Bukan Sekadar Kantung Air Gantung: PZL Mielec Mulai Produksi Sikorsky S-70 Firehawk Pertama di Eropa

Keterlibatan keluarga helikopter legendaris Black Hawk dalam operasi pemadaman kebakaran hutan (karhutla) sebenarnya sudah menjadi pemandangan lazim di dunia. Namun, metode konvensional biasanya mengandalkan kantung air eksternal (water bucket) yang digantung menggunakan tali di bawah perut helikopter—sebuah sistem yang memiliki keterbatasan manuver, kecepatan pengisian, serta stabilitas saat terbang cepat.

Baca juga: Kamov Ka-32A11M – Firefighting Helicopter Rusia dengan Teknologi Glass Cockpit

Kini, era baru pemadaman udara (aerial firefighting) telah tiba di Benua Biru. PZL Mielec, anak perusahaan Lockheed Martin yang berbasis di Polandia, secara resmi telah memulai produksi helikopter Sikorsky S-70 Firehawk pertama di Eropa. Berbeda dari varian standar, Firehawk merupakan varian yang dirancang khusus (purpose-built) sebagai helikopter pemadam dengan sistem tangki internal terintegrasi yang jauh lebih modern dan taktis.

Sebelum lini perakitan ini dibuka di Polandia, seluruh armada S-70 Firehawk yang ada di dunia diproduksi langsung di Amerika Serikat. Helikopter spesialis pemadam ini sudah sangat legendaris di garda depan penanganan karhutla wilayah Pantai Barat AS, dengan pengguna utama seperti CAL FIRE (Badan Pemadam Kebakaran California) dan Los Angeles County Fire Department.

Melalui proyek terbaru ini, untuk pertama kalinya Firehawk akan diproduksi secara lokal di Eropa guna memenuhi pesanan Kementerian Dalam Negeri Republik Ceko. Dalam pengadaannya, proyek ini melibatkan kolaborasi lintas benua antara PZL Mielec di Polandia, Česká letecká servisní (ČLS) selaku perwakilan Helicopter Alliance di Ceko, dan United Rotorcraft yang berbasis di AS untuk integrasi sistem misinya.

Sebagai varian spesialis pemadam kebakaran, S-70 Firehawk mengusung lompatan teknologi yang sangat kontras dengan metode kantung air gantung tradisional. Helikopter bermesin ganda ini dilengkapi dengan tangki air internal berkapasitas 1.000 galon (3.785 liter) yang melekat langsung secara permanen di bawah perut kapal.

Untuk mengisi ulang tangki, Firehawk tidak perlu repot mendarat atau melayang rendah mencelupkan kantung. Helikopter ini dibekali dengan retractable snorkel (pipa hisap terintegrasi yang bisa dilipat) yang memungkinkannya menyedot air dari sungai, danau, atau sumber air dangkal hanya dalam hitungan puluhan detik sambil melayang (hovering). Keunggulan ini, ditambah dengan kompatibilitas sistem penglihatan malam (Night Vision Goggles/NVG), membuat Firehawk mampu beroperasi nonstop 24 jam di medan tersulit sekalipun.

Kehadiran S-70 Firehawk ini akan memberikan kemampuan bagi Republik Ceko untuk meluncurkan misi pemadaman karhutla secara cepat dalam segala kondisi cuaca (all-weather). Lebih jauh lagi, melalui program RescEU bentukan Komisi Eropa, armada Firehawk Ceko ini nantinya disiapkan untuk merespons cepat dan membantu negara-negara tetangga di Uni Eropa yang kerap dihantam musim kebakaran hutan yang kian intens akibat perubahan iklim.

Setiap badan (airframe) Black Hawk ini dirakit di fasilitas canggih PZL Mielec di Polandia dengan dukungan lebih dari 1.200 pemasok lokal, yang menyokong sekitar 5.000 lapangan pekerjaan di seluruh Uni Eropa sebelum nantinya United Rotorcraft mengintegrasikan peralatan pemadam kebakaran dan melakukan pelatihan kru udara. (Bayu Pamungkas)

Airbus A400M Tuntaskan Uji Coba ‘Firefighting Kit’ di Perancis, 20.000 Liter Air Siap Guyur Kebakaran Hutan

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *