
Intelijen Cina boleh jadi kena ‘prank’, pasalnya Typhon Weapon System memang telah diangkut menggunakan pesawat angkut berat C-17 Globemaster III dari Bandara Internasional Laoag, di Laoag, Filipina. Namun, bukannya dibawa ke luar wilayah Filipina, namun Typhon Weapon System yang mampu menyerang wilayah Cina, hanya dipindahkan ke lokasi yang masih berada di Pulau Luzon, Filpina. (more…)

Sejak pengiriman perdana pada pertengahan April 2024, media lokal di India menyebut kontrak akuisisi baterai rudal Brahmos LACM (Land Attack Cruise Missile) atau rudal anti kapal untuk fungsi pertahanan pantai – Shore-Based Anti-Ship Missile System (SBASM) pesanan Korps Marinir Angkatan Laut Filipina, telah dituntaskan. (more…)

Meski belum ada konfirmasi dari pihak terkait, media lokal India menyebut bahwa Indonesia dan Malaysia telah menyatakan minat untuk mengadopsi rudal jelajah udara ke permukaan supersonik Brahmos ALCM (Air Launched Cruise Missile). Disebut bahwa kedua negara berminat untuk mengintegrasikan Brahmos ALCM pada jet tempur Sukhoi Su-30. (more…)

Banyak netizen di Indonesia yang terpukau sekaligus iri saat mendengar Vietnam mampu memproduksi rudal anti kapal pesir VSM-01A (Song Hong), yang termasuk dalam Truong Son (VCS-01) Mobile Coastal Defense Missile System. (more…)

Seperti halnya Exocet dan Harpoon, rudal anti kapal (Robotsystem-15) RBS-15 besutan Saab dapat diluncurkan dari multi platform – kapal permukaan, jet tempur dan sebagai rudal anti kapal pesisir atau mobile coastal defense missile system. Dan untuk yang disebut terakhir, ada kabar pembaruan yang dilakukan oleh militer Swedia. (more…)

Punya konsistensi dan fokus dalam pengembangan alutsista, rupanya berbuah manis untuk Negeri Nguyen. Dalam Vietnam Defence 2024 (19 – 22 Desember 2024) di Hanoi, Viettel Group, selain mengembangkan sistem hanud anti drone V-EMP/S High Powered Electromagnetic Pulse Countermeasure System, juga sukses memproduksi rudal anti kapal berbasis pesisir atau coastal anti-ship missile defense systems. (more…)

Rudal jelajah anti kapal berbasis pesisir atau coastal anti-ship missile defense systems, mengemuka sebagai opsi pertahanan yang efektif dan efisien untuk melindungi zona ekonomi eksklusif. Melihat kebutuhan pasar, Tactical Missiles Corporation telah meluncurkan Rubezh-ME, yakni kombinasi sistem rudal anti kapal dan radar di dalam satu kendaraan. (more…)

Penembakan senjata khusus dengan rudal rudal jelajah anti kapal Exocet MM40 Block 3 telah dilakukan beberapa kali oleh TNI AL, namun ada yang spesial dari penembakan Exocet MM40 Block 3 pada 10 Desember 2024, pasalnya ini pertama kali rudal anti kapal yang diluncurkan dari KRI RE Martadinata 331 menargetkan sasaran bukan berupa eks kapal perang. (more…)

HMAS Brisbane D41, bagian dari kapal perusak Hobart class, belum lama ini memecahkan rekor sebagai kapal perang pertama Australia yang sukses melakukan uji peluncuran rudal jelajah Tomahawk – Tomahawk Land Attack Missile (TLAM) di lepas pantai San Diego, Amerika Serikat. (more…)

Bukan sekedar ‘omon-omon’, Kongsberg Defence Australia telah mulai membangun pabrik rudal jelajah di Williamtown, dekat Newcastle di NSW (New South Wales) yang akan memproduksi dan memelihara senjata serang presisi arak jauh untuk Angkatan Bersenjata Australia. (more…)