Category: Rudal Anti Kapal

Ilmuwan Militer Cina Ungkap Rencana Hancurkan Gugus Tempur Kapal Induk AS dari Jarak 3.000 Km

Perubahan taktis yang dilakukan oleh militer Amerika Serikat di kawasan Asia Pasifik ternyata melahirkan tantangan baru bagi strategi pertahanan Beijing. Sadar akan pekatnya payung rudal Anti-Access/Area-Denial (A2/AD) milik Cina di sepanjang Laut Cina Selatan dan Asia Timur, Angkatan Laut AS (US Navy) secara diam-diam mulai menarik mundur aset-aset tempur paling berharga mereka menjauhi garis pantai Asia. (more…)

Anping Class: Kapal Patroli Penjaga Pantai Taiwan yang Bisa Dipersentai Rudal Anti Kapal Seketika

Kerap berada di garis depan dalam menghadapi taktik grey zone dari Beijing, Penjaga Pantai Taiwan (Taiwan Coast Guard/CGA) secara resmi meluncurkan kapal patroli canggih terbarunya. Kehadiran kapal ke-12 dari Anping class catamaran patrol ship yang diberi nama Donggang ini menandai rampungnya program pengadaan armada patroli berkemampuan gotong rudal anti kapal saat kondisi perang. (more…)

Dampak Domino Embargo NSM: Bagaimana Peluang Indonesia? Perancis Siap Panen Berkah Lewat Exocet

Kebijakan sepihak Pemerintah Norwegia yang membatalkan kontrak pengadaan Naval Strike Missile (NSM) dengan Malaysia berbuntut panjang dan memicu efek domino yang signifikan di kawasan Asia Tenggara. Langkah dramatis ini menegaskan status baru rudal anti kapal buatan Kongsberg Defense and Aerospace tersebut, yang kini secara resmi telah bergeser menjadi senjata eksklusif yang hanya boleh diadopsi oleh Amerika Serikat, Australia dan negara-negara anggota aliansi NATO. (more…)

Malaysia Murka! Sudah Bayar 95 Persen, Norwegia Batalkan Sepihak Kontrak Pengadaan Rudal NSM

Pemerintah Malaysia melontarkan protes keras terhadap Pemerintah Norwegia setelah keputusan sepihak yang membatalkan kontrak pengadaan rudal anti kapal Naval Strike Missile (NSM) dan peluncurnya dari manufaktur Kongsberg Defense & Aerospace. Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, secara terbuka menyatakan keberatan mendalam atas pembatalan ini, menyebut bahwa kontrak yang telah ditandatangani adalah instrumen serius yang tidak bisa dihamburkan begitu saja seperti “konfeti”. (more…)

Benteng Rudal Iran: Mematikan di Laut, Namun Rapuh di Udara

Di tengah eskalasi ketegangan yang mencapai titik didih akibat potensi serangan dari Amerika Serikat dan Israel, Iran telah mengubah garis pantainya menjadi benteng pertahanan yang mematikan. Kekuatan utama dari strategi “sea denial” atau penolakan akses laut Iran tidak hanya terletak pada kapal perangnya, melainkan pada satuan elit yang dikenal sebagai Komando Rudal Angkatan Laut Republik Islam Iran (IRIN Missile Command) serta unit kedirgantaraan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). (more…)