Perkuat Armada Utara: Rusia Luncurkan Ulyanovsk, Kapal Selam Serang Nuklir Yasen-M Class Terbaru

Kementerian Pertahanan Rusia secara resmi mengumumkan bahwa kapal selam terbaru dari Project 885M (Yasen-M class), yang diberi nama Ulyanovsk, telah selesai dibangun di galangan kapal Sevmash, Severodvinsk, dan resmi dikeluarkan dari fasilitas produksi (rollout) pada 28 Juli 2026.
Baca juga: Rusia Resmi Mulai Pembangunan ‘Murmansk’, Kapal Selam Nuklir Yasen-M Class Ke-10
Berbeda dari kapal selam rudal balistik (SSBN) yang bertugas membawa rudal nuklir antarbenua (ICBM), Ulyanovsk murni tergolong sebagai kapal selam serang bertenaga nuklir (nuclear-powered attack submarine atau SSN/SSGN) Peran utama Ulyanovsk adalah memburu kapal permukaan, menghancurkan kapal selam musuh, serta melancarkan serangan presisi ke target darat menggunakan rudal jelajah dan hipersonik.
Penyelesaian tahap konstruksi Ulyanovsk menandai pencapaian penting dalam program modernisasi kekuatan bawah air Moskow. Ulyanovsk merupakan unit ketujuh dalam jajaran Yasen class secara keseluruhan, atau unit keenam yang dibangun berdasarkan standar desain terperbarui Yasen-M.
Setelah proses fitting-out rampung, kapal selam ini akan menjalani serangkaian uji coba pelayaran (sea trials) hingga pengujian sistem persenjataan dan navigasi yang dijadwalkan selesai pada Desember 2027, sebelum akhirnya resmi memperkuat Armada Utara (Northern Fleet) Angkatan Laut Rusia.
–#Russia had launched nuclear-powered multi-purpose attack submarine Ulyanovsk (rolled out/floated out) at the Sevmash shipyard in Severodvinsk
-Yasen-M / Project 885M class and is slated to join Russia’s Northern Fleet
-Keel was laid down on July 28, 2017, launched on July 28,… pic.twitter.com/7zRXCQ5KDq— Insightful Geopolitics (@InsightGL) July 31, 2026
Dari spesifikasi teknis, Yasen-M class memiliki bobot perpindahan air sekitar 8.600 ton saat berada di permukaan dan melonjak hingga 13.800 ton saat menyelam. Kapal selam sepanjang 130 meter ini ditenagai oleh reaktor nuklir generasi baru KTP-6 yang menggerakkan turbin uap poros tunggal, memungkinkannya melaju hingga kecepatan lebih dari 31 knot di bawah air dengan kedalaman operasional mencapai 520 meter.
Selain daya jelajah yang nyaris tak terbatas, efisiensi reaktor ini didukung oleh mesin diesel dan baterai cadangan guna memastikan sistem keselamatan tetap berfungsi optimal dalam kondisi darurat.
Russia unveils newest Yasen-M class submarine
The Yasen-M class attack sub “Ulyanovsk” has left the shipyard and is scheduled for delivery to the Russian Navy by December 2027, the Russian Defense Ministry said.
It carries Oniks, Kalibr, and eventually Zircon hypersonic… pic.twitter.com/M9I8dDeA9j
— Sputnik (@SputnikInt) July 28, 2026
Keunggulan utama dari Yasen-M class terletak pada kombinasi antara tingkat senyap yang ekstrem dan kekuatan tembak yang sangat mematikan. Salah satu inovasi desain paling radikal adalah pemindahan sepuluh tabung torpedo berukuran 533 mm ke bagian tengah kapal (amidships). Langkah ini membebaskan area moncong depan (bow) untuk menampung array sonar spherical raksasa Irtysh-Amfora, yang memberikan kemampuan deteksi akustik pasif jarak jauh dengan presisi tinggi. Di saat yang sama, lambung kapal terbuat dari baja bertenaga tinggi berkadar magnetik rendah yang dilapisi material anekoik untuk menyerap gelombang sonar musuh, menjadikannya salah satu kapal selam tersenyap di dunia.
Keunggulan tempur Ulyanovsk semakin diperkuat oleh delapan silo sistem peluncuran vertikal (Vertical Launch System atau VLS) yang mampu menampung hingga 32 rudal jelajah. Sistem peluncuran ini dirancang fleksibel untuk mengusung kombinasi rudal antikapal supersonik Oniks (P-800), rudal jelajah jarak jauh Kalibr, hingga rudal hipersonik Zircon (3M22) yang memiliki kecepatan melebihi Mach 8.
Penempatan Ulyanovsk di Armada Utara dipastikan bakal memperkuat dominasi strategis Rusia di kawasan Arktik dan Samudra Atlantik Utara. (Bayu Pamungkas)
Geger Kapal Selam Yasen-M Rusia di Havana, Ternyata Hanya Alarm Palsu!


