Evolusi teknologi pengintaian di medan tempur modern menuntut terobosan baru dalam sistem kamuflase dan perlindungan taktis. Perusahaan rintisan (startup) asal Amerika Serikat, Vigil Autonomy, memperkenalkan konsep pertahanan terbarunya yang dinamai Air Cover. Perangkat ini mengusung gagasan unik berupa “selimut terbang” yang dirancang khusus untuk mengaburkan keberadaan kendaraan tempur maupun personel infanteri dari intaian drone musuh dan satelit pengintai. (more…)
Ancaman drone serang skala kecil jenis First-Person View (FPV) dan amunisi loitering di medan tempur modern mendorong Angkatan Bersenjata Finlandia (Finnish Defence Forces/FDF) untuk menempuh metode pelatihan taktis yang berorientasi pada kemajuan teknologi. (more…)
Sebagai aset militer berharga tinggi dan alutsista strategis utama, kapal induk tak pelak selalu menjadi ‘magnet’ utama bagi berbagai jenis amunisi lawan. Menghadapi ancaman perang asimetris modern yang kian didominasi oleh penggunaan drone pengintai maupun drone kamikaze berbiaya murah, Angkatan Laut Perancis (Marine Nationale) kini mengupayakan inovasi pertahanan udara berbasis energi terarah (directed-energy weapon). (more…)
Evolusi pertempuran berbasis drone memaksa aparat keamanan serta angkatan bersenjata Rusia untuk terus mengadaptasi taktik pertahanan titik (point defense). Garda Nasional Rusia (Rosgvardiya) dilaporkan mulai melengkapi unit kelompok tembak bergerak (mobile fire groups) dengan jajaran sistem counter-drone generasi baru yang sangat beragam. (more…)
Industri pertahanan Rusia kembali memperkuat cengkeraman di pasar benua hitam seiring langkah Rosoboronexport JSC—bagian dari Korporasi Negara Rostec—yang dipastikan tampil agresif dalam ajang KTT Rusia-Afrika Ketiga dan Forum Ekonomi-Humanitaria yang diselenggarakan di Gostiny Dvor, Moskow, pada 28–29 Oktober 2026. (more…)
Perusahaan teknologi pertahanan asal Israel, Silynxcom, tengah mengembangkan sistem wearable (perangkat yang dapat dikenakan) dengan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence) yang dirancang khusus untuk mendeteksi keberadaan drone melalui suara dan memberikan peringatan dini kepada para prajurit di lapangan. (more…)
Perkembangan teknologi peperangan nirawak kembali melahirkan inovasi taktis di Rusia. Perusahaan pengembang pertahanan asal Rusia, K-Avia, memperkenalkan sistem pertahanan anti-drone (anti-drone defense system) terbarunya yang diberi nama Yastreb. (more…)
Perusahaan pengekspor senjata Rusia, Rosoboronexport JSC (bagian dari Rostec State Corporation), akan memperkenalkan konsep pertahanan udara terbaru yang dinamakan “Anti-Drone Dome”. Sistem pertahanan komprehensif ini akan diungkapkan secara resmi dalam ajang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Rusia-Afrika Ketiga yang dijadwalkan berlangsung di Gostiny Dvor, Moskow, pada 28–29 Oktober 2026. (more…)
Eskalasi pertempuran modern yang didominasi oleh ancaman drone di garis depan mendorong militer Rusia untuk terus melahirkan inovasi teknologi untuk perlindungan pada level individu. (more…)
Sistem pertahanan udara (hanud) Arab Saudi dilaporkan berhasil mencegat lebih dari 90 persen rudal dan drone yang diarahkan ke area-area vital yang mendapat perlindungan ketat. Namun, laporan dari Wall Street Journal menyoroti kenyataan krusial bahwa lebih dari separuh serangan milisi Houthi justru berhasil menghantam lokasi-lokasi yang tidak memiliki cakupan pertahanan udara. (more…)