
Dalam doktrin peperangan bawah laut modern, efisiensi operasional dan kecepatan pengambilan keputusan ditentukan oleh seberapa canggih Submarine Tactical Integrated Combat System (SUBTICS) yang diusungnya. Dikembangkan oleh Naval Group (d/h DCNS), SUBTICS merupakan sistem manajemen pertempuran (Combat Management System/CMS) terintegrasi yang bertindak sebagai “otak sentral” bagi kapal selam Scorpene class. (more…)

Kementerian Pertahanan Inggris secara resmi mengumumkan investasi besar senilai hingga 400 juta poundsterling untuk melengkapi Angkatan Darat Inggris (British Army) dengan teknologi drone pengintai generasi terbaru. Dalam keputusan strategis ini, pemerintah Inggris memilih sistem drone Tekever AR5 untuk menggantikan armada drone pengintai legendaris, Watchkeeper WK450, yang telah beroperasi sejak tahun 2014 dan kini memasuki akhir masa pakainya. (more…)

Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) secara resmi mengoperasikan sistem pusat komando seluler generasi terbaru berupa kapsul modular yang dirancang khusus untuk dipasang di ruang kargo pesawat angkut strategis C-17 Globemaster III. Modul canggih berjuluk Roll-On Conference Capsule (ROCC) ini resmi dioperasikan sejak Maret lalu di bawah pengawasan Direktorat Mobilitas Air Force Life Cycle Management Center (AFLCMC). (more…)

Angkatan Udara India (Indian Air Force – IAF) secara resmi memberikan izin operasional tempur akhir (final combat clearance) bagi sistem peringatan dini dan kendali udara (Airborne Early Warning and Control – AEW&C) “Netra”. Langkah ini menandai keberhasilan besar bagi industri pertahanan domestik India setelah melewati proses pengembangan intensif selama dua dekade. (more…)

MBDA menggebrak panggung pameran dirgantara ILA Berlin 2026 dengan meluncurkan sistem pertahanan udara (hanud) hibrida yang diberi label DEFENDAIR-DEWS-L. Sistem ini dirancang khusus dengan pendekatan komprehensif untuk menghadapi ancaman kawanan drone yang kian meresahkan di medan perang modern. (more…)

Dalam ajang pameran dirgantara ILA Berlin 2026, Airbus Helicopters menandatangani perjanjian kerja sama strategis dengan Quantum Systems pada Rabu (10/6/2026). Kolaborasi ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi kemampuan sistem pencegat anti-drone (Counter-Unmanned Aerial Systems/C-UAS) milik Quantum Systems ke dalam jajaran helikopter militer buatan Airbus. (more…)