Respons Permintaan Pasar, Airbus Resmi Genjot Produksi C-295 Jadi 13 Unit Per Tahun

Airbus Defense and Space secara resmi mengumumkan langkah strategis untuk meningkatkan laju produksi pesawat angkut taktis bermesin ganda (twin-turboprop), C-295. Keputusan ini diambil guna memenuhi lonjakan permintaan yang tinggi, baik untuk memenuhi kebutuhan domestik Spanyol maupun pesanan dari berbagai pelanggan internasional.

Baca juga: Salip Indonesia di Tikungan, C-295 Pertama Rakitan Domestik India Sukses Terbang Perdana

Pabrikan dirgantara asal Eropa tersebut akan menaikkan kapasitas produksinya dari yang semula 10 unit menjadi 13 unit pesawat per tahun. Seluruh proses perakitan dan percepatan ini akan berpusat di fasilitas produksi utama Airbus yang berlokasi di Seville, Spanyol.

Langkah taktis ini diambil seiring dengan persiapan Airbus untuk memenuhi kontrak pengadaan masif sekitar 34 unit C-295 untuk militer Spanyol (Madrid), di samping antrean pesanan untuk angkatan bersenjata negara-negara lain.

Pengumuman peningkatan target produksi pada 24 Juni 2026 ini bertepatan dengan momen bersejarah, di mana Airbus menyerahkan unit pertama C-295 dalam konfigurasi Search and Rescue (SAR) kepada Angkatan Udara Spanyol.

Ikuti Langkah Angkatan Darat dan Udara, Angkatan Laut Thailand Resmi Pesan Dua Unit Airbus C-295

Berdasarkan kontrak domestik dengan Madrid, Airbus akan memproduksi 8 unit C-295 dalam konfigurasi Maritime Surveillance Aircraft (MSA), serta 8 unit lainnya dalam konfigurasi Maritime Patrol Aircraft (MPA). Varian MPA ini diproyeksikan untuk menggantikan armada veteran Lockheed P-3 Orion milik Spanyol yang telah resmi pensiun.

Selain varian intai maritim, Airbus juga akan mengirimkan 18 unit C-295 dalam konfigurasi angkut (transport). Armada ini akan dialokasikan khusus untuk program Efficient Propulsion Air Mobility Teaching Technologies Angkatan Udara Spanyol. Nantinya, pesawat-pesawat baru ini akan menggantikan peran pesawat CN-235 dan C-212 yang selama ini digunakan dalam pelatihan penerbangan multi-mesin serta simulasi penerjunan pasukan (paradrop).

Raih Pesanan Ke-300, Airbus Ungkap 20 Fakta Tentang C-295, Nomer Delapan Anda Harus Tahu

Airbus menargetkan dua unit pertama dari program pelatihan tersebut sudah bisa diserahterimakan pada tahun ini. Tidak hanya itu, dua unit pesawat varian MSA juga ditargetkan siap dikirim sebelum akhir tahun 2026, sementara varian MPA pertama dijadwalkan tiba di tangan pengguna pada tahun 2028 mendatang.

Di luar pasar domestik Eropa, lini produksi C-295 di Seville juga terus disibukkan oleh deretan kontrak internasional. Pada awal tahun ini, Airbus melaporkan telah mengantongi pesanan masing-masing dua unit C-295 dari Angkatan Udara Kerajaan Thailand (Royal Thai Air Force) dan Angkatan Laut Kerajaan Thailand (Royal Thai Navy).

Di sisi lain, dinamika ekspor pesawat ini juga diwarnai kabar menarik dari kawasan Afrika Utara. Sejumlah pengamat penerbangan (spotters) di Seville baru-baru ini berhasil mengabadikan foto sebuah pesawat C-295 yang mengenakan corak (livery) khusus. Pesawat tersebut diduga kuat merupakan pesanan untuk militer Maroko. Menariknya, hingga saat ini, baik pihak Airbus maupun otoritas Maroko masih memilih untuk menutup rapat informasi dan belum mengumumkan detail kontrak pengadaan tersebut secara resmi ke publik. (Gilang Perdana)

Bukan di Indonesia, Nantinya MRO Pesawat Angkut C-295 Dilakukan di Singapura

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *