Konsorsium industri pertahanan lintas negara yang melibatkan perusahaan asal Jerman, Amerika Serikat, dan Ukraina resmi memulai produksi massal secara komersial untuk lebih dari 5.000 unit drone serang (kamikaze) jarak jauh (long-range strike drones). Proyek bernilai 300 juta Euro yang didanai penuh oleh pemerintah Jerman ini ditujukan untuk memperkuat armada udara tak berawak Ukraina dalam menembus benteng pertahanan serta jaringan Perang Elektronik Rusia. (more…)
Angkatan Laut Taiwan (Republic of China Navy) resmi meluncurkan program akuisisi drone (UAV) berskala masif senilai NT$36 miliar (sekitar US$1,13 miliar) untuk periode 2026 hingga 2029. Dalam proyek pengadaan terbesar di dunia untuk jenis ini, Taiwan memboyong 280 unit drone Vertical Take-Off and Landing (VTOL) Shield AI V-Bat, lengkap bersama 140 sistem kendali (control system) dan 82 kendaraan taktis pengangkut. (more…)
Sinyal darurat dari aset strategis milik Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) mendadak memicu kegemparan di kawasan Teluk Persia pada Kamis, 20 Agustus 2026. Pesawat kendali dan peringatan dini (Airborne Warning and Control System/AWACS) berbasis Boeing E-3B Sentry dengan nomor registrasi 79-0002 dilaporkan memancarkan kode darurat umum (squawk 7700) saat melintas di koridor udara antara Uni Emirat Arab (UEA) dan Qatar. (more…)
Intensitas perang elektronik (Electronic Warfare/EW) yang semakin masif di wilayah konflik mendorong pengembang teknologi militer untuk menciptakan sistem navigasi mandiri tanpa ketergantungan pada sinyal satelit. Perusahaan asal Rusia, Ploshchad, dilaporkan berhasil mengembangkan sistem navigasi otonom baru untuk pesawat tanpa awak (Unmanned Aerial Vehicle/UAV) yang mengadopsi prinsip navigasi ala helikopter Ingenuity milik NASA saat beroperasi di Planet Mars. (more…)
Sebuah insiden pertempuran udara jarak jauh (Beyond Visual Range) kembali menjadi sorotan setelah pihak Angkatan Udara Rusia mengklaim keberhasilan salah satu pilot jet tempur Su-35S Flanker-E yang mampu melumpuhkan dua jet tempur Su-27 Flanker milik Angkatan Udara Ukraina sekaligus dalam satu kali duel udara. (more…)
Raksasa industri pertahanan asal Jerman, Rheinmetall, kembali mencatatkan terobosan penting dalam inovasi alutsista nirawak. Bertempat di National Test Centre Cochstedt, Jerman, Rheinmetall sukses mendemonstrasikan peluncuran amunisi terpandu (loitering munition) FV-014 langsung dari peluncur berbasis kontainer standar 20 kaki (20-foot container) yang diusung oleh truk taktis berat seri HX. (more…)
Operasi militer Amerika Serikat melawan Iran dengan label Operation Epic Fury harus dibayar mahal menyusul jatuhnya puluhan pesawat nirawak (unmanned aerial vehicle/UAV). Sejak kampanye militer diluncurkan pada akhir Februari 2026, militer AS dilaporkan telah kehilangan sedikitnya 45 unit drone tempur MQ-9 Reaper. Kerugian masif ini memukul kekuatan intai dan penyerang jarak jauh AS yang beroperasi di titik-titik krusial kawasan, khususnya di sekitar jalur maritim vital Selat Hormuz. (more…)
Dalam gelaran latihan militer tahunan Han Kuang ke-42 yang berlangsung mulai 10 hingga 19 Agustus 2026, Taiwan menguji skenario ketahanan sipil yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Pemerintah Taiwan secara sengaja memperlambat kecepatan koneksi data seluler (internet throttling) di tujuh kabupaten dan kota wilayah tengah, termasuk Taichung dan Miaoli. (more…)
Produsen kedirgantaraan Eropa, Airbus Defence and Space, secara resmi mengumumkan penerimaan kontrak dari operator satelit Spanyol, Hisdesat, untuk menjadi kontraktor utama (prime contractor) dalam pengembangan dan pembangunan SpainSat NG-III. Satelit ini digadang-gadang sebagai satelit komunikasi aman (secure communications satellite) paling canggih di Eropa saat ini. (more…)
Badan Dukungan dan Pengadaan NATO (NATO Support and Procurement Agency atau NSPA) secara resmi menunjuk Thales untuk menyediakan sistem Deployable Tactical Air Navigation (D-TACAN) generasi terbaru bagi Angkatan Udara Spanyol. (more…)