
Peralihan strategis di tubuh militer global kini tidak lagi hanya soal jet tempur tercanggih atau kapal induk terbesar, melainkan soal seberapa cerdas sebuah sistem dapat bekerja. Angkatan Udara AS baru-baru ini menjadi sorotan setelah mengintegrasikan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) ke dalam urat nadi operasionalnya, yaitu perencanaan penyimpanan amunisi. Program revolusioner bernama Automated Master Storage Planning (A-MSP) ini menandai langkah besar dalam modernisasi logistik militer.
(more…)

Acquisition, Technology & Logistics Agency (ATLA), lembaga di bawah Kementerian Pertahanan Jepang yang bertanggung jawab atas penelitian, pengembangan, akuisisi (pengadaan), dan logistik peralatan untuk Pasukan Bela Diri Jepang, telah mengungkap detail program rudal anti kapal jarak jauh baru yang dirancang untuk memperkuat kemampuan pertahanan pulau (pesisir) Negeri Sakura. (more…)

Sebagai rudal anti kapal pesisir (coastal missile defence), nama rudal Brahmos sudah lekat sebagai arsenal alutsista Korps Marinir Filipina. Dan setelah beberapa gelombang (batch) pengiriman dari India, untuk pertama kali Korps Marinir Filipina meresmikan baterai atau kompi pertama rudal anti kapal Brahmos. (more…)

Cina boleh sesumbar dengan mengembargo ekspor Galium, yakni material penting yang mendukung komponen sistem radar canggih AESA (Active Electronic Scanning Array), yang akhirnya disebut mempengaruhi produksi radar AN/APG-85 untuk jet tempur stealth F-35, namun sebaliknya, Cina ternyata punya ketergantungan material lain dari negara yang secara politik berkontra dengan mereka. (more…)

Sesuai dengan kebutuhan, maka masa depan rudal jelajah akan bertumpu pada keunggulan kecepatan dan kelincahan yang ekstrem, dan terkait hal tersebut, kemudian mengemuka apa yang disebut hypersonic morphing missile. (more…)

Di pameran pertahanan DSEI (Defence and Security Equipment International) 2025 di London, Inggris (9 – 12 Septembe 2025), MBDA Missile Systems secara memperkenalkan produk barunya berupa rudal jelajah jarak jauh yang diluncurkan dari platform darat – Ground-Launched Cruise Missile (GLCM). Rudal yang dimaksud adalah Crossbow, yang dari aspek desain ada kemiripan dengan rudal jelajah Peklo buatan Ukraina. (more…)

Setelah penggelaran di Kepulauan Batanes, Filipina – wilayah Selat Luzon yang menjadi choke point kapal selam Cina, kini alutsista andalan Korps Marinir AS (USMC) dari jenis NMESIS (Navy Marine Expeditionary Ship Interdiction System) launch vehicle, ditempatkan di Pulau Okinawa, Jepang untuk pertama kalinya. (more…)

Sebuah rudal jelajah yang diluncurkan Rusia pada hari Minggu lalu menghantam gedung parlemen Ukraina di pusat kota Kiev (Kyiv). Yang menarik, dari puing-puing rudal tersebut ditemukan puluhan yang diduga komponen asing, termasuk chip dan komponen elektronik lainnya. (more…)

Berbeda dengan pilihan Jerman dan Belanda yang mengakuisisi rudal jelajah Tomahawk buatan AS, maka ada indikasi Polandia untuk mengakuisisi rudal jelajah rancangan dan produksi dalam negeri. Pada pameran pertahanan International Defence Industry Exhibition (MSPO) 2025 di kota Kielce, Polandia (2 – 5 September 2025), perusahaan pertahanan asal Polandia, WB Group, memamerkan rudal jelajah jarak jauh Lanca. (more…)

Terkait upaya Taiwan dalam mempersiapkan perang asimetris, selain memproduksi drone kamikaze berbahan kayu lapis, otoritas pertahanan Taiwan juga tengah mengembangkan jenis rudal jelajah hebat biaya, yang ideal digunakan saat meladeni invasi Cina Daratan. Rudal jelajah yang dimaksud adalah Chingfeng IV (atau Chien Feng IV). (more…)