
Angkatan Laut Korea Utara memasuki babak baru dalam doktrin pertahanan maritimnya. Dalam sebuah upacara megah yang digelar di kota pelabuhan Nampho, Korea Utara secara resmi mengoperasikan (commissioned) kapal perang terbesar yang pernah mereka bangun hingga saat ini, yaitu kapal perusak (destroyer) seberat 5.000 ton bernama Choe Hyon (51). (more…)

Berdasarkan analisis tajam terhadap citra satelit komersial terbaru yang dirilis oleh publikasi intelijen maritim internasional global, Myanmar kedapatan tengah melakukan proses konstruksi kapal selam serang domestik pertama mereka di sebuah galangan kapal rahasia. (more…)

Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, kembali menghentak panggung geopolitik internasional dengan memimpin langsung uji coba sistem senjata taktis terbarunya yang diklaim sebagai versi lokal atau tiruan dari sistem roket multipel M142 HIMARS (High Mobility Artillery Rocket System) andalan Amerika Serikat. (more…)

Dunia intelijen maritim tengah dihebohkan oleh laporan investigasi CNN yang mengungkap rincian tenggelamnya kapal kargo Rusia, Ursa Major, pada 23 Desember 2024. Kapal yang dimiliki oleh perusahaan yang terafiliasi dengan pemerintah Rusia tersebut dilaporkan karam di wilayah perairan dalam yang sangat terpencil, sekitar 200 mil laut di lepas pantai Pasifik Utara, dalam jalur pelayaran rahasia menuju Semenanjung Korea. (more…)

Menanggapi dinamika keamanan di Semenanjung Korea, militer Korea Selatan dilaporkan telah mulai menempatkan rudal balistik Hyunmoo-V (5), ke unit-unit tempur garis depan. Langkah strategis ini, yang dikonfirmasi pada awal Januari 2026, menandai peningkatan signifikan dalam kemampuan deterensi konvensional Seoul terhadap potensi ancaman strategis dari utara. (more…)

Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, kembali mencuri perhatian dunia lewat kunjungan kerja ke sebuah fasilitas industri militer rahasia. Foto-foto yang dirilis kantor berita KCNA memperlihatkan Kim meninjau barisan rudal taktis baru yang secara fisik sangat identik dengan Spike NLoS (Non-Line-of-Sight) buatan Rafael, Israel. (more…)

Boleh jadi terkait dengan berita Korea Utara yang melindungi konstruksi kapal berukuran besar di galangan Nampo (Nampo shipyard), belum lama ada kabar yang terkait dengan kemampuan Korea Utara dalam membangun kapal kombatan bertonase besar. (more…)

Seperti pada era perang dingin, penguatan militer pada negara-negara satelit menjadi ujung tombak untuk pertahanan strategis negara adidaya. Dalam konteks Korea Utara, negara sekutu Rusia itu memang unggul dalam teknologi rudal balistik antarbenua, tapi terbilang lemah pada aspek kekuatan tempur udara, yang didominasi jet tempur lawas era 60/70-an. (more…)

Lantaran dianggap moncer saat digunakan Ukraina untuk melakukan pengintaian sampai misi kamikaze ke basis militer Rusia, ada kabar bahwa militer Korea Selatan tertarik untuk mengakuisisi drone berbahan karton (kardus). (more…)

Gegara menjadi target serangan rudal balistik jarak pendek Korea Utara (Korut), Angkatan Udara Korea Selatan (RoKAF) membuat rencana taktis untuk menyebar penempatan jet tempur stealth F-35A Lightning II. Bila selama ini, penempatan F-35A berada ‘terpusat’ di Pangkalan Udara (Lanud) Cheongju, maka dengan ancaman dari Korut, armada F-35A akan disebar di beberapa lanud. (more…)