Category: Rudal Jelajah

Hanya 9 Bulan Pengembangan, MBDA Sukses Uji Tembak Rudal Jarak Jauh CROSSBOW Berjarak 800 Km

Pabrikan rudal terkemuka Eropa, MBDA, secara resmi mengumumkan keberhasilan uji penembakan perdana (first live-firing) dari sistem senjata serangan dalam berbasis darat (ground-launched deep strike system) terbaru mereka, CROSSBOW OWE Heavy. Pengumuman bersejarah ini disampaikan langsung dalam ajang pameran pertahanan bergengsi Eurosatory 2026 di Paris pada Senin (22/6/2026). (more…)

Terinspirasi Taktik Ukraina, Rheinmetall dan Destinus Duetkan Peluncur Kontainer CML dengan Drone Swarm Hingga Rudal Jarak Jauh

Pameran pertahanan Eurosatory 2026 menjadi panggung bagi raksasa pertahanan Jerman, Rheinmetall AG, untuk memamerkan lompatan teknologi terbarunya dalam konsep perang modular. Rheinmetall secara resmi meluncurkan Containerized Missile Launcher (CML), sebuah sistem peluncur mandiri berbasis kontainer standar 20 kaki yang sepenuhnya otonom, modular, dan terhubung dalam jaringan (networked). (more…)

Mediterania Memanas: Rudal Jelajah Gezgin Lahir, Yunani Ketar-ketir Lihat ‘Tomahawk’ Versi Turki

Industri pertahanan Turki kembali menancapkan taringnya di panggung militer global dengan memperkenalkan salah satu proyek senjata strategis paling ambisius. Ankara kini resmi merilis penampakan perdana dari Gezgin, sebuah rudal jelajah jarak jauh otonom yang digadang-gadang sebagai jawaban domestik sekaligus kembaran dari rudal jelajah legendaris Tomahawk buatan Amerika Serikat. (more…)

Krisis Tomahawk AS Jadi Berkah, MBDA Tawarkan Rudal Jelajah 1.400 Km ke Eropa

Ketergantungan masif negara-negara Eropa terhadap payung keamanan geopolitik Amerika Serikat kini berada di titik nadir, memicu apa yang disebut sebagai “krisis eksistensial” di kalangan ibu kota Benua Biru. Raksasa manufaktur rudal lintas-negara, MBDA, bergerak cepat memanfaatkan celah emas yang terbuka akibat kelangkaan operasional rudal jelajah strategis BGM-109 Tomahawk milik AS. (more…)

Malaysia Murka! Sudah Bayar 95 Persen, Norwegia Batalkan Sepihak Kontrak Pengadaan Rudal NSM

Pemerintah Malaysia melontarkan protes keras terhadap Pemerintah Norwegia setelah keputusan sepihak yang membatalkan kontrak pengadaan rudal anti kapal Naval Strike Missile (NSM) dan peluncurnya dari manufaktur Kongsberg Defense & Aerospace. Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, secara terbuka menyatakan keberatan mendalam atas pembatalan ini, menyebut bahwa kontrak yang telah ditandatangani adalah instrumen serius yang tidak bisa dihamburkan begitu saja seperti “konfeti”. (more…)

Masih Tetap Berada di Filipina, AS Pindahkan Posisi Peluncur Typhon Weapon System, Beijing Meradang

Intelijen Cina boleh jadi kena ‘prank’, pasalnya Typhon Weapon System memang telah diangkut menggunakan pesawat angkut berat C-17 Globemaster III dari Bandara Internasional Laoag, di Laoag, Filipina. Namun, bukannya dibawa ke luar wilayah Filipina, namun Typhon Weapon System yang mampu menyerang wilayah Cina, hanya dipindahkan ke lokasi yang masih berada di Pulau Luzon, Filpina. (more…)