
Raksasa teknologi pertahanan asal Norwegia, Kongsberg Gruppen, membuktikan bahwa dinamika politik regional tidak menggoyahkan posisi mereka di pasar global. Di tengah pusaran isu negatif domestik terkait kebijakan pembatasan ekspor pemerintah Norwegia yang berujung pada pembatalan pesanan rudal anti kapal NSM (Naval Strike Missile) untuk Malaysia, kinerja finansial perusahaan ini justru mencatat lonjakan luar biasa. (more…)

Angkatan Laut Diraja Malaysia (TLDM) kini tengah bersiap melakukan lompatan besar dalam meningkatkan daya deteren armada maritimnya melalui rencana ambisius pengadaan sistem rudal anti kapal baru yang terstandarisasi. (more…)

Konsep pengadaan alutsista untuk tujuan interim (sementara) sudah jamak kita dengar, sebut saja seperti rencana pengadaan kapal selam interim yang sempat diutarakan oleh KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali. Namun, ada yang berbeda dari Skandinavia, yakni pengadaan interim ditujukan untuk pengadaan sistem pertahanan udara (hanud) melalui jalur sewa (lease). (more…)

Tiga perusahaan pertahanan kampiun, KNDS Deutschland (Jerman), Elbit Systems (Israel), dan Kongsberg (Norwegia) mengumumkan telah berhasil melakukan uji tembak langsung pertama rudal anti kapal Naval Strike Missile (NSM) dari MARS 3 rocket artillery system. Perusahaan-perusahaan tersebut menyatakan bahwa uji coba tersebut mengonfirmasi kemampuan MARS 3 untuk meluncurkan NSM yang meluncur di atas permukaan laut. (more…)

Boleh jadi arsenal rudal pada sistem hanud NASAMS (National Advanced Surface to Air Missile System) untuk Ukraina bakal bertambah jenisnya. Selain yang dikenal saat ini, yakni AIM-9X Sidewinder dan AIM-120 AMRAAM, ada rencana dari Kongsberg Defence and Aerospace untuk mengembangkan rudal tersendiri untuk NASAMS Ukraina. (more…)

Bukan sekedar ‘omon-omon’, Kongsberg Defence Australia telah mulai membangun pabrik rudal jelajah di Williamtown, dekat Newcastle di NSW (New South Wales) yang akan memproduksi dan memelihara senjata serang presisi arak jauh untuk Angkatan Bersenjata Australia. (more…)

Belanda rupanya lumayan puas atas kinerja sistem pertahanan udara (hanud) NASAMS (National Advanced Surface-to-Air Missiles System), telah mengoperasikan NASAMS sejak tahun 2006, Belanda diwartakan telah memutuskan untuk mengakuisisi varian terbaru dari NASAMS, dan sistem hanud jarak dekat yang punya kemampuan swagerak (self propelled), yakni NOMADS (National Maneuver Air Defense System). (more…)

Setelah sukses meluncurkan rudal anti kapal Naval Strike Missile (NSM) dari kapal perusak (destroyer) HMAS Sydney D42 (Hobart Class) pada 15 Juli 2024. Kini ada kabar lanjutan dari Australia terkait dengan Kongsberg – produsen rudal NSM, yakni ada rencana strategis untuk memproduksi rudal jelajah jarak jauh bersama perusahaan asal Norwegia tersebut. (more…)

Banyak hal yang menjadi pertimbangan dalam mengadopsi jenis kapal selam baru. Selain keunggulan sistem senjata, dapur pacu, dan sensor, hal lain yang tak kalah penting adalah keunggulan pada teknologi CMS (Combat Management System). Tak ubahnya seperti Sewaco (Sensor, Weapon and Control System) yang kondang di kapal perang permukaan, pada kapal selam dibutuhkan karakteristik khusus untuk pengendalian jenis senjata dan sensor yang butuh penanganan berbeda. (more…)

Setelah pada bulan Juni lalu diwartakan kapal perusak (destroyer) HMAS Sydney D42 (Hobart Class) menjadi kapal perang pertama di kawasan Indo Pasifik yang dipasangi peluncur rudal anti kapal Naval Strike Missile (NSM), maka belum lama ini ada kabar HMAS Sydney telah sukses melakukan uji peluncuran rudal NSM, yang menjadi momen dalam rangkaian latihan laut multilateral RIMPAC (Rim of the Pacific) 2024. (more…)