Boeing Serahkan F-15EX Ke-22: Bersiap Kembalikan Keluarga ‘Eagle’ ke Pangkalan Udara Kadena

Boeing resmi menyerahkan unit ke-22 dari pesawat tempur F-15EX Eagle II kepada Angkatan Udara AS (USAF). Pengiriman unit terbaru ini menjadi sinyal kuat penataan ulang arsitektur pertahanan di Indopasifik, lantaran pesawat tersebut dialokasikan sebagai unit F-15EX pertama yang dipersiapkan untuk menempati Pangkalan Udara Kadena (Kadena Air Base) di Okinawa, Jepang.
Penyerahan ini menandai langkah awal kembalinya penempatan permanen keluarga besar F-15 di garis depan Pasifik Pasca-pensiunnya F-15C/D, setelah sebelumnya USAF mengandalkan rotasi sementara jet siluman F-35A dan F-22 Raptor.
Rencana pengerahan F-15EX ke Kadena membawa nilai strategis yang sangat berbobot bagi dinamika kawasan. Selama lebih dari empat dekade, pangkalan yang dijuluki Keystone of the Pacific tersebut merupakan rumah bagi dua skadron tempur utama (18th Wing) yang mengoperasikan armada F-15C/D Eagle legendaris.
Namun, akibat faktor usia airframe yang uzur, USAF melakukan penarikan bertahap seluruh armada F-15C/D dari Okinawa sejak akhir 2022. Persiapan penempatan F-15EX menjadi jawaban jangka panjang Pentagon untuk mengisi kembali penempatan permanen jet tempur superioritas udara di pangkalan yang berjarak sangat dekat dengan Selat Taiwan tersebut.
EXciting progress for F-15EX!
We’ve delivered the 22nd F-15EX to the @usairforce. The aircraft will be the first F-15EX destined for @KadenaAirBase in Japan. pic.twitter.com/RlrTKuCCFl
— Boeing Defense (@BoeingDefense) September 3, 2026
Meski mewarisi bentuk aerodinamika khas keluarga Eagle, F-15EX Eagle II sejatinya merupakan jet tempur generasi 4,5 yang dipersenjatai teknologi setara generasi kelima. Dibandingkan F-15C/D masa lalu yang murni superioritas udara, F-15EX merupakan jet heavy multirole yang mampu membawa muatan senjata hingga 13,3 ton pada 23 titik gantungan (hardpoints), termasuk munisi hipersonik.
Didukung radar AESA AN/APG-82(V)1, komputer MIDS/ADCP II, serta sistem Perang Elektronik canggih EPAWSS (Eagle Passive/Active Warning Survivability System), F-15EX sanggup bertempur dalam ruang udara bernilai ancaman tinggi (high-threat environment).
Sesuai rencana alokasi USAF, Pangkalan Kadena ke depannya diproyeksikan untuk menampung hingga 36 unit F-15EX Eagle II secara bertahap guna menggantikan peran armada lama. Penyerahan unit ke-22 oleh Boeing ini mempertegas komitmen persiapan Pentagon dalam memperkuat benteng pertahanan udaranya di garis depan Pasifik, sekaligus memastikan trah F-15 siap kembali bertugas menjaga ruang udara Okinawa dengan kemampuan taktis yang jauh lebih mematikan. (Gilang Perdana)
Di Tengah Krisis Industri Pertahanan, AS Buka Kompetisi Sengit untuk Mesin Baru F-15EX dan F-16


