Gebrakan Kawasaki Jepang: Rudal Anti Kapal Ini Bisa Manuver Barrel Roll Tembus CIWS

Jepang baru saja mengejutkan dunia militer dengan memamerkan kemampuan rudal jelajah anti-kapal generasi terbarunya. Dalam sebuah rekaman video resmi yang dirilis oleh Kementerian Pertahanan Jepang ewat Acquisition Technology & Logistics Agency (ATLA), rudal yang saat ini dikenal sebagai “New SSM” (New Surface to Ship Missile) terlihat melakukan manuver barrel roll atau berputar spiral saat terbang menuju target.
Baca juga: Jepang Ungkap Program Rudal Anti kapal Pesisir Jarak Jauh, Modular dengan Mesin Turbojet
Manuver yang biasanya hanya dilakukan oleh jet tempur ini dirancang khusus untuk membuat rudal tersebut hampir mustahil ditembak jatuh oleh sistem pertahanan titik jarak dekat (Close-In Weapon Systems – CIWS) milik kapal perang musuh.
Dalam fase akhir serangannya (terminal phase), rudal New SSM ini tidak terbang lurus, melainkan berputar dengan pola spiral yang sangat dinamis. Tujuan utamanya adalah untuk mengacaukan algoritma pelacakan pada sistem senjata otomatis seperti meriam Gatling 30mm (misalnya Type 730 milik Cina atau Phalanx milik AS).
Dengan lintasan yang terus berubah secara radikal, moncong senjata pertahanan musuh akan kesulitan untuk “mengunci” posisi rudal secara presisi, sehingga memberikan peluang jauh lebih besar bagi rudal untuk menghantam kapal target.

Rudal yang dikembangkan oleh Kawasaki Heavy Industries (KHI) ini bukan sekadar rudal biasa. Mengusung desain stealth, rudal ini memiliki bentuk badan yang tajam dengan sudut-sudut yang dirancang untuk meminimalkan pantulan radar (Low Radar Cross-Section). Saluran udara (intake) mesinnya juga berbentuk “S” untuk menyembunyikan bilah mesin dari deteksi radar.
Ditenagai oleh mesin turbofan XKJ301-1 yang sangat efisien dalam penggunaan bahan bakar, memungkinkan rudal ini memiliki jangkauan jauh (stand-off range). Meskipun angka pastinya belum dirilis, jangkauannya diprediksi melampaui rudal Type 12 yang mampu mencapai 1.000 km.
https://www.indomiliter.com/jepang-ungkap-program-rudal-anti-kapal-pesisir-jarak-jauh-modular-dengan-mesin-turbojet/
Untuk sistem pemandu menggabungkan Infrared Imaging (IIR) dan Radio Frequency (RF) homing. Kombinasi ini membuatnya tahan terhadap gangguan elektronik (jamming) dan lebih akurat di lingkungan pesisir yang kompleks.
Jepang merancang rudal ini sebagai “platform”. Artinya, bagian hidung rudal bisa diganti sesuai misi—bisa menjadi rudal serangan darat, pengintai, atau bahkan umpan (decoy) untuk membingungkan musuh. Pengembangan “Island Defense Missile” ini merupakan respon langsung Jepang terhadap meningkatnya ancaman maritim di kawasan Indo-Pasifik, khususnya dari Cina, Rusia, dan Korea Utara.
https://www.indomiliter.com/kemhan-jepang-perlihatkan-desain-terbaru-rudal-anti-kapal-mitsubishi-type-12/
Dengan kemampuan manuver barrel roll dan jarak tempuh yang sangat jauh, rudal ini memungkinkan Pasukan Bela Diri Jepang (JSDF) untuk menghancurkan kapal musuh dari jarak aman, bahkan sebelum kapal tersebut bisa mendekati wilayah kepulauan Jepang.
Pemerintah Jepang menargetkan produksi massal dan penempatan rudal New SSM ini akan dimulai pada tahun 2027. Saat ini, uji coba penerbangan terus dilakukan untuk memastikan sistem manuver spiral tersebut bekerja sempurna dalam berbagai kondisi tempur.
Kehadiran rudal ini membuktikan bahwa perlombaan teknologi senjata anti-kapal telah memasuki level baru, di mana kecepatan bukan lagi satu-satunya kunci, melainkan kelincahan ekstrem yang meniru perilaku pesawat tempur berawak. (Gilang Perdana)
https://www.indomiliter.com/gegara-tekanan-cina-jepang-memulai-produksi-massal-rudal-anti-kapal-jarak-jauh-asm-3a/
Related Posts
-
Cina Gerah, Typhon Weapon System dengan Rudal Tomahawk Tak Kunjung Ditarik dari Pulau Luzon (Filipina)
4 Comments | Sep 20, 2024 -
Presiden Swiss Jaga Netralitas, Blokir Ekspor Ulang Persenjatan yang Akan Dikirim ke Ukraina
4 Comments | Mar 13, 2023 -
TOS-1A Buratino – Inilah MLRS Terkuat Rusia, Namun Justru Menjadi Arsenal Pasukan Anti Nubika
29 Comments | Jul 28, 2020
-
MBDA Kirim Batch Perdana Rudal Hanud Aster Series Pesanan OCCAR – Gabungan Perancis dan Italia
1 Comment | Aug 3, 2025



Kl SMART MUNITION…..??
GATLING uda ketinggalan jaman….SMART MUNITION is the FUTURE. PT PINDAD harus mulai buat smart burst munition system…
Ganti itu GATLING nya TIONGKOK yg di PARCHIM dan KCR 60M PT PAL……GO TO the FUTURE
Itulah pentingnya order dalam jumlah sedikit-sedikit yaitu untuk mengikuti teknologi yang terus berubah. Kalo langsung order dalam jumlah banyak memang logistik tidak nightmare tapi teknologi bisa ketinggalan jaman.