Perkembangan terbaru mengenai kapal selam misterius Angkatan Laut Cina (PLAN) yang dirancang tanpa conning tower atau menara komando (sail-less) kembali terungkap melalui analisis citra satelit komersial Vantor. Kapal selam berdesain radikal yang pertama kali terpantau pada Mei 2026 di Galangan Kapal Jiangnan Changxingdao, Shanghai, kini dilaporkan telah turun ke air dan resmi memasuki tahap pemasangan perlengkapan interior serta sistem persenjataan (waterside outfitting). (more…)
Keputusan Indonesia untuk mengadopsi varian terbaru kapal selam Scorpene Evolved buatan Naval Group Perancis menandai lompatan besar dalam arsitektur kelistrikan kapal selam konvensional (SSK). Tidak seperti kapal selam generasi terdahulu yang mengandalkan baterai timbal-asam (Lead-Acid) konvensional, Scorpene Evolved mengusung konsep Full-Electric berbasis Baterai Lithium-Ion (Li-Ion). (more…)
Dalam doktrin peperangan bawah laut modern, efisiensi operasional dan kecepatan pengambilan keputusan ditentukan oleh seberapa canggih Submarine Tactical Integrated Combat System (SUBTICS) yang diusungnya. Dikembangkan oleh Naval Group (d/h DCNS), SUBTICS merupakan sistem manajemen pertempuran (Combat Management System/CMS) terintegrasi yang bertindak sebagai “otak sentral” bagi kapal selam Scorpene class. (more…)
Galangan kapal terkemuka asal Korea Selatan, Hyundai Heavy Industries (HHI), resmi menyelesaikan tahapan desain dasar (basic design) untuk program kapal selam generasi terbaru Angkatan Laut Peru yang diberi kode HDS-MGP. Kepastian ini terungkap usai HHI menggelar pengarahan akhir (final briefing) bersama militer Peru dan galangan kapal milik negara setempat, SIMA Shipyard, tepat sebelum pelantikan pemerintahan baru Peru. (more…)
Pabrikan galangan kapal terkemuka asal Italia, Fincantieri, secara resmi mengumumkan penandatanganan amendemen kontrak kedelapan dengan organisasi kerja sama persenjataan multinasional Eropa, OCCAR (Organisation for Joint Armament Co-operation). Kesepakatan ini terkait dengan program pembangunan empat unit kapal selam generasi baru U212 NFS (Near Future Submarine) untuk Angkatan Laut Italia (Marina Militare). (more…)
Dalam pertempuran bawah laut modern, keberhasilan sebuah kapal selam tidak hanya ditentukan oleh seberapa senyap melaju di kedalaman, melainkan juga seberapa tersembunyi saat melepaskan amunisi utamanya. Momen penembakan torpedo atau rudal anti-kapal sejatinya merupakan fase paling krusial di mana posisi kapal selam paling berisiko terbongkar akibat munculnya transient acoustic signature atau jejak suara mendadak. (more…)
Sebuah plot twist terbesar dalam sejarah industri pertahanan modern global saat ini tengah berlangsung sengit di Kanada. Korea Selatan, sebuah negara yang pada medio 1980-an baru belajar dasar-dasar merancang bangun kapal selam dari galangan kapal legendaris Jerman, HDW (kini bernama ThyssenKrupp Marine Systems – TKMS), lewat perakitan lisensi kapal selam kelas Jangbogo (Type 209), kini berbalik arah menjadi rival paling mematikan bagi sang guru. (more…)
Hanya beberapa saat setelah pernyataan provokatif Donald Trump yang mengancam akan mengakuisisi Greenland secara paksa, Rusia merespons dengan pamer kekuatan militer yang signifikan. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, pesawat pemburu kapal selam jarak jauh Rusia, Tupolev Tu-142MK, sukses melaksanakan latihan pengisian bahan bakar di udara (in-flight refueling) tepat di atas kawasan Kutub Utara. (more…)
Raksasa industri pertahanan Jerman, thyssenkrupp Marine Systems (TKMS), melalui anak usahanya Atlas Elektronik, secara resmi mengamankan kontrak pengadaan torpedo berat terbesar dalam sejarah perusahaan. (more…)
Pada artikel sebelum ini, diwartakan Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) akan diperkuat dengan dua drone bawah laut atau Autonomous Underwater Vehicle (AUV) Hugin produksi Kongsberg Discovery, dari tipe Endurance dan Superior. Terkhusus pada Hugin Endurance, drone bawah laut ini punya daya tahan beroperasi selama 15 hari dengan kedalaman selam hingga 6.000 meter. (more…)