Abaikan Isu Malaysia: Keuntungan Kongsberg Justru Meroket 50 Persen Berkat Laris Manisnya Rudal JSM dan NASAMS

Raksasa teknologi pertahanan asal Norwegia, Kongsberg Gruppen, membuktikan bahwa dinamika politik regional tidak menggoyahkan posisi mereka di pasar global. Di tengah pusaran isu negatif domestik terkait kebijakan pembatasan ekspor pemerintah Norwegia yang berujung pada pembatalan pesanan rudal anti kapal NSM (Naval Strike Missile) untuk Malaysia, kinerja finansial perusahaan ini justru mencatat lonjakan luar biasa.

Baca juga: Malaysia Murka! Sudah Bayar 95 Persen, Norwegia Batalkan Sepihak Kontrak Pengadaan Rudal NSM

Sepanjang kuartal kedua tahun 2026, Kongsberg membukukan pertumbuhan laba bersih yang melampaui seluruh estimasi internal mereka akibat ledakan permintaan global untuk sistem rudal dan pertahanan udara berlapis.

Laporan keuangan resmi kuartal II-2026 mencatat pendapatan Kongsberg naik tajam 31 persen menjadi NOK 10.389 juta (sekitar US$1,06 miliar). Lebih impresif lagi, laba operasional perusahaan meroket hingga hampir 50 persen menyentuh angka NOK 1.669 juta (sekitar US$171 juta).

Lonjakan tersebut ditopang oleh nilai pesanan baru (order intake) yang merangkak naik menjadi NOK 17.067 juta, yang otomatis mendongkrak total tumpukan kontrak atau order backlog perusahaan ke angka fantastis, yakni NOK 157.540 juta (sekitar US$16,13 miliar dolar AS). Tumpukan kontrak yang belum dikirimkan ini menjamin kepastian lini produksi Kongsberg hingga beberapa tahun ke depan.

Kunci utama dari meroketnya profitabilitas Kongsberg bersumber dari satu sistem senjata andalan: Joint Strike Missile (JSM). Dikembangkan sebagai turunan dari NSM, JSM dirancang khusus dengan dimensi presisi agar dapat masuk ke dalam ruang bom internal (internal weapons bay) jet tempur siluman F-35 tanpa merusak profil stealth-nya—sebuah keunggulan taktis yang tidak dimiliki oleh rudal bongsor buatan AS seperti JASSM atau LRASM.

Momentum kuartal ini diperkuat oleh keputusan Kanada pada 8 Juli 2026 yang resmi menjadi negara keenam yang memilih JSM untuk armada F-35A mereka dalam kesepakatan senilai CAD 800 juta (sekitar US$564 juta), bergabung dengan pelanggan terdahulu seperti Norwegia, Jepang, Australia, Amerika Serikat, dan Jerman. Kanada juga dilaporkan tengah menjajaki pembelian kapal selam Type 212CD di mana Kongsberg bertindak sebagai penyedia inti sistem tempur terintegrasinya.

Selain lini rudal serang, sistem pertahanan udara NASAMS (National Advanced Surface-to-Air Missile System) yang dikembangkan bersama Raytheon terus memperluas dominasinya. Awal Juli 2026, Belgia menandatangani kerja sama dengan Belanda untuk pengadaan sepuluh unit NASAMS yang sebagian akan dialokasikan untuk Luksemburg.

Kongsberg Mulai Bangun Fasilitas Produksi dan Pemeliharan Rudal Jelajah NSM dan JSM di Australia

Di Timur Tengah, Kuwait juga menandatangani kontrak FMS (Foreign Military Sales) senilai US$400 juta untuk memperkuat ruang udaranya dari ancaman serangan drone dan rudal imbas eskalasi konflik regional baru-baru ini. Kombinasi radar Sentinel dan pusat kendali tembak Kongsberg terbukti andal menjerat target hingga jarak 60 kilometer dan ketinggian 21.000 meter.

Ekspansi bisnis Kongsberg kini juga merambah ke ranah keamanan bawah laut dan pasar domestik AS. Perusahaan mengonfirmasi kontrak rahasia dengan pelanggan internasional untuk pengadaan sistem monitoring dan proteksi infrastruktur bawah laut kritikal, sebuah sektor yang naik daun menyusul maraknya sabotase kabel laut dan pipa gas di Eropa.

Di AS, ekspansi agresif ditandai dengan rampungnya akuisisi 90 persen saham Zone 5 Technologies pada 9 Juni 2026, sebuah pabrikan rudal asal California yang memproduksi rudal serang jarak jauh Rusty Dagger dan pencegat White Spike. Melalui portofolio yang kian masif ini, CEO Kongsberg Eirik Lie optimis menetapkan target ambisius pendapatan jangka panjang sebesar NOK 100 miliar pada tahun 2029 dan melesat hingga NOK 150 miliar pada tahun 2033. (Bayu Pamungkas)

Solusi Pertahanan Udara Interim, Denmark Sewa Sistem Hanud NASAMS dari Norwegia

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *