Antisipasi Perang Elektronik, AU Spanyol Adopsi Sistem Navigasi Taktis Anti-Jamming Thales D-TACAN

Badan Dukungan dan Pengadaan NATO (NATO Support and Procurement Agency atau NSPA) secara resmi menunjuk Thales untuk menyediakan sistem Deployable Tactical Air Navigation (D-TACAN) generasi terbaru bagi Angkatan Udara Spanyol.
Kontrak ini mencakup paket dukungan logistik terpadu yang komprehensif, mencakup penyediaan suku cadang, pelatihan personel, hingga dokumentasi elektronik guna menjamin dukungan operasional jangka panjang.
Sistem D-TACAN merupakan solusi navigasi berdaulat Eropa yang dirancang dengan ketahanan siber (cyber-resilient) tinggi. Perangkat navigasi taktis ini memberikan kapabilitas operasional krusial untuk mendukung keselamatan navigasi, pendekatan penerbangan (approach), hingga pendaratan pesawat militer, baik di pangkalan udara permanen maupun landasan darurat sementara di daerah operasi.
Pengembangan dan produksi perangkat ini menegaskan penguatan kerja sama industri pertahanan di benua biru. Sistem D-TACAN diproduksi oleh Thales di fasilitas Gorgonzola (Milan), Italia—yang merupakan satu-satunya situs manufaktur alat bantu navigasi TACAN di kawasan Uni Eropa. Seluruh proses integrasi dan pemeliharaan lanjutan nantinya akan ditangani langsung oleh tim Thales di Spanyol.
Ubah Helikopter Mi-8 Jadi ‘Jammer’ Terbang, Rusia Incar Drone Tempur Jarak Jauh Ukraina
Keunggulan utama teknologi TACAN milik Thales terletak pada kemampuannya memenuhi persyaratan ketat Aeronautical Communication, Navigation and Surveillance (CNS) milik NATO. Perangkat ini mampu menyediakan navigasi alternatif yang andal dan aman di wilayah udara yang mengalami gangguan jamming atau pemutusan sinyal satelit (GNSS-denied/jammed environments), sehingga operasi udara taktis tetap dapat berlangsung tanpa bergantung pada GPS.
Dikembangkan dari basis sistem Ground Based TACAN 553 generasi terbaru, D-TACAN menyajikan kapabilitas navigasi otonom yang dapat digelar dengan sangat cepat (rapidly deployable). Didesain agar mudah ditransportasikan melalui jalur udara, laut, rel kereta api, hingga jalur darat, sistem ini memberikan fleksibilitas operasional yang tinggi bagi Angkatan Udara Spanyol di berbagai medan dan kondisi lingkungan yang menantang.
Dari segi teknis, seluruh komponen D-TACAN diintegrasikan ke dalam satu kontainer ISO shelter berukuran 20 kaki yang sanggup beroperasi secara nonstop 24 jam sehari. Kontainer ini telah dilengkapi dengan pasokan daya mandiri (Uninterruptible Power Supply dan generator), serta sistem komunikasi terpadu.
Melalui kerangka kerja NSPA, negara-negara anggota NATO lainnya juga diberikan akses untuk mengadopsi sistem D-TACAN ini guna memperkuat interoperabilitas dan pertahanan kolektif aliansi. (Gilang Perdana)
Korea Selatan Adopsi TACAN System Produksi Dalam Negeri di 13 Pangkalan Udara


