukaan hipersonik Kh-47M2 Kinzhal milik Rusia, secara garis besar telah membuka kotak pandora pengembangan segmen rudal rudal balistik yang diluncurkan dari udara (Air-Launched Ballistic Missile/ALBM). Seperti Korea Selatan yang pada bulan Agustus lalu telah mengungkap pengembangan ALBM hipersonik untuk KF-21 Boramae. (more…)
Satu tahun berlalu sejak serangan rudal balistik jarak menengah (IRBM) Oreshnik ke Dnipro, Ukraina, pada Kamis, 21 November 2024, komunitas negara NATO di Eropa masih dilanda kecemasan akan potensi serangan rudal balistik hipersonik tersebut. Selain sulit untuk dicegat, kabar telah berlangsungnya produksi massal dan penempatan Oreshnik di Belarusia, menjadikan isu rudal ini masih terus menjadi pehatian utama. (more…)