
Kegagalan sering kali menjadi batu loncatan menuju kesuksesan yang lebih besar, dan hal inilah yang kini tengah dihadapi oleh industri pertahanan Korea Selatan. Meskipun Hanwha Ocean harus menerima kekalahan dalam proyek pengadaan kapal selan bernilai fantastis di Kanada, para ahli dan pejabat industri justru menilai peristiwa ini sebagai pembuktian strategis bagi teknologi militer Negeri Ginseng. (more…)

Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) secara resmi mengakhiri masa tugas aktif salah satu kapal selam serang cepat bertenaga nuklir andalannya, USS Alexandria (SSN-757), melalui upacara inaktivasi yang khidmat di Pangkalan Laut Point Loma, San Diego pada 29 Juni 2026. (more…)

Proyek Pengadaan Kapal Selam Patroli Kanada (Canadian Patrol Submarine Project/CPSP) akhirnya mencapai babak krusial yang mengejutkan industri pertahanan global. Pemerintah Kanada secara resmi telah menunjuk galangan kapal asal Jerman, ThyssenKrupp Marine Systems (TKMS), sebagai preferred supplier (pemasok pilihan) untuk menyediakan hingga 12 unit kapal selam canggih HDW Type 212CD (Common Design). (more…)

Melihat senapan mesin dipasang pada bagian luar kapal selam yang sedang berlayar di permukaan adalah pemandangan yang sangat langka di era modern. Hal ini tentu sangat berbeda dengan era Perang Dunia II, di mana kapal selam kala itu lazim dilengkapi dengan kanon dek (deck gun) atau meriam anti-serangan udara (AA gun) untuk menghadapi ancaman permukaan. (more…)

Uji coba peluncuran rudal balistik dari kapal selam (Submarine-Launched Ballistic Missile – SLBM) oleh Angkatan Laut Cina (PLAN) di Samudra Pasifik pada 6 Juli 2026 menjadi tonggak sejarah baru. Ini adalah pertama kalinya Beijing secara terbuka mengakui uji coba strategis jalur laut ke wilayah Pasifik, menyusul uji coba rudal balistik antarbenua (ICBM) DF-31B berbasis darat pada September 2024 lalu. (more…)

Dinamika geopolitik global saat ini tengah menyaksikan pergeseran besar dalam doktrin pertahanan Jepang. Seperti halnya Jerman yang mulai memperkuat militernya secara signifikan, Jepang kini bangkit dengan sangat progresif pasca-Perang Dunia Kedua, khususnya dalam memperkuat taring kekuatan bawah lautnya. (more…)

Keputusan Polandia untuk memfinalisasi kontrak akuisisi tiga unit kapal selam kelas A26 Blekinge (versi ekspor dikenal sebagai A26 Oceanic) senilai US$4,8 miliar dengan Saab Kockums menjadi anomali yang sangat menarik dalam lanskap pengadaan alutsista global. Di bawah program strategis bertajuk Orka, Warsawa secara sadar menjatuhkan pilihannya pada sebuah platform yang purwarupanya sendiri belum pernah diluncurkan ke air, baik untuk pesanan dalam negeri Angkatan Laut Swedia maupun pasar ekspor. (more…)

Kemampuan insinyur Indonesia kembali menorehkan tonggak penting dalam perjalanan menuju kemandirian industri pertahanan nasional. Melalui keberhasilan menyelesaikan Qualification Section, PT PAL Indonesia bersama Naval Group menegaskan bahwa transfer teknologi pada Program Kapal Selam Scorpene Republik Indonesia (SRI) telah berjalan efektif dan menghasilkan peningkatan kompetensi sumber daya manusia nasional sesuai standar manufaktur kapal selam kelas dunia. (more…)

Dengan nilai US$4,8 Miliar, Pemerintah Polandia akhirnya resmi memborong tiga kapal selam generasi kelima A26 Blekinge class buatan Saab, Swedia. Yang tanda-tanda kemengan Saab sebelumnya telah terbaca dengan disewanya kapal selam Angkatan Laut Swedia HMS Södermanland sebagai sarana pelatihan transisi kru.
(more…)

Menyusul langkah taktis menyewa kapal selam HMS Södermanland sebagai sarana pelatihan transisi kru, Pemerintah Polandia akhirnya meresmikan langkah raksasa untuk merombak total kekuatan bawah airnya. Pada 29 Juni 2026, Pemerintah Polandia resmi menandatangani kontrak senilai US$4,83 miliar dengan pabrikan pertahanan Swedia, Saab. (more…)