
Militer Amerika Serikat bersama aliansi NATO dilaporkan baru saja mendemonstrasikan taktik peperangan modern yang mengkombinasikan teknologi kedirgantaraan mutakhir dengan sistem artileri medan presisi dalam latihan tempur berskala besar bertajuk Arcane Thunder 26. (more…)

Persiapan pameran pertahanan World Defense Show 2026 (8-12 Februari 2026) di Riyadh, Arab Saudi, semakin memanas dengan tibanya jet kargo raksasa Ilyushin Il-76 milik Rusia. Selain membawa panser BTR-22 8×8, pesawat tersebut juga membawa aset strategis dari lini artileri medan, Sarma MLRS (Multiple Launch Rocket System) kaliber 300 mm. (more…)

Dunia militer Asia Tenggara kembali dihebohkan oleh sebuah rekaman video yang viral di media sosial. Belum reda perbincangan mengenai insiden pecahnya laras meriam MBT Norinco VT4 milik Thailand beberapa waktu lalu, kini perhatian netizen tertuju pada video yang memperlihatkan sistem peluncur roket multipel (Multiple Launch Rocket System/MLRS) Norinco PHL-81 milik Kamboja yang tampak meledak saat beroperasi. (more…)

Alutsista buatan Norinco (China North Industries Group Corporation Limited) kembali jadi tema diskusi, khususnya dalam konflik yang terkait Kamboja dan Thailand di perbatasan, setelah jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan dengan unggahan video pendek yang memperlihatkan deru self propelled MLRS (Multiple Launch Rocket System) milik Angkatan Darat Thailand. (more…)

Produk alutsista buatan Norinco (China North Industries Group Corporation Limited) sepertinya laris digunakan dalam konflik perbatasan antara Thailand dan Kamboja. Selain MBT (Main Battle Tank) VT4 yang dioperasikan Angkatan Darat Thailand, pihak Komboja pun mengandalkan alutsista armed (artileri medan) dari Norinco, sebut saja MLRS PLH-03 (AR2) 300 mm yang belum lama digunakan untuk menyerang pos perbatasan Thailand. (more…)

Serangan udara Thailand yang menggempur kasino terbengkalai Chong Arn Ma, yang diduga menjadi Markas Komando Kamboja, rupanya berbuntuk saling ‘jual beli’ serangan. Salah satu yang viral adalah serangan balasan dari artileri medan Angkatan Darat Kamboja yang menyerang secara presisi pos perbatasan militer Thailand. (more…)

Multiple Launch Rocket System (MLRS) kaliber berat 300 mm, sudah menjadi arsenal yang digunakan Rusia sejak era Soviet. Selain MLRS BM-30 Smerch dan Tornado-S yang secara aktif digunakan dalam perang di Ukraina, belum lama ini Rusia telah meluncurkan MLRS terbaru di kaliber 300 mm. yakni Sarma. (more…)

Pemerintah Spanyol secara resmi membatalkan kontrak besar senilai hampir €700 juta, untuk pembelian sistem peluncur roket dari perusahaan Israel, Elbit Systems. Pembatalan ini dilakukan sebagai bagian dari langkah-langkah yang lebih luas untuk menekan Israel agar menghentikan operasi militer dan pembantaian di Gaza, Palestina. (more…)

Secara fungsi, Cina telah mengaptasi kemampuan self propelled MLRS Norinco PHL-16 sebagai tandingan M142 HIMARS (High Mobility Artillery Rocket System). Namun, PHL-16 mengusung platform kendaraan peluncur yang lebih besar dengan sasis Wanshan WS2400 8×8. Nah, belum lama perusahaan Cina meluncurkan replika kendaraan peluncur HIMARS, yang sedikit banyak mengingatkan pada rancangan “Anoa-HIMARS” dari Bandung. (more…)

Kemunculan M142 HIMARS (High Mobility Artillery Rocket System) pada tahun 1993, dilanjutkan dengan dioperasikan Angkatan Darat AS (US Army) sejak Juni 2005, telah memicu perhatian Cina akan kemampuan sistem artileri roket MLRS yang modern, yang belakangan telah terbukti battle proven di palagan Irak dan Ukraina. Dan sebagai tandingan, Cina kemudian menghadirkan “Chinese HIMARS” PHL-16. (more…)