Buntut Ancaman Rudal Cina, Australia Resmi Buka Tender Sistem Pertahanan Udara Jarak Menengah Land 6504

Pemerintah Australia resmi memulai langkah strategis untuk memperkuat sistem pertahanan udaranya melalui peluncuran tender resmi bagi program Project Land 6504. Langkah yang diprakarsai oleh Departemen Pertahanan Australia sejak 13 Oktober 2026, bertujuan untuk menghadirkan sistem pertahanan udara berbasis darat jarak menengah (Medium-Range Ground-Based Air Defense) bagi Angkatan Darat Australia.

Baca juga: AD Australia Umumkan Uji Coba Peluncuran AIM-9X Sidewinder dari Plafform Hawkei NASAMS HML

Selama ini, guna melindungi seluruh wilayah benua yang sangat luas, militer Australia hanya mengandalkan satu resimen sistem persenjataan National Advanced Surface-to-Air Missile System (NASAMS) berjangkauan pendek. Kesadaran akan minimnya cakupan coverage tersebut mendorong Canberra untuk berburu solusi alutsista mutakhir yang telah menarik minat para produsen pertahanan terkemuka asal Eropa, Israel, Korea Selatan, Turki, hingga Amerika Serikat.

Dorongan utama di balik keputusan Australia untuk menambal celah krusial dalam arsitektur pertahanan udaranya adalah pesatnya modernisasi serta peningkatan kekuatan militer Cina di kawasan Indo-Pasifik. Khawatir akan manuver Beijing, militer Australia mencatat bahwa Angkatan Laut Cina (PLA Navy) sempat mengirimkan gugus tugas kapal perang untuk mengelilingi benua Australia pada awal 2025, disusul uji coba penembakan rudal balistik antarbenua (ICBM) Cina ke wilayah Pasifik Selatan pada pertengahan 2026.

Mengingat Cina memiliki salah satu arsenal rudal paling beragam di dunia, Doktrin Strategi Pertahanan Nasional Australia (National Defence Strategy 2026) memprioritaskan percepatan pengadaan pertahanan rudal aktif berbasis darat jarak menengah, dengan syarat utama harus berupa sistem siap pakai (off-the-shelf) yang teruji serta sanggup mencegat ancaman rudal balistik pada fase terminal maupun target subsonik.

Raih Status Final Operational Capability, Sistem Rudal Hanud NASAMS Australia Resmi Siap Tempur Penuh

Di tengah ambisi tersebut, proyek ini dihadapkan pada tantangan alokasi anggaran pertahanan yang terserap besar oleh program pengadaan kapal selam nuklir AUKUS, serta jadwal pengerjaan yang sangat ketat. Canberra menargetkan pemilihan vendor pemenang akan tuntas pada akhir 2027, dilanjutkan dengan uji coba penembakan langsung (live-firing) pada Latihan Bersama Talisman Saber di pertengahan 2029, hingga mencapai kapabilitas operasional awal (Initial Operational Capability/IOC) pada awal dekade 2030-an.

Selain harus bergerak cepat, sistem pertahanan udara jarak menengah yang dipilih nantinya diwajibkan untuk terintegrasi secara penuh dengan radar canggih buatan dalam negeri dari CEA Technologies serta sistem manajemen pertempuran udara terpadu (Joint Air Battle Management System) yang tengah dikembangkan oleh Lockheed Martin Australia.

‘Dari Laut Naik ke Darat’: Australia Uji Sistem Pertahanan Udara berbasis Aegis dalam Latihan Taipan Strike 26

Guna mengejar tenggat waktu yang singkat, Australia menempuh jalur pembelian komersial langsung (Direct Commercial Sale) dan skema Foreign Military Sales (FMS) Amerika Serikat secara simultan. Namun, penundaan pengiriman alutsista dari Amerika Serikat akibat penyerapan amunisi besar-besaran dalam konflik di Timur Tengah muka membuka peluang besar bagi pemasok non-Amerika, seperti sistem L-SAM dari Hanwha Korea Selatan yang mulai dipamerkan di Perth.

Di sisi lain, produsen seperti Kongsberg dan Raytheon menawarkan opsi pengembangan rudal jangkauan diperjauh AMRAAM-ER pada platform NASAMS eksisting, sementara Lockheed Martin Australia telah sukses menguji penembakan rudal SM-2 dari peluncur darat trailer yang diintegrasikan dengan sistem Aegis dan radar CEA, membuktikan fleksibilitas sistem hibrida untuk membentengi wilayah udara Australia di masa depan. (Bayu Pamungkas)

Korea Selatan Tuntaskan Pengembangan Rudal Hanud Jarak Jauh L-SAM, Diproduksi Hanwha Mulai 2025

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *