Rudal Mini Khusus Anti Drone TKB-10-55 Mulai Perkuat Sistem Hanud Pantsir Rusia

Setelah melewati pengujian, High Precision Weapons (HPW), bagian dari Rostec State Corporation Rostec, mengumumkan memulai pengiriman rudal anti pesawat jarak pendek terbaru untuk keluarga sistem pertahanan udara (hanud) Pantsir. Sejumlah rudal mini yang populer sebagai rudal anti drone telah dikirim ke Kementerian Pertahanan Rusia sebagai bagian dari pesanan negara.

Baca juga: Belajar dari Pengalaman Perang, Rusia Luncurkan Pantsir-SMD-E – Hapus Kanon 30mm Kini Dibekali 48 Rudal Mini Anti Drone

Rudal berukuran kecil ini dirancang untuk memerangi berbagai target di zona dekat, termasuk kendaraan udara tak berawak (drone). Sebelumnya, selama pengujian, karakteristik utama produk, serta solusi teknis yang diterapkan di dalamnya telah dikonfirmasi.

Sebuah kontainer dengan empat rudal intersepsi jarak pendek dipasang di tempat pendaratan standar rudal Pantsir biasa. Pengisian ulang dengan kontainer yang telah disiapkan sebelumnya membutuhkan waktu yang sama dengan amunisi biasa.

“Rudal mini baru ini memungkinkan peningkatan muatan amunisi Pantsir secara signifikan, yaitu hingga 48 butir amunisi. Hasilnya, sistem ini dapat mencegat lebih banyak target udara, seperti drone. Dengan demikian, akan jauh lebih sulit bagi musuh untuk melepaskan drone saat mencoba menerobos garis pertahanan udara,” kata Bekkhan Ozdoyev, Industrial Director of the Armament Cluster of the Rostec State Corporation.

Pada saat yang sama, tergantung pada tugas tugas tempur, awak Pantsir dapat memasang berbagai kombinasi rudal berukuran kecil dan konvensional, yang meningkatkan variabilitas sarana untuk menyerang target udara.

High Precision Systems pertama kali mempersembahkan sosok rudal mini anti drone untuk Pantsir di pameran internasional World Defense Show 2024 di Riyadh. Di Rusia, rudal tersebut dipamerkan pada tahun yang sama di pameran Fleet-2024 di Kronstadt.

Pantsir-SMD-E dengan 48 rudal mini anti drone TKB-10-55.

“Dimulainya pengiriman ini merupakan langkah penting, rudal ini akan menangkis serangan besar-besaran dari drone kamikaze Ukraina terhadap target di wilayah Federasi Rusia. Selain diadaptasi secara khusus untuk mengalahkan drone. Keunggulan penting dari rudal ini adalah harganya yang relatif murah, dan rudal tersebut akan diproduksi secara massal,” kata Igor Korotchenko, analis militer dan pemimpin redaksi majalah National Defense, mengatakan kepada RIA Novosti.

Rudal mini anti drone yang dimaksud merujuk pada TKB-10-55. Berdasarkan lembar fakta, TKB-10-55 dirancang dapat mencegat ancaman udara pada ketinggian hingga 5 km dalam jarak 0,5 hingga 7 km. Dengan roket berbahan bakar padat, TKB-10-55 punya kecepatan 1.000 meter per detik untuk menguber target. Dalam konfigurasi total, 48 rudal TKB-10-55 ditempatkan dalam lima kontainer TKB-1056, dan dapat di-setting pada satu turret peluncur.

Pada Army 2024. Rusia memperliatkan Pantsir-SMD-E, yang tidak lagi dibekali kanon 2A38M. Sebagai gantinya, Pantsir-SMD-E dipasangi rudal mini (anti drone) intersepsi jarak pendek TKB-10-55, yang ditempatkan dalam lima kontainer TKB-1056. (Gilang Perdana)

https://www.indomiliter.com/tkb-10-55-rudal-mini-anti-drone-andalan-sistem-hanud-pantsir-smd-e/