Tangkal Serangan Drone Kamikaze, Rusia Perkenalkan “Pautina”, Sistem Jaring Baja Raksasa Modular

Menghadapi ancaman serangan drone bunuh diri (kamikaze) jarak jauh yang kian masif menghantam infrastruktur vital di pedalaman negaranya, industri pertahanan Rusia resmi meluncurkan solusi perlindungan kinetik pasif yang unik. Rostec State Corporation, melalui anak perusahaannya RT – Project Technologies, memperkenalkan sistem perlindungan infrastruktur terpadu terbarunya yang diberi nama Pautina (berarti “Sarang Laba-laba” atau Spiderweb).
Peluncuran sistem pertahanan pasif ini dilakukan dalam rangkaian misi regional korporasi Rostec di Wilayah Tver, Rusia, yang dihadiri oleh aliansi raksasa pertahanan Kremlin seperti High Precision Systems, Uralvagonzavod (UVZ), hingga KRET. Langkah ini diambil menyusul rentannya fasilitas energi Rusia terhadap serangan drone Ukraina dalam beberapa waktu belakangan ini.
Secara teknis, Pautina bukanlah sistem rudal penangkis atau perang elektronika (jamming), melainkan sebuah sistem proteksi fisik berstruktur modular berupa jaring baja berkekuatan tinggi (heavy-duty net) yang ditopang oleh tiang-tiang penyangga (support columns). Mengingat ukuran tangki penyimpanan bahan bakar atau gardu induk listrik yang masif, Rostec merancang Pautina agar mampu memproteksi fasilitas dengan ketinggian di atas 25 meter dan mencakup dimensi luas tangki berukuran apa pun.
Kemampuan menahan benturan kinetik dari jaring Pautina ini terbilang fantastis. Versi dasar dari sistem “Sarang Laba-laba” ini diklaim mampu menahan hantaman langsung (direct hit) dari drone kamikaze berbobot hingga 200 kilogram yang melaju dengan kecepatan ekstrem hingga 250 kilometer per jam. Spesifikasi ini dirancang khusus untuk mampu menghentikan laju drone pembawa peledak berukuran besar sebelum menyentuh dinding tangki atau area sensitif.
Mengenal Sichen, Drone Kamikaze Jarak Jauh Ukraina ‘Kembaran’ Shahed-136
Kemudahan Instalasi di Zona Rawan Kebakaran: Salah satu keunggulan utama Pautina terletak pada arsitekturnya. Sistem ini mengadopsi mekanisme perakitan berbasis baut (bolted assembly) yang sama sekali tidak memerlukan proses pengelasan (welding). Alhasil, jaring baja ini dapat dipasang dengan aman di ruang terbatas dan lingkungan dengan risiko bahaya kebakaran tinggi, seperti kilang minyak dan terminal bahan bakar aktif, tanpa memicu risiko ledakan akibat percikan api las.
Wakil CEO Rostec, Alexander Nazarov, menekankan bahwa Pautina menciptakan benteng fisik yang kokoh di sekeliling objek vital nasional. “Sistem Pautina mampu melindungi tangki penyimpanan minyak, terminal bahan bakar, gardu induk listrik, gudang amunisi, dan fasilitas lainnya dari sebagian besar drone jarak jauh yang digunakan oleh musuh saat ini,” tegas Nazarov.
Saat ini, sistem Pautina dilaporkan tengah menjalani fase pengujian percontohan (pilot testing) di beberapa fasilitas strategis sektor energi dan bahan bakar Rusia sebelum diproduksi secara massal. (Bayu Pamungkas)


