
Sejak terbang perdana pada 15 Juni 2007, sampai Oktober 2023 sudah 58 unit pesawat tanker Airbus A330 MRTT (Multirole Tanker Transport) berhasil diproduksi Airbus Defence and Space (ADS). Salah satu ciri khas A330 MRTT adalah menggunakan platform pesawat komersial widebody A330-200 yang dikonversi. Melihat tuntutan di masa depan pada pesawat yang lebih modern dan efisien, maka ADS berencana untuk memilih platform baru untuk MRTT generasi mendatang. (more…)

Airbus dan Angkatan Udara Singapura (Republic of Singapore Air Force/RSAF) mengumumkan telah sukses menuntaskan rangkaian uji pengisian bahan bakar di udara secara otomatis atau automatic air-to-air refuelling (A3R) antara pesawat Airbus A330 Multi Role Tanker Transport (MRTT) dan pesawat tempur F-15SG, menjelang sertifikasi pada semester pertama tahun 2024. (more…)

Lewat kontrak senilai US$3 miliar, India langsung menggeser posisi Indonesia sebagai operator terbesar pesawat angkut C-295 di Asia Pasifik. Bahkan dengan pesanan total 56 unit, maka India otomatis menjadi operator C-295 terbesar di dunia. Varian untuk India pun diberi kode khusus C-295MW. Dan belum lama berselang ada kabar bahwa unit perdana C-295MW telah dikirimkan oleh Airbus ke Angkatan Udara India. (more…)

Mulai tahun 2026, Angkatan Udara Kanada akan menerima unit perdana jet tempur stealth F-35A Lightning II. Yang dibeli jumlahnya fantastis, yakni 88 unit dengan nilai kontrak US$19 miliar. Dan diharapkan, kemampuan operasional penuh F-35A dapat dicapai Kanada pada tahun 2032 dan 2034. Seiring modernisasi besar-besaran di lini jet tempur, Kanada rupanya tak melupakan modernisasi di segmen pesawat tanker multirole. (more…)

Angkatan Udara Kerajaan Inggris (Royal Air Force/RAF) selaku operator utama pesawat angkut berat Airbus A400M Atlas, belum lama ini menjalankan misi spektakuler, yakni melakukan penerbangan jarak jauh selama 22 jam tanpa henti dengan menempuh jarak lebih dari 7.000 mil (11.265 km). (more…)

Meski tengah diguncang hura hara besar-besaran di dalam negeri, rupanya itu tak berpengaruh pada program luar angkasa Perancis. Pada 6 Juli 2023, Direktorat Jenderal Persenjataan Perancis (DGA – Direction Générale de l’Armement), angkatan Udara dan Luar Angkasa Perancis dan Komando Luar Angkasa Prancis, telah meluncurkan satelit komunikasi militer terbaru – Syracuse 4B. (more…)

Setelah penandatanganan kontrak pada September 2021, kini unit pertama pesawat angkut sedang C-295 produksi Airbus Defence and Space pesanan Angkatan Udara India, telah sukses terbang perdana pada 5 Mei 2023. India meneken kontrak senilai US$3 miliar untuk akuisisi 56 unit C-295MW (varian India). Yang menobatkan India sebagai operator terbesar C-295, setelah menggeser posisi Indonesia. (more…)

Nama Airbus identik sebagai pemasok produk dirgantara dan variasinya yang terkait. Namun, lewat Airbus Defence and Space (ADS), perangkat militer non dirgantara pun juga digarap. Seperti belum lama ini, ADS mengumumka telah menyerahkan unit perdana dari kontainer transportasi yang dilindungi – protected-wounded transport containers (GVTC) kepada Angkatan Bersenjata Jerman (Bundeswehr). (more…)

Airbus UpNext, anak perusahaan Airbus Defence and Space (ADS) mewartakan pencapaian besar pada pesawat tanker, yakni berhasil melakukan panduan dan kontrol otonom dalam penerbangan drone dari pesawat Airbis A310 MRTT (Multi-role Tanker Transport). (more…)

Proyek pengadaan alutsista selain mengedepankan modernisasi serta kemampuan tempur suatu negara, juga tak bisa dilepaskan dari pemberdayaan industri. Yang jika sudah bicara industri maka akan terkait dengan potensi ekonomi serta tenaga kerja yang ada di dalamnya. Nun jauh di Benua Biru, proyek Eurofighter Typhoon disebut bakal mengamankan 26.000 pekerjaan di Spanyol hingga tahun 2060. (more…)