Fincantieri Kebut Pembangunan Kapal Selam Italia U212 NFS, Siap Rampung Lebih Cepat di 2032

Pabrikan galangan kapal terkemuka asal Italia, Fincantieri, secara resmi mengumumkan penandatanganan amendemen kontrak kedelapan dengan organisasi kerja sama persenjataan multinasional Eropa, OCCAR (Organisation for Joint Armament Co-operation). Kesepakatan ini terkait dengan program pembangunan empat unit kapal selam generasi baru U212 NFS (Near Future Submarine) untuk Angkatan Laut Italia (Marina Militare).

Baca juga: Kanada Akhirnya Pilih Type 212CD TKMS Jerman untuk 12 Kapal Selam Baru, Hanwha Ocean Gigit Jari

Amendemen teranyar ini secara signifikan memperluas cakupan aktivitas operasional serta menambah kapabilitas teknologi Fincantieri di galangan kapal bersejarah mereka yang berlokasi di Muggiano.

Salah satu poin paling krusial dalam amendemen kontrak ini adalah percepatan jadwal penyerahan kapal selam keempat dalam program U212 NFS. Pengiriman unit keempat yang semula diproyeksikan baru terlaksana pada tahun 2034, kini berhasil dimajukan dua tahun lebih cepat menjadi tahun 2032.

Langkah percepatan ini memungkinkan Angkatan Laut Italia untuk menerima pasokan satu unit kapal selam baru secara konsisten setiap tahunnya mulai tahun 2029 hingga 2032. Selain itu, kesepakatan anyar ini mencakup peningkatan layanan dukungan logistik secara menyeluruh serta integrasi sistem penanggulangan (countermeasure systems) canggih yang dikembangkan secara internal oleh WASS, entitas bisnis pertahanan di bawah naungan grup Fincantieri.

Secara spesifikasi teknis, U212 NFS merupakan pengembangan mutakhir dari basis kelas U212A dengan panjang lambung sekitar 59 meter dan bobot selam (submerged displacement) mencapai 1.600 ton.

Keunggulan utama varian NFS terletak pada adopsi sistem pendorong independen udara (Air-Independent Propulsion/AIP) berbasis sel bahan bakar (fuel cell) generasi baru yang dipadukan dengan baterai Lithium-ion (Li-ion) buatan dalam negeri Italia. Kombinasi teknologi penyimpanan daya ini secara drastis meningkatkan daya tahan penyelaman (endurance), memungkinkan kapal selam beroperasi diam-diam di bawah air selama berminggu-minggu tanpa perlu sering muncul ke permukaan untuk mengisi ulang baterai.

Kapal Selam Scorpene Pesanan Indonesia Bakal Jadi yang ‘Pertama’ Gunakan Baterai Lithium-Ion, Ini Keunggulannya

Di samping ketahanan menyelam yang tinggi, U212 NFS dirancang dengan material lambung khusus bebas magnet (amagnetic steel) yang memangkas jejak deteksi radar maupun sonar musuh secara signifikan. Untuk urusan daya gempur, kapal selam ini dibekali enam tabung peluncur 533 mm yang sanggup meluncurkan torpedo berat (heavyweight torpedo) Black Shark Advanced (BSA) buatan Leonardo, rudal jelajah serangan darat, hingga wahana bawah laut nirawak (UUV).

Ditambah dengan pelapisan fluoropolymer khusus pada lambung untuk mengurangi gesekan air dan integrasi sistem proteksi countermeasure buatan WASS, U212 NFS menawarkan tingkat kesenyapan dan daya tahan hidup (survivability) yang amat tinggi di kawasan perairan dangkal maupun laut dalam.

Bukan cuma Jepang, Perancis Juga Punya LIBRT, Baterai Li-ion untuk Kapal Selam Scorpene Class

Keberhasilan mengamankan amendemen kontrak ini mempertegas peran strategis Fincantieri sebagai design authority sekaligus kontraktor utama yang menguasai seluruh ekosistem industri bawah laut. Galangan Terintegrasi Muggiano kembali membuktikan diri sebagai salah satu pusat keunggulan (center of excellence) dan rujukan internasional terdepan di sektor kapal selam.

Efisiensi produksi dan fleksibilitas organisasi yang ditunjukkan Fincantieri menjadi modal penting dalam merespons dinamika kebutuhan pertahanan maritim global yang terus berkembang pesat. (Gilang Perdana)

Power ARK 100: Trimaran “Power Bank Raksasa” untuk Charge Baterai Kapal Selam Diesel Listrik

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *