Usai Klaim Jatuhkan Rafale, J-10C ‘Asiatic Falcon’ Pakistan Tampilkan Kill Marking MiG-29UPG India

Dunia penerbangan militer kembali dihebohkan oleh kemunculan foto terbaru jet tempur J-10C Vigorous Dragon (dikenal lokal sebagai Asiatic Falcon) milik Angkatan Udara Pakistan (PAF). Jet tempur bernomor serial 103 dari Skadron No. 15 “Cobras” yang berbasis di PAF Base Minhas (Kamra) tertangkap kamera mengusung kill marking baru pada badan pesawatnya.
Baca juga: Heboh Chengdu J-10C Pakistan di Atas Pasar Hewan: Bukan Bawa Rudal, Tapi Komponen Ini!
Yang menarik, simbol kemenangan udara ini mencantumkan siluet jet tempur MiG-29UPG Angkatan Udara India (IAF), yang diklaim berhasil ditembak jatuh dalam pertempuran udara sengit di perbatasan Kashmir pada 6–7 Mei 2025 lalu.
Kemunculan kill marking MiG-29 ini kian mempertegas klaim dominasi pendarat tempur buatan Chengdu Aircraft Corporation (CAC) Cina tersebut, setelah sebelumnya armada J-10C Pakistan juga sempat memamerkan kill marking jet tempur utama India, Dassault Rafale.
Berdasarkan narasi yang beredar dari pihak militer Pakistan, pesawat bernomor serial 103, diawaki oleh Squadron Leader M. Hassan Anees SJ saat keterlibatan pertempuran jarak jauh (Beyond Visual Range/BVR). Dalam bentrokan udara di atas wilayah perbatasan yang bergejolak tersebut, J-10C PAF dilaporkan melepaskan rudal udara-ke-udara jarak jauh radar aktif buatan Cina, PL-15, yang berhasil membedil dua unit MiG-29UPG dari Skadron No. 223 IAF yang berbasis di Srinagar.
Menguatkan klaim tersebut, sumber-sumber Pakistan menunjuk pada ditemukannya puing-puing reruntuhan pesawat di area Ramban, Jammu dan Kashmir, yang mencakup komponen kursi lontar (ejection seat) serta potongan mesin turbofan Klimov RD-33 yang identik dengan platform MiG-29.
🔺🇵🇰❌🇮🇳:
Pakistan, for the 1st time, revealed its J-10C who shot down Indian MiG-29UPG on May 7, 2025.IAF MiG-29UPG engine got failure while performing tight maneuvers to dodge PL-15. pic.twitter.com/PAyVQE9P0T
— Tactical Tribune (@TacticalTribun) September 19, 2026
The wreckage is not of a MiG-29.
Credits – @80triph https://t.co/wRDT63iqvU pic.twitter.com/DqSO3YhxIz
— Arihant_Ray (@Ray70409890) September 19, 2026
Kendati pihak Pakistan merayakan konfirmasi visual ini sebagai bukti keandalan kombinasi sistem radar AESA J-10C dan rudal PL-15 dalam menembus pertahanan udara IAF, narasi sebaliknya datang dari New Delhi. Angkatan Udara India secara tegas mempertanyakan dan membantah klaim atas MiG-29UPG mereka, sembari menyerukan perlunya verifikasi independen atas temuan puing di lapangan.
Pemerintah dan militer India menekankan bahwa klaim kill marking yang dipasang pada fuselage jet tempur PAF lebih bersifat propaganda psikologis di tengah perselisihan klaim korban jiwa dan kerugian material yang masih berlangsung sengit antara kedua negara pemilik senjata nuklir tersebut.
Angkatan Udara Pakistan Kembali Pamerkan Jet Tempur Chengdu J-10CE Kedua Berlogo ‘Rafale Kill Mark’
Terlepas dari perang klaim dan penyangkalan yang berlanjut antara Islamabad dan New Delhi, fenomena hadirnya kill marking Rafale hingga MiG-29 pada J-10C Pakistan memberikan pesan geopolitik dan teknis yang sangat kuat. Jet tempur kelas menengah berkursi tunggal yang disokong doktrin integrasi jaringan data udara Cina ini terbukti menjadi tulang punggung deterrence PAF di garis depan.
Bagi industri pertahanan global, dinamika di langit Kashmir ini menjadi panggung pembuktian paling nyata atas duel sistem persenjataan Barat dan Rusia melawan ekosistem alutsista modern buatan Cina dalam duel udara jarak jauh berintensitas tinggi. (Gilang Perdana)


