
Guna membendung ancaman drone intai dan drone kamikaze (FPV drone) yang merajalela di garis depan, militer Rusia resmi mengoperasikan sistem pertahanan udara (hanud) titik taktis terbaru bernama “Zubr”. Sistem anti drone modular yang dikembangkan konsorsium pertahanan terkemuka Rusia, High-Precision Complexes (anak perusahaan Rostec), statusnya kini telah dinyatakan masuk dalam tugas dinas tempur (combat duty) aktif untuk melindungi aset-aset krusial Rusia dari serangan udara elevasi rendah. (more…)

Produsen otomotif dan militer terkemuka Rusia, Uralvagonzavod (UVZ)—bagian dari korporasi negara Rostec—secara resmi mengumumkan pergantian nama untuk Kendaraan Tempur Pendukung Tank (BMPT) yang selama ini populer dengan julukan “Terminator”. Mulai kini, ranpur pemukul kelas berat tersebut resmi menyandang nama baru, yaitu Spyridon (Spiridon). (more…)

Sebuah rekaman video yang beredar luas di media sosial minggu ini berhasil menangkap momen militer yang sangat langka sekaligus dramatis di langit ibu kota Rusia. Video tersebut memperlihatkan sebuah helikopter angkut berat terbesar di dunia, Mil Mi-26T, tengah melakukan manuver presisi ekstrem dengan menurunkan sistem pertahanan udara jarak dekat (Short-Range Air Defense/SHORAD) varian terbaru, Pantsir-SMD-E, langsung ke atas atap (rooftop) sebuah gedung tinggi di kawasan urban Moskow. (more…)

Rusia kembali mendemonstrasikan inovasi terbarunya dalam teknologi pengindraan pasca-pengalaman tempur modern. Dalam ajang International Security Forum yang berlangsung pada 26–29 Mei 2026 di wilayah Moskow, raksasa ekspor pertahanan Rusia, Rosoboronexport (bagian dari Rostec State Corporation), resmi memperkenalkan varian radar terbaru bernama Garmon-ME. (more…)

Konglomerat pertahanan negara Rusia, Rostec, resmi meluncurkan sistem pertahanan udara jarak dekat (VSHORAD) teranyar mereka yang diberi nama ZAK-30 Citadel dalam ajang First International Security Forum. Kehadiran sistem kanon otomatis (autocannon) kaliber 30 mm ini dirancang khusus untuk mematahkan dominasi ancaman drone, baik tipe fixed-wing maupun multicopter (quadcopter), yang kerap menyasar instalasi militer dan infrastruktur strategis statis selama 24 jam penuh. (more…)

Dinamika peperangan di Ukraina telah menempatkan drone First Person View (FPV) sebagai ancaman paling mematikan bagi kendaraan lapis baja dan konvoi logistik. Menjawab tantangan tersebut, perusahaan pertahanan negara Rusia, Rostec, melalui anak perusahaannya Rosel Holding (bagian dari Vector Research Institute), resmi memperkenalkan inovasi terbaru dalam keluarga sistem anti-drone mereka yang diberi nama Serp-FPV. (more…)

Menurut rencana, UAC (United Aviation Corporation) bagian dari Rostec, pada tahun ini akan memulai pengiriman jet tempur stealth Sukhoi Su-57 Felon yang ditingkatkan (upgraded), yakni dengan adopsi mesin AL-51F1 yang mutakhir memungkinkan Su-57 melesat dengan kecepatan jelajah Mach 2. Mesin AL-51F1 sebelumnya dikenal sebagai “Izdelie 30”. Su-57 yang telah di-upgrade mendapat label kode baru sebagai Su-57M. (more…)

Setelah menuntaskan tahapan pengujian pada bulan Mei lalu, kini ada kabar terbaru, yakni Rostec selaku kelompok industri teknologi Rusia, telah mengirimkan batch (gelombang) perdana Self Propelled Howitzer (roda ban) 2S43 Malva 8×8 kepada militer Rusia. Pengiriman 2S43 Malva 8×8 kepada Angkatan Darat Rusia diwartakan oleh Kantor Berita Rusia Tass – tass.com (26/10/2023). (more…)

Rostec State Corporation, konglomerat industri yang dimiliki pemerintah Rusia, belum lama ini mengumumkan self propelled howitzer (SPH) 2S35 Koalitsiya-SV 152 mm telah menuntaskan fase pengujian oleh negara, dan jadwal produksi massal akan dimulai. Yang menarik dari 2S35 Koalitsiya-SV, bahwa spesifikasinya seolah ‘diturunkan’, dan tuntasnya pengujian pada SPH ini terjadi 10 tahun sejak prototipe diluncurkan pada tahun 2013. (more…)

Selain akibat serangan drone kamikaze, artileri dan senjata anti tank, ancaman besar bagi ranpur (kendaraan tempur) di medan konflik berasal dari ranjau darat yang tersebar di beberapa titik yang tidak diduga. Dan bicara ranjau darat, maka Rusia terbilang sukses menggelar sistem ranjau selama konflik dengan Ukraina. (more…)