
Industri pertahanan Cina kembali melakukan manuver strategis dengan secara resmi memamerkan untuk pertama kalinya fasilitas sistem ketapel elektromagnetik (Electromagnetic Aircraft Launch System / EMALS) berbasis darat secara penuh (full-scale). Berlokasi di pangkalan uji coba penerbangan Angkatan Laut Xingcheng, Provinsi Liaoning, rekaman visual terbaru mengonfirmasi keberhasilan uji lepas landas pesawat Airborne Early Warning and Control (AEW&C) berbasis kapal induk, KJ-600. (more…)

Produsen pertahanan asal Swedia, Saab, mengumumkan keberhasilannya mengamankan kontrak raksasa senilai 10,1 miliar Krona Swedia atau setara US$1,04 miliar untuk pengadaan dua unit pesawat sistem peringatan dini dan kontrol udara (Airborne Early Warning and Control/AEW&C) GlobalEye. (more…)

Bicara tentang Airborne Early Warning (AEW), maka di belahan Asia Selatan, nama India adalah yang paling mencuat. Betapa tidak, setelah memiliki radar terbang Netra yang menggunakan platform jet Embraer ERJ 145, namun ‘Negeri Anak Benua’ masih merasa belum cukup. (more…)

Israel Aerospace Industries (IAI) pada Farnborough Airshow 2026 secara resmi memperkenalkan pesawat misi khusus generasi terbaru yang dinamai ELLYON. Menggunakan basis business jet (bizjet), platform pesawat pengintai dan perang elektronika ini menggabungkan kemampuan serangan elektronik (Electronic Attack) serta sensor intelijen canggih (ISTAR) ke dalam satu platform udara tunggal (all-in-one). (more…)

Peringatan 15 tahun integrasi armada jet tempur Saab JAS-39 Gripen C/D dan pesawat peringatan dini dan kontrol udara (Airborne Early Warning and Control/AEW&C) Saab 340 Erieye oleh Angkatan Udara Thailand (Royal Thai Air Force/RTAF) menandai salah satu tonggak sejarah integrasi sistem pertahanan udara paling berhasil di Asia Tenggara. (more…)

Turki dan Korea Selatan kerap dijuluki sebagai dua raksasa kekuatan menengah (middle powers) dengan pertumbuhan alutsista paling progresif abad ini. Menariknya, jika kita membedah cetak biru kekuatan udara kedua negara, terdapat sebuah kesamaan doktrin yang luar biasa presisi. (more…)

Setelah sukses membawa sistem Airborne Early Warning and Control (AEW&C) Netra Mk1 berbasis jet regional Embraer ERJ-145 hingga meraih izin tempur akhir, Angkatan Udara India (IAF) kini bersiap melakukan lompatan teknologi yang jauh lebih besar. Melalui Defence Research and Development Organisation (DRDO), India tengah mempercepat pengembangan varian terbaru yang diberi kode Netra Mk2 di bawah program AWACS India. (more…)

Angkatan Udara Cina (PLAAF) kembali memamerkan lompatan teknologi militernya melalui uji coba platform pesawat pengintai generasi terbaru yang dijuluki sebagai “Monster Baru”, yakni KJ-3000 AWACS (Airborne Warning and Control System/AEW&C). Kehadiran pesawat berkemampuan radar tingkat tinggi ini terendus melalui rekaman uji coba penerbangan teranyar yang viral di platform X, memicu diskusi hangat di kalangan pengamat militer global. (more…)

Angkatan Udara India (Indian Air Force – IAF) secara resmi memberikan izin operasional tempur akhir (final combat clearance) bagi sistem peringatan dini dan kendali udara (Airborne Early Warning and Control – AEW&C) “Netra”. Langkah ini menandai keberhasilan besar bagi industri pertahanan domestik India setelah melewati proses pengembangan intensif selama dua dekade. (more…)

Angkatan Udara Rusia dilaporkan baru saja menerima tambahan armada pesawat peringatan dini dan kontrol udara (AEW&C) Beriev A-50U yang telah dimodernisasi. Kabar mengenai penyerahan pesawat intai raksasa ini pertama kali diungkapkan oleh kanal Telegram militer terkemuka Rusia, Fighterbomber. (more…)