Setelah penandatanganan kontrak pada bulan September 2021, maka unit perdana pesawat angkut berat Airbus A400M Atlas pesanan Angkatan Udara Kazakhstan, kini telah diluncurkan dari fasilitas perakitan akhir Airbus Defence and Space San Pablo di Seville, Spanyol pada 15 April 2024. Angkatan Udara Kazakhstan memesan dua unit A400M Atlas dengan target penyerahan unit perdana pada tahun 2024. (more…)
Pada 12 Maret 2024, Airbus mengumumkan pencapaian pesanan ke-300 unit pesawat angkut sedang C-295, atau ada yang menyebutnya CN-295 di Indonesia. Di momen pencapaian pesanan ke-300 unit, Airbus menyebut bahwa C-295 telah sukses beroperasi dari Samudera Pasifik hingga gurun Arab, dari hutan tropis hingga Sahel dan padang rumput Kazakh, C-295 dan pangsa pasarnya telah menjadi kisah sukses bagi industri dirgantara Eropa dan Spanyol. (more…)
Dianggap punya potensi pasar yang besar, Airbus terus menampilkan pesawat angkut berat A400M Atlas dalam demo statis di Singapore Airshow, yang dipercaya sebagai pameran dirgantara terbesar di Asia. Pada Singapore Airshow 2016, 2018 dan 2020, Airbus Defence and Space ‘meminjam’ A400M milik Angkatan Udara Malaysia. Namun, entah mengapa pada Singapore Airshow 2022 dan yang terbaru 2024, Airbus justru meminjam A400M milik Angkatan Udara Jerman (Luftwaffe). Dan rupanya ada kasus terkait A400M Jerman selama Singapore Airshow 2024 yang dihelat pada 20 -25 Februari 2024 di Changi Exhibition Center. (more…)
Meski tidak selalu, umumnya pemberian manfaat alih teknologi atau transfer of technology (ToT) berupa pembangunan fasilitas Maintenance, Repair and Overhaul (MRO) terkait dengan produk yang dibeli oleh suatu negara. Sebut saja dalam proyek pengadaan pesawat angkut Airbus C-295, untuk pasar Asia Tenggara idealnya adalah Indonesia yang mendapatkan manfaat pembangunan fasilitas hub MRO, lantaran Indonesia pembeli terbesar C-295 di kawasan Indo Pasifik, khususnya Asia Tenggara. (more…)
Mengikuti jejak Indonesia, Thailand, Filipina dan Vietnam, Brunei Darussalam kini resmi menjadi operator pesawat angkut sedang C-295 di Asia Tenggara. Batch pengiriman perdana yang terdiri dari dua unit C-295 telah tiba di Brunei Darussalam pada 16 Februari 2024. (more…)
Di penghujung akhir tahun ini, Airbus Defence and Space (ADS) meraih kontrak senilai 1,695 miliar untuk pengadaan 16 unit pesawat intai Airbus C-295 pesanan Kementerian Pertahanan Spanyol untuk kebutuhan Angkatan Udara dan Angkatan Laut Negeri Matador. Pesanan tersebut akan dibagi ke dalam dua konfigurasi, yakni Maritime Patrol Aircraft (MPA) dan Maritime Surveillance Aircraft (MSA). (more…)
Setelah uji coba Removable Firefighting Kit pada bulan Juli 2022, Airbus Defense and Space kembali melakukan kampanye uji terbang terbar dari A400M Roll-on/Roll-off firefighting prototype kit, yakni dengan menjatuhkan 20.000 liter bahan penghambat api dan menciptakan jalur konsentrasi tinggi sepanjang lebih dari 400 meter. (more…)
Bila pada Mei lalu masih berstatus menanti kontrak, pemerintah Spanyol rupanya gercep (gerak cepat-red) untuk memuluskan produksi alutsista dalam negeri. Pada 29 November 2023, Airbus mewartakan telah menandatangani kontrak dengan Kementerian Pertahanan Spanyol untuk pengembangan dan akuisisi drone bertenaga propeller SiRTAP (Sistema RPAS Táctico de Altas Prestaciones) untuk kebutuhan Angkatan Darat dan Angkatan Udara Spanyol. (more…)
Di tengah ramainya berita penolakan penjualan jet tempur Eurofighter Typhoon oleh pemerintah Jerman, yang kemudian menyulut protes keras dari serikat pekerja penerbangan, namun Jerman justru baru saja merilis hadirnya varian baru yang disebut Eurofighter Typhoon EK (Elektronischer Kampf)/ EC (Electronic Combat) atau varian peperangan elektronika. (more…)
Kanselir Jerman Olaf Scholz bisa saja menolak rencana penjualan jet tempur Eurofighter Typhoon ke Turki, maklum Jerman adalah bagian dari empat negara konsorsium yang ikut merancang dan memproduksi komponen Typhoon. Namun niatan Scholz rupanya harus mendapat ‘perlawanan’ dari kelompok pekerja penerbangan di Jerman. (more…)